Ini ‘Unek Unek’ Habib Rizieq Disela Pemeriksaan di Mapolda Jabar

0
250
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq menyatakan, pihaknya tidak menghina sosok Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno dan Pancasila.

Hal itu ditegaskan Rizieq disela istirahat dalam pemeriksaan kasus dugaan peneistaan simbol negara, Pancasila oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat.

“Saya gak hina Bung Karno. Yang saya kritik rumusan, usulan Bung Karno. Saya gak terima kelahiran Pancasila dimisbahkan 1 Juni 1945, yang betul 22 Juni 1945. Kenapa? satu Juni baru usulan, bukan disepakati pendiri bangsa,” ujar Habib Rizieq di Mapolda Jawa Barat, Kamis (12/1/2017).

Menurutnya, konsessus nasional diperbaiki menjadi 18 Agustus 1945 yang mana sila pertamanya berbunyi Ketuhanan Berkewajiban Menjalankan Syareat Islam Bagi Pemeluknya, diperbaiki menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Pemeriksaan belum selesai, tapi sudah setengah jalan. Saya sampaikan saya terkejut ternyata melalui pemeriksaan tersebut yang dipersoalkan adalah tesis ilmiah S2 saya tentang Pancasila,” katanya.

Rizieq mengatakan, dalam kasus ini terdapat keanehan. Pasalnya, yang dipermasalahkan dalam kasus ini merupakan tesisnya yang membahas tentang ‘Pengaruh Pancasila Terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia’.

“Kenapa saya katakan terkejut, karena ini merupakan kriminalisasi tesis ilmiah dan itu berbahaya. Tesis ilmiah itu sudah diuji secara akademik dan dinyatakan lulus cumlaude. Itu tidak boleh dikriminalisasi,” tegas pria lulusan Universitas Malaya itu.

(Adi/Yun)

There are no comments yet