Masih Banyak SDN di Kabupaten Tasikmalaya Status Tanahnya Numpang - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Februari 2017
Search
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana. (foto web)

Masih Banyak SDN di Kabupaten Tasikmalaya Status Tanahnya Numpang




TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Dari jumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 1.082 buah, sekitar 800 sekolah status tanahnya kini masih menumpang/sewa ke pihak Pemerintahan Desa. Padahal bila melihat status negeri seharusnya sudah milik Pemkab Tasikmalaya.

Demikian dikatakan Ketua Jaringan Aspirasi Warga Sukapura (Jawara), Ramdan Hanapiah, Kamis (12/1/2017). Menurutnya seharusnya Pemkab Tasikmalaya memperhatikan status tanah SD Negeri tersebut.

“Bupati Tasikmalaya seharusnya lebih memperhatikan mengenai status-status tanah SD Negeri yang masih menyewa di lahan desa, jumlahnya pun 800-an ini sangat banyak, masa sekolah negeri tanahnya masih ngontrak, semestinya sedikit demi sedikit dibereskan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Usman Kusmana mengatakan, mengenai asset seharusnya sudah menatanya, dan pada prinsipnya hal tersebut harus dipikirkan oleh eksekutif supaya statusnya jelas dan tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

“Memang banyak sekali sekolah-sekolah dasar negeri yang status tanahnya masih milik desa, idealnya namanya sudah negeri tanahnya harus sudah milik Pemda, hanya memang membutuhkan biaya yang besar untuk merubah status tanahnya,” kata politisi PKB ini.

(Nanang Yudi/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Walikota banjar

Ini Dia 6 Balon Walikota Banjar Penantang Petahana

Siapakah calon walikota Banjar yang akan bersaing dengan H Ade Uu Sukaesih pada Pilkada Koya Banjar 2018? Ada empat nama yang munculk nama yang siap bersaing melawan...

Selengkapnya

PDAM Tirta Intan Garut Ditinggalkan Dua Karyawan Terbaiknya

GARUT, FOKUSJabar.com : Selasa, 21 Februari 2017, keluarga besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut ditinggalkan dua orang karyawan terbaiknya karena ...

Selengkapnya

Mobil Hantam Sepeda Motor di Jalan Sunda, Pemotor Tewas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Media sosial heboh dengan munculnya video tabrakan antara sepeda motor dengan mobil di Kota Bandung. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang...

Selengkapnya

Komite Hijau: Garut Daerah Terkotor se NKRI?

GARUT, FOKUSJabar.com : Jelang Hari Sampah Nasional (HSN) yang jatuh pada Selasa (21/2/2017) besok, tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Garut masih nampak terlihat....

Selengkapnya

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tak Ikut Aksi 212 Besok, Diduga Bermuatan Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Anton Charliyan mengimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 besok di Jakarta. Jendral...

Selengkapnya

Tolak Sertifikasi Ulama, FUI Geruduk DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Garut (FUI), Senin (20/2/2017) menggeruduk Gedung DPRD Garut, mereka meminta agar...

Selengkapnya

Deklarasi #BDGHantamHoax Jangan Hanya Seremonial Belaka‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengapresiasi deklarasi #BDGHantamHoax yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Alun-alun Bandung,...

Selengkapnya

Ajukan Saksi Pro Rizieq, Polda Jabar Berikan Waktu Hingga Kamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Polda Jabar meminta Rizieq Shihab dan Tim Kuasa Hukumnya segera mengajukan nama saksi ahli yang meringankan. Pengajuan saksi ahli itu...

Selengkapnya

Penyebab Amblas Akses Kuningan-Majalengka

CIREBON, FOKUSJabar.com: Terputusnya akses utama Jalan Nasional di Kabupaten Kuningan di Dusun Kliwon Desa Kawah, Kecamatan Darma membuat warga harus mencari jalan...

Selengkapnya

Keponakan Bupati Cirebon Kena OTT

CIREBON, FOKUSJabar.com: Belum lama ini jajaran Polres Cirebon dan tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada empat pegawai Dinas Kependudukan dan...

Selengkapnya