Bangunan Sekolah Ambruk, Legislator PKB: Pemerintah Lambat Menanggulanginya

0
144
Aay Syarif Hidayat (Foto: Bambang Fouristian/FOKUSJabar.com)

GARUT, FOKUSJabar.com : Anggota DPRD Garut Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Aay Syarif Hidayat menuding, kejadian ambruknya bangunan SDN Cihaurkuning 1, Kecamatan Malangbong, akibat lambatnya pemerintah dalam menanggulangi sekolah-sekolah yang sudah tidak layak pakai.

Ruang kelas SDN Cihaurkuning 1 Malangbong ambruk (Foto. Bambang F/FOKUSJabar.com)

Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang satu ini, kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Dinas Pendidikan masih jauh dari harapan dan mereka mesti betul-betul memverifikasi sekolah sebagai bahan pengajuan pembangunan.

“ Yang saya tahu, dalam pengalokasian rehabilitasi bangunan sekolah masih menganut sistem KKN. Untuk itu, saya minta Kepala UPT Pendidikan beserta jajarannya pro aktif mengawasi KBM. Khususnya, kondisi fisik bangunan sekolah,” pinta Aay.

Program “ Amazing “ yang digembor-gemborkan Bupati Garut, Rudy Gunawan masih belum menyentuh dan jauh dari harapan kita semua. Khususnya Malangbong yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Sumedang.

Selain itu, Malangbong juga terlintasi jalur Nasional yang hilir mudik kendaraan jurusan Jawa-Jakarta dan merupakan jalur segitiga emas menuju arah Bandung, Tasikmalaya- Ciamis serta kearah Sumedang-Majalengka.

“ Mengingat program Amazing tidak terasa dampaknya ke pelosok daerah, saya tekankan program Pak Bupati tersebut dikaji kembali. Masyarakat Malangbong sangat kecewa,” pungkas Aay.

Diberitakan FOKUSJabar.com sebelumnya, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, sebuah ruangan tempat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN Cihaurkuning 1 ambruk, Rabu (11/1/2017) malam.

Informasi yang terhimpun dari warga setempat, gedung bangunan sekolah tersebut ambruk karena sudah lapuk dimakan usia. Terlebih, beberapa hari terakhir ini Malangbong diguyur hujan deras.

(Bam’s)  

There are no comments yet