Terbukti Gratifikasi, Bupati Ojang Divonis 8 Tahun Penjara

0
125
Terbukti Gratifikasi, Bupati Ojang Suhandi Divonis 8 Tahun Penjara. (FOKUSJabar/Adi)

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Majelis Hakim Tipikor Bandung menjatuhkan pidana delapan tahun penjara denda Rp300 juta subsider 4 bulan kurungan kepada Bupati non-aktif Subang, Ojang Suhandi.

Ojang dinilai terbukti telah melakukan tindak pidana gratifikasi penanganan kasus korupsi dana kapitasi BPJS Kabupaten Subang tahun anggaran 2014 dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Mengadili, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama. Menjatuhkan pidana delapan tahun penjara denda Rp300 juta,” kata Ketua Majelis Hakim Longser Sormin di Pengadilan Negeri Kelas 1A jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).

Ojang dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat (1) dan Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) Kesatu, juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana. Selanjutnya, Pasal 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dan Pasal 3 Undang – Undang RI Nomor 8/2010 Tentang Pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Dalam pertimbangannya, untuk hal meringankan terdakwa bersikap sopan dan pernah dihukum serta mengakui perbuatannya dan koperatif dalam mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Untuk hal memberatkan, terdakwa selaku kepala daerah tidak berperan aktif mendukung program Pemerintah memberantas korupsi dan memberikan contoh yang baik bagi masyarakat selaku pemimpin daerah.

Putusan Ojang lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jaksa KPK, menuntut Ojang agar dihukum sembilan tahun penjara dengan denda Rp300 juta subsider enam bulan kurungan.

(Adi/Bam’s)

There are no comments yet