Sekitar 24,3 Juta Lahan di Indonesia Kritis

0
73
Ilustrasi Lahan kritis (Foto: WEB)

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hilman Nugroho menegaskan, pemerintah pusat akan fokus pada penanganan lahan kritis di Indonesia.

Dia mengatakan bahwa lahan kritis di Indonesia masih cukup banyak. Dari luas wilayah hutan di Indonesia sebanyak 190 juta hektar, seluas 24,3 juta hektar lahan yang tersebar di seluruh Indonesia masuk kategori kritis.

“Lahan kritis itu tersebar di dalam dan luar kawasan hutan. Faktor penyebabnya pun bermacam-macam. Ada macam-macam penyebab, mungkin penebangan, ilegal logging, bencana dan sebagainya,” kata Hilman di Gedung Sate Bandung, Rabu (11/1/2017).

Kondisi tersebut harus harus segera diselesaikan pihak-pihak terkait, mulai dari Kementrian LHK hingga pemerintah daerah setempat dan perusahaan swasta pun harus ikut terlibat.

Hilman menyebutkan, kerusakan terjadi di kawasan yang ada alih fungsi lahan, terutama pada daerah aliran sungai (DAS). Seharusnya DAS memiliki fungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air hujan secara alami. Namun perubahan fungsi menjadikan potensi bencana semakin besar.

“Seperti kasus yang baru saja terjadi, yakni banjir di Garut akibat alih fungsi DAS Cimanuk serta banjir Bima yang merupakan DAS Sari NTB. Kedua wilayah itu menjadi fokus program penanganan lahan kritis pada 2017 ini. Pemeintah pusat telah menganggarkan untuk rehabilitasi hutan dan lahan (RHL). Sekitar Rp257 milyar untuk DAS Cimanuk hulu dan Citarum hulu. Sementara DAS Sari sekitar Rp62,9 milyar,” pungkasnya.

(LIN)

There are no comments yet