PASI Jabar Tak Khawatir Soal Wacana Pembatasan Usia di PON XX

0
84

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Barat tidak merasa khawatir dengan wacana pembatasan usia yang akan diberlakukan pada Pekan Olahraga Nasional IPON) XX tahun 2020 mendatang di Provinsi Papua. Wacana pembatasan usia pada perhelatan multieven cabang olahraga se-Indonesia tersebut diungkapkan langsung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI.

Sekretaris Umum Pengprov PASI Jabar, Jucke M Satria menuturkan, hingga saat ini belum ada pembahasan terkait rencana pembatasan usia di PON XX/2020 Papua pada cabang olahraga atletik. Bahkan saat Kongres PB PASI pada 17 Desember 2016 lalu, tidak ada pembahasan terkait pembatasan usia tersebut. PASI sendiri masih mengacu kepada peraturan dari badan atletik dunia, International Association of Athletics Federations (IAAF) terkait pembatasan usia.

“Kita ikuti aturan yang berlaku dan IAAF pun belum ada acuan kesana termasuk untuk SEA Games. Kalaupun ada perubahan aturan, kita akan ikuti. Kita tidak merasa khawatir karena dari segi pembinaan atlet terus berjalan mulai dari tingkat klub, Pengcab, PPLD, dan PPLP,” ujar Jucke saat ditemui di sekretariat Pengprov PASI Jabar di komplek SOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).

Untuk proses pembinaan atlet yang dilakukan pengcab Kota/Kabupaten, lanjut Jucke, mulai memperlihatkan peningkatan signifikan. Bahkan potensi atlet pun mulai menyebar dan tidak terkonsentrasi di satu kota/kabupaten saja.

“Selain itu, banyak atlet usia muda kita yang masuk di tim Pelatnas. Baik pelatnas SEA Games maupun pelatnas jangka panjang. Dan di akhir bulan ini, rencananya kita akan menggelar Musprov PASI Jabar dan diharapkan akan semakin meningkatkan proses pembinaan karena sudah dihadapkan pada agenda Kejurnas Jatim Open di bulan Maret,” tegasnya.

(Ageng/Bam’s)

There are no comments yet