PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 20 Agustus 2017
Search
Foto By. Ageng

PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABBSI) Jawa Barat membantah jika tiga orang atlet Binaraga mereka menggunakan zat doping saat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Surat bantahan ditujukan ke Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 yang ditembuskan ke Kemenpora, KONI Pusat, KONI Jabar dan PB PABBSI.
Komisi Teknis Pengprov PABBSI Jabar, Heli Saptaji Wibowo mengatakan, pernyataan Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV sekaligus Gubernur Jawa Barat, AHmad Heryawan yang menyebutkan jika tiga atletnya tersebut positif menggunakan zat doping tidak tepat. Pasalnya, untuk menyatakan seorang atlet positif menggunakan doping dalam sebuah multieven olahraga harus melalui beberapa tahapan.
“Gubernur tidak bisa memutuskan si atlet positif menggunakan doping karena itu butuh beberapa proses. Kalau terindikasi, oke. Jadi kalau dinyatakan positif doping, jelas kami membantahnya dan surat bantahan sudah kami kirim ke PB PON XIX dan Peparnas XV,” ujar Heli saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).
Untuk menyatakan atlet positif doping, lanjut Heli, harus menempuh beberapa tahapan. Diantaranya adanya sanggahan setelah dinyatakan terindikasi doping berdasarkan hasil tes urine, dilanjutkan dengan investigasi atau penyidikan terhadap yang terindikasi. Usai itu, bisa dilakukan pengetesan ulang dengan membuka sampel urine B dan jika masih bersengketa bisa ditengahi melalui BAORI.
“Negara ini kan negara hukum, jadi harus juga menggunakan asas praduga tak bersalah. Kalau setelah dilakukan investigasi dan tahapan lainnya, baru bisa diambil keputusan final. Jangan main memutuskan secara langsung tanpa melalui tahapan,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyayangkan langkah yang dilakukan dengan mengumumkan langsung atlet yang terindikasi doping tersebut ke media massa. Seharusnya, pihak PB PON XIX dan Peparnas XV terlebih dahulu memberikan salinan hasil tes hingga surat pemberitahuan kepada pihak yang bersangkutan. Mulai dari atlet yang bersangkutan, cabang olahraga, serta kontingen asal atlet yang bersangkutan.
“Ini kami justru tahu dari media massa dan kami belum menerima surat pemberitahuan resmi dari PB PON XIX dan Peparnas XV. Sebagai gambaran, saat Porda di Kabupaten Bekasi pada tahun 2014, kita pun menerima dokumen hasil tes sebagai dasar. Tapi ini justru yang sekelas PON, kami tidak menerima salinan itu. Saya justru hanya dapat print out keputusan positif doping dari PB PON XIX dan Peparnas XV ini dari pesan WhatsApp yang diterima atlet yang bersangkutan. Ini membuat kami kecewa,” tegasnya.
(Ageng/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bendera Terbalik, DPR Nilai Ada Unsur Kesengajaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Insiden kurang terpuji terjadi saat pembukaan Sea Games 2017 yang tahun ini diselenggarakan Malaysia. Dalam buku panduan Sea Games 2017 bendera...

Selengkapnya

Bocah Inspiratif, Nafkahi Adiknya Dari Hasil Menjual Barang Rongsok

CIREBON, FOKUSJabar.com: Namanya Miki (16), bocah yatim piatu dari Kampung Pilang Tonggo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon ini sepertinya tidak mengenal kata...

Selengkapnya

Empat Tahun DI Citameng 2 Tak Tersentuh Normalisasi, Petani Sukawening Garut Menjerit

GARUT, FOKUSJabar.com : Sudah hampir empat tahun lamanya, petani di Kecamatan Sukawening mengharapkan bantuan normalisasi/pengerukan Daerah Irigasi (DI) Citameng 2 dari...

Selengkapnya

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya