PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 19 Januari 2017
Search
Foto By. Ageng

PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABBSI) Jawa Barat membantah jika tiga orang atlet Binaraga mereka menggunakan zat doping saat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Surat bantahan ditujukan ke Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 yang ditembuskan ke Kemenpora, KONI Pusat, KONI Jabar dan PB PABBSI.
Komisi Teknis Pengprov PABBSI Jabar, Heli Saptaji Wibowo mengatakan, pernyataan Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV sekaligus Gubernur Jawa Barat, AHmad Heryawan yang menyebutkan jika tiga atletnya tersebut positif menggunakan zat doping tidak tepat. Pasalnya, untuk menyatakan seorang atlet positif menggunakan doping dalam sebuah multieven olahraga harus melalui beberapa tahapan.
“Gubernur tidak bisa memutuskan si atlet positif menggunakan doping karena itu butuh beberapa proses. Kalau terindikasi, oke. Jadi kalau dinyatakan positif doping, jelas kami membantahnya dan surat bantahan sudah kami kirim ke PB PON XIX dan Peparnas XV,” ujar Heli saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).
Untuk menyatakan atlet positif doping, lanjut Heli, harus menempuh beberapa tahapan. Diantaranya adanya sanggahan setelah dinyatakan terindikasi doping berdasarkan hasil tes urine, dilanjutkan dengan investigasi atau penyidikan terhadap yang terindikasi. Usai itu, bisa dilakukan pengetesan ulang dengan membuka sampel urine B dan jika masih bersengketa bisa ditengahi melalui BAORI.
“Negara ini kan negara hukum, jadi harus juga menggunakan asas praduga tak bersalah. Kalau setelah dilakukan investigasi dan tahapan lainnya, baru bisa diambil keputusan final. Jangan main memutuskan secara langsung tanpa melalui tahapan,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyayangkan langkah yang dilakukan dengan mengumumkan langsung atlet yang terindikasi doping tersebut ke media massa. Seharusnya, pihak PB PON XIX dan Peparnas XV terlebih dahulu memberikan salinan hasil tes hingga surat pemberitahuan kepada pihak yang bersangkutan. Mulai dari atlet yang bersangkutan, cabang olahraga, serta kontingen asal atlet yang bersangkutan.
“Ini kami justru tahu dari media massa dan kami belum menerima surat pemberitahuan resmi dari PB PON XIX dan Peparnas XV. Sebagai gambaran, saat Porda di Kabupaten Bekasi pada tahun 2014, kita pun menerima dokumen hasil tes sebagai dasar. Tapi ini justru yang sekelas PON, kami tidak menerima salinan itu. Saya justru hanya dapat print out keputusan positif doping dari PB PON XIX dan Peparnas XV ini dari pesan WhatsApp yang diterima atlet yang bersangkutan. Ini membuat kami kecewa,” tegasnya.
(Ageng/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bupati Garut Instruksikan Satpol PP Periksa Bangunan Tak Berizin

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan telah menginstruksikan dan memberi izin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penelitian sekaligus...

Selengkapnya

Kebun Binatang Bandung akui Tak Pernah Dihubungi LSM Scorpion

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tuduhan dari LSM Scorpion Wildlife Monitoring Group terkait beruang madu yang kurus dan kelaparan di Kebun Binatang Bandung, mendapat bantahan...

Selengkapnya

Memalukan! Beruang Kurus dan Kelaparan di Kebun Binatang Bandung Jadi Sorotan Media Asing

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebun Binatang yang berada di Kota Bandung kini menjadi sorotan media asing WwwDailymail.co.uk. Bagaimana tidak, ternyata seekor Beruang Madu...

Selengkapnya

Bandung Sasaran Empuk Peredaran Narkoba?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kota Bandung masih dianggap sebagai lahan empuk penjualan Narkoba. Bahkan celah penyebaran barang haram itu dinilai masih terbuka lebar. Dari...

Selengkapnya

Emil: Saya Belum Putuskan Maju di Pilgub Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil meraih poin tertinggi terkait elektabilitas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat berdasarkan survey...

Selengkapnya
Wapres JK: Intervensi Negara Lain Pengaruhi Timbulnya Ekstrimisme

JK akan Resmikan Flyover Pelangi Antapani

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla direncanakan akan meresmikan Jembatan Flyover Antapani yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jembatan Pelangi....

Selengkapnya

BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebakaran terjadi di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (17/2/2017) siang. Kepulan asap membumbung tinggi dan terlihat jelas dari kejauhan,...

Selengkapnya

Kapolda Jabar: Mau Jabatan Saya Silahkan, Tapi Sekolah Dulu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menyatakan, desakan mundur oleh Front Pembela Islam (FPI) bukan masalah besar. Desakan itu muncul...

Selengkapnya

21 Anggota Polisi Nyantri di Ponpes Al Bahjah Cirebon

CIREBON, FOKUSJabar.com : Jajaran Polresta Cirebon mengirim anggotanya untuk mendapatkan pendidikan ala santri di LPD Al-Bahjah Cirebon. Sebanyak 21 anggota polisi yang...

Selengkapnya

Pilgub Jabar 2018, Pertarungan Artis dan Akademisi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Indonesia Strategic Institute (Insrat), menetapkan sepuluh figur yang dianggap memumpuni maju sebagai calon Gubernur dalam Pemilihan Gubernur...

Selengkapnya