PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 28 April 2017
Search
Foto By. Ageng

PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABBSI) Jawa Barat membantah jika tiga orang atlet Binaraga mereka menggunakan zat doping saat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Surat bantahan ditujukan ke Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 yang ditembuskan ke Kemenpora, KONI Pusat, KONI Jabar dan PB PABBSI.
Komisi Teknis Pengprov PABBSI Jabar, Heli Saptaji Wibowo mengatakan, pernyataan Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV sekaligus Gubernur Jawa Barat, AHmad Heryawan yang menyebutkan jika tiga atletnya tersebut positif menggunakan zat doping tidak tepat. Pasalnya, untuk menyatakan seorang atlet positif menggunakan doping dalam sebuah multieven olahraga harus melalui beberapa tahapan.
“Gubernur tidak bisa memutuskan si atlet positif menggunakan doping karena itu butuh beberapa proses. Kalau terindikasi, oke. Jadi kalau dinyatakan positif doping, jelas kami membantahnya dan surat bantahan sudah kami kirim ke PB PON XIX dan Peparnas XV,” ujar Heli saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).
Untuk menyatakan atlet positif doping, lanjut Heli, harus menempuh beberapa tahapan. Diantaranya adanya sanggahan setelah dinyatakan terindikasi doping berdasarkan hasil tes urine, dilanjutkan dengan investigasi atau penyidikan terhadap yang terindikasi. Usai itu, bisa dilakukan pengetesan ulang dengan membuka sampel urine B dan jika masih bersengketa bisa ditengahi melalui BAORI.
“Negara ini kan negara hukum, jadi harus juga menggunakan asas praduga tak bersalah. Kalau setelah dilakukan investigasi dan tahapan lainnya, baru bisa diambil keputusan final. Jangan main memutuskan secara langsung tanpa melalui tahapan,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyayangkan langkah yang dilakukan dengan mengumumkan langsung atlet yang terindikasi doping tersebut ke media massa. Seharusnya, pihak PB PON XIX dan Peparnas XV terlebih dahulu memberikan salinan hasil tes hingga surat pemberitahuan kepada pihak yang bersangkutan. Mulai dari atlet yang bersangkutan, cabang olahraga, serta kontingen asal atlet yang bersangkutan.
“Ini kami justru tahu dari media massa dan kami belum menerima surat pemberitahuan resmi dari PB PON XIX dan Peparnas XV. Sebagai gambaran, saat Porda di Kabupaten Bekasi pada tahun 2014, kita pun menerima dokumen hasil tes sebagai dasar. Tapi ini justru yang sekelas PON, kami tidak menerima salinan itu. Saya justru hanya dapat print out keputusan positif doping dari PB PON XIX dan Peparnas XV ini dari pesan WhatsApp yang diterima atlet yang bersangkutan. Ini membuat kami kecewa,” tegasnya.
(Ageng/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pemprov Jabar Teken NPHD Pilgub Jabar 2018, Dana Rp1,687 Trilyun Dikucurkan

BANDUNG , FOKUSJabar.com: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan dana Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 sebesar Rp1,687 trilyun melalui penandatanganan Naskah...

Selengkapnya

Manfaat ASI bagi Ibu dan Bayi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tak sedikit seorang ibu ogah menyusui bayinya sendiri. Mereka lebih memilih memberikan susu botol ketimbang memberikan Air Susu Ibu (ASI)...

Selengkapnya

Memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-376, Angkot Soreang-Banjaran Hari ini Gratis!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ada kabar gembira nih buat masyarakat atau para pengguna angkotan kota khususnya yang tinggal di daerah Kabupaten Bandung. Pasalnya, hari ini...

Selengkapnya

Ibu-ibu PAUD Siap Sosialisasikan Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Salah satu kelompok Ibu-Ibu yang telah melakukan silaturahmi dengan Kawan Anjar Asmara (AA), yaitu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Selengkapnya

Gempa 7 SR Guncang Gedung Sate Pagi Ini

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Gedung Sate Kota Bandung, ratusan PNS Pemprov Jabar berhamburan keluar gedung. Sejumlah PNS terluka dan...

Selengkapnya

Polisi Buru Penghubung PJTKI Ilegal Purwakarta Hingga ke Malaysia

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Saat ini Tim Ditreskrimum Polda Jabar, tengah memburu satu orang penghubung yang bekerja di PJTKI Ilegal asal Purwakarta. “Setelah...

Selengkapnya

Tiga Remaja Tewas Akibat Kebakaran di Pasir Jambu Kabupaten Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tiga orang remaja dinyatakn tewas akibat terjebak di dalam rumah saat terjadi kebakaran di Kampung Bojong Resmi, Desa Cukang Genteng, Kecamatan...

Selengkapnya
Anies : Pilkada Bukan Soal Nomor Urut

Berikut Beberapa Aturan Ahok yang Akan Dicabut Anies-Sandi

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Seperti diketahui paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Selangkah lagi Anies-Sandi akan memimpin Jakarta...

Selengkapnya

Rumah Janda Tua di Pakenjeng Ambruk Akibat Gempa

GARUT, FOKUSJabar.com : Satu unit rumah di Kampung Tangsi, RW07, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, bagian atapnya roboh akibat gempa bumi berkekuatan...

Selengkapnya

Ahmad Bajuri Sang Inisiator Konvensi Pilkada 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Konvensi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digagas Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC PD) Kabupaten Garut mendapat respon positif...

Selengkapnya