PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 27 Februari 2017
Search
Foto By. Ageng

PABBSI Jabar Layangkan Surat Bantahan Keputusan Doping ke PB PON XIX




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga (PABBSI) Jawa Barat membantah jika tiga orang atlet Binaraga mereka menggunakan zat doping saat tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Surat bantahan ditujukan ke Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Peparnas XV tahun 2016 yang ditembuskan ke Kemenpora, KONI Pusat, KONI Jabar dan PB PABBSI.
Komisi Teknis Pengprov PABBSI Jabar, Heli Saptaji Wibowo mengatakan, pernyataan Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV sekaligus Gubernur Jawa Barat, AHmad Heryawan yang menyebutkan jika tiga atletnya tersebut positif menggunakan zat doping tidak tepat. Pasalnya, untuk menyatakan seorang atlet positif menggunakan doping dalam sebuah multieven olahraga harus melalui beberapa tahapan.
“Gubernur tidak bisa memutuskan si atlet positif menggunakan doping karena itu butuh beberapa proses. Kalau terindikasi, oke. Jadi kalau dinyatakan positif doping, jelas kami membantahnya dan surat bantahan sudah kami kirim ke PB PON XIX dan Peparnas XV,” ujar Heli saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (11/1/2017).
Untuk menyatakan atlet positif doping, lanjut Heli, harus menempuh beberapa tahapan. Diantaranya adanya sanggahan setelah dinyatakan terindikasi doping berdasarkan hasil tes urine, dilanjutkan dengan investigasi atau penyidikan terhadap yang terindikasi. Usai itu, bisa dilakukan pengetesan ulang dengan membuka sampel urine B dan jika masih bersengketa bisa ditengahi melalui BAORI.
“Negara ini kan negara hukum, jadi harus juga menggunakan asas praduga tak bersalah. Kalau setelah dilakukan investigasi dan tahapan lainnya, baru bisa diambil keputusan final. Jangan main memutuskan secara langsung tanpa melalui tahapan,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya menyayangkan langkah yang dilakukan dengan mengumumkan langsung atlet yang terindikasi doping tersebut ke media massa. Seharusnya, pihak PB PON XIX dan Peparnas XV terlebih dahulu memberikan salinan hasil tes hingga surat pemberitahuan kepada pihak yang bersangkutan. Mulai dari atlet yang bersangkutan, cabang olahraga, serta kontingen asal atlet yang bersangkutan.
“Ini kami justru tahu dari media massa dan kami belum menerima surat pemberitahuan resmi dari PB PON XIX dan Peparnas XV. Sebagai gambaran, saat Porda di Kabupaten Bekasi pada tahun 2014, kita pun menerima dokumen hasil tes sebagai dasar. Tapi ini justru yang sekelas PON, kami tidak menerima salinan itu. Saya justru hanya dapat print out keputusan positif doping dari PB PON XIX dan Peparnas XV ini dari pesan WhatsApp yang diterima atlet yang bersangkutan. Ini membuat kami kecewa,” tegasnya.
(Ageng/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Polisi Tangkap Dua Pelajar Pengdedar Tembakau Gorila

BANDUNG, FokusJabar.com : Dua pelajar asal Kabupaten Karawang diamankan petugas Sat Intel Polres Karawang, karena ketahuan mengedarkan narkotika jenis tembakau Gorila....

Selengkapnya

Dikira Baby Oil, Siti Aisyah Tak Sadar Usap Racun ke Kim Jong-nam

MALAYSIA, FOKUSJabar.com : Warga negara Indonesia terduga kasus dugaan pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un, mengaku tidak...

Selengkapnya

AMS Pusat Dukung Iing-Didi Dalam Pilkada 2018 Nanti

CIAMIS,FOKUSJabar.com:  Dua kader Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Ciamis  yakni Iing Syam Arifin dan Didi Sukardi diharapkan maju dalam Pilkada Kabupaten Ciamis...

Selengkapnya

Jasad Iin Akhirnya Ditemukan di Waduk Jatigede Sumedang

GARUT, FOKUSJabar.com : Setelah sebelas hari dinyatakan hilang terbawa arus Sungai Cimanuk, akhirnya jasad Iin (25) warga Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten...

Selengkapnya

Mobil Hias PDAM Tirta Intan Curi Perhatian Masyarakat Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Hari Jadi Garut (HJG) ke-204 diisi dengan sejumlah kegiatan untuk menampilkan karya terbaik seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan...

Selengkapnya

Pengacara Rizieq Tak Masalah Jika Polda Limpahkan Berkas ke Kejaksaan

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq Syihab tidak mempermasalahkan jika polisi melimpahkan berkas perkara yang sudah lengkap ke kejaksaan atau...

Selengkapnya

Prof Yusril dan Mahfud MD, Siap Jadi Saksi Meringankan Rizieq

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polda Jawa Barat menerima nama-nama saksi yang meringankan bagi tersangka kasus dugaan penistaan Pancasila, Habib Rizieq Shihab. Lima saksi...

Selengkapnya

Mutasi TNI 2017: Pangdam Jaya dan 25 Perwira Tinggi Dirotasi

JAKARTA, FOKUSJabar.com:  Mayjen TNI Teddy Lhaksmana W.K dimutasi dari Pangdam Jaya jadi Pati Mabes TNI AD. Selain itu, Letjen TNI Agus Sutomo, dari Dansesko TNI...

Selengkapnya

Jokowi Buka Sidang Tanwir Muhammadiyah di Ambon

JAKARTA, FOKUSJabar.com – Pembukaan Sidang Tanwir Muhammadiyah tahun 2017 di Islamic Center Ambon Maluku Jumat (24/2/2017) akan dibuka Presiden Joko Widodo. Jokowi...

Selengkapnya

Puluhan Karyawan Daux Cosmetik Cibatu Kesurupan Massal

GARUT, FOKUSJabar.com : Lagi, kesurupan massal terjadi menimpa puluhan karyawan pabrik yang ada di wilayah Kabupaten Garut. Kali ini menimpa karyawan PT. Daux Cosmetik...

Selengkapnya