KLHK Serius Tangani Kawasan Hulu Sungai Cimanuk dan Citarum - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 17 Agustus 2017
Search
Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung KLHK Hilman Nugroho. (foto web)

KLHK Serius Tangani Kawasan Hulu Sungai Cimanuk dan Citarum

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serius tangani tiga kawasan hulu sungai yakni Cimanuk dan Citarum di Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, tiga kawasan tersebut mengalami kerusakan yang berat dengan terjadinya banjir beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, sedikitnya Rp320 milyar digelontorkan KLHK untuk rehabilitasi kawasan tersebut ditambah hulu sungai Sari di Nusa Tenggara Barat. Rehabilitasi tahun 2017 akan dilakukan diatas lahan sebanyak 34 ribu hektar. Dengan melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, PT Perhutani dan pemerintah daerah.

“Luasannya DAS Cimanuk dan Citarum 28 ribu hektar, kemudian di DAS Sari enam ribu hektare. Rutin menggunakan APBN kita,” kata Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung KLHK Hilman Nugroho, Rabu (11/1/2017).

Hilaman mengatakan, ada tahun pertama, pihaknya akan melakukan penanaman serta membuat sumur resapan, kemudian tahun kedua dan ketiga akan dilakukan perawatan terhadap hasil penanaman kembali itu. Dia menjelaskan, jenis tanamannya akan disesuaikan dengan kondisi lahan serta rekomendasi warga sekitar.

“Tapi di daerah tinggi tidak diberikan rekomendasi albasiah. Itu sesuai dengan jenis endemik. Di kawasan konservasi kita dorong (jenis) yang sudah ada di sana, tak boleh berubah,” ujar dia.

Hilman menjelaskan, kedepan penebaran benih akan menggunakan sistem penebaran lewat udara, namun akan di lakukan nanti setelah musim hujan datang. Kemungkinan akan dilakukan pada bulan September atau November, karena saat ini masih musim kemarau.

“Saya juga akan membentuk tim pengawasan agar dalam praketej dilapangan nanti sistem penananmannya bisa dilakukan secara maksimal,” ujar dia.

Hilman menjelaskan, dari keseluruhan hutan di Indonesia yang mencapai 190 juta ha, 24,3 juta ha diantaranya mengalami kerusakan. Menurutnya, kerusakan pada 12% wilayah hutan di Tanah Air ini tergolong kritis.

“Itu yang harus diselesaikan oleh seluruh komponen bangsa. Bisa KLHK, pemerintah daerah, swasta,” katanya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan mengatakan, pihak melakukan perbaikan hulu sungai yang sudah di anggap kritisi yaitu Cimanuk dan Citarum, bukan hanya itu pihaknya juga sudah menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi kawasan yang rusak itu.

“Selain program dan anggaran kami juga sudah menyiapkan satuan pengawas yaitu dengan mendirikan Samsat, yang melibatkan berbagai pihak,” kata dia.

Aher menjelaskan, keberhasilan program harus didukung dengan pengawasan yang ketat tidak hanya berjalan begitu saja, “dengan sistem samsat ini saya yakin semua kegiatan akan terpatau,” turur Aher panggilan akrab Ahmad Heryawan.

(AS/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya

Peringati HUT ke-72 RI, LSM BAIS Bentangkan Bendera sepanjang 300 Meter di Rawayan Cilaki

GARUT, FOKUSJabar.com : Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Diantaranya, pengibaran bendera dan menerbangkan...

Selengkapnya