Dewan Pers Umumkan Media Kredibel, Ini Tanggapan Kepala Daerah

0
79

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata mengapresiasi langkah Dewan Pers yang akan mengumumkan media terverifikasi dan tidak. Bahkan, ini menjadi viral bagi sejumlah kalangan termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

“Kalau ada regulasi itu kami mendukung. Sebagai mitra, kami pun membutuhkan informasi dan regulasi yang jelas tentang perusahaan pers itu sendiri,” ujar  Jeje, Selasa (10/1/2016).

Jeje menilai bahwa penataan perusahaan pers yang dilakukan dewan pers bertujuan untuk menjaga kredibilitas media dalam memberikan informasi pada publik yang berisikan berita yang akuntabel dapat dipertanggungjawabkan.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Banjar, Darmadji. Dia mengungkapkan bahwa dengan ditertibkannya pers akan menjaga stabilitas politik, ekonomi serta pola pikir masyarakat.

Darmadji berharap, dengan adanya regulasi tersebut akan menciptakan sebuah sumber informasi terpercaya bagi masyarakat.

” Dampak dari sebuah pemberitaan sangat besar. Bahkan media mampu merubah dunia dalam sekejap. Sehingga dengan adanya regulasi itu saya mendukung sepenuhnya dan dapat segera diumumkan secara resmi,” kata dia.

Sebelumnya Dewan Pers akan memberikan barcode kepada media-media yang sudah terverifikasi guna memudahkan masyarakat membedakan media mainstream dengan media abal-abal yang kerap menyebarkan berita hoax.

“Nanti ada barcode-nya, bahwa media ini trusted (terpercaya), terverifikasi di Dewan Pers. Ini juga bertujuan meminimalisir masyarakat dirugikan oleh pemberitaan hoax,” kata Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo di Jakarta, seperti yang dilansir antaranews.com.

Barcode ini akan diluncurkan secara bertahap mulai 9 Februari 2017 yang bertepatan dengan penyelenggaran Hari Pers Nasional (HPN) di Ambon.

“Kalau ini berhasil, ini bisa menjadi cerita sukses ketika Indonesia menjadi tuan rumah World Press Freedom Day pada Mei 2017,” pungksa dia.

(Boip/Bam’s)

There are no comments yet