Tahun Ini, Sertifikasi Tanah di Kota Bandung Gratis - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search

Tahun Ini, Sertifikasi Tanah di Kota Bandung Gratis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabar gembira bagi masyarakat Kota Bandung yang memiliki lahan atau bidang tanah yang belum disertifikasi. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung melalui program kebijakan Pemerintah Pusat akan memberikan subsidi bagi sertifikasi lahan atau bidang tanah.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto sangat menyambut program kebijakan dari pemerintah pusat tersebut. Hal tersebut menjadi angin segar dan anugerah bagi warga Kota Bandung yang memiliki lahan tapi belum disertifikasi.
“Jadi bagi warga yang memiliki tanah dan belum disertifikasi, silakan daftar dan lapor ke lurah dan atau camatnya. Nanti kita akan bentuk tim pendataan dan verifikasi. Insha Allah untuk biayanya gratis karena akan disubsidi oleh pemerintah,” ujar Yossi saat ditemui wartawan di salah satu kafe di kawasan Jalan Citarum Kota Bandung, Senin (9/1/2016).
Kebijakan dari pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah di Indonesia. Biaya untuk sertifikasi tanah sendiri, seharusnya dikenakan sebesar Rp209 ribu.
“Kalau ada warga yang ingin mensertifikatkan tanahnya cukup membawa bukti kepemilikan tanah, baik berupa akta jual beli atau bukti warisan. Subsidi dari pemerintah ini untuk mempercepat sertifikasi tanah dan Kota Bandung ditunjuk sebagai kota percontohan bagi pelengkapan sertifikasi tanah,” terangnya.
Kepala Kantor BPN Kota Bandung M Unu Ibnudin menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah sesuai dengan UU Agraria. Sebelumnya, pihaknya ditargetkan untuk mensertifikatkan sebanyak 12.500 bidang tanah dengan rincian 5 ribu bidang tanah dengan anggaran dari APBN dan 7500 bidang tanah dengan anggaran APBD Kota Bandung.
“Namun Presiden Jokowi ingin ada kota percontohan yang lengkap dan Bandung ditunjuk sebagai kota lengkap. Setelah kita data, ada sisa bidang tanah yang belum terdaftar yakni sebanyak 92.377 bidang tanah belum memiliki sertifikat dari total 540.123 bidang di Kota Bandung,” ujar Unu.
Dengan kebijakan dan penunjukkan Kota Bandung sebagai kota lengkap, lanjutnya, kuota sertifikasi bidang tanah di Kota Bandung pun dipenuhi semua melalui anggaran APBN dan APBD. Dan di tahun 2017 ini, semua bidang tanah di Kota Bandung pun harus sudah bersertifikat.
“Jadi kami minta dukungan masyarakat terutama tanah yang belum terdaftar untuk menyiapkan dokumen-dokumennya. Ini karena dibatasi oleh tahun anggaran, termasuk aset Pemkot Bandung yang belum disertifikasi sekitar 6 ribu bidang tanah untuk disiapkan dokumennya,” pungkas Unu.
(Ageng/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya