Tahun Ini, Sertifikasi Tanah di Kota Bandung Gratis

0
77
BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabar gembira bagi masyarakat Kota Bandung yang memiliki lahan atau bidang tanah yang belum disertifikasi. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung melalui program kebijakan Pemerintah Pusat akan memberikan subsidi bagi sertifikasi lahan atau bidang tanah.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto sangat menyambut program kebijakan dari pemerintah pusat tersebut. Hal tersebut menjadi angin segar dan anugerah bagi warga Kota Bandung yang memiliki lahan tapi belum disertifikasi.
“Jadi bagi warga yang memiliki tanah dan belum disertifikasi, silakan daftar dan lapor ke lurah dan atau camatnya. Nanti kita akan bentuk tim pendataan dan verifikasi. Insha Allah untuk biayanya gratis karena akan disubsidi oleh pemerintah,” ujar Yossi saat ditemui wartawan di salah satu kafe di kawasan Jalan Citarum Kota Bandung, Senin (9/1/2016).
Kebijakan dari pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah di Indonesia. Biaya untuk sertifikasi tanah sendiri, seharusnya dikenakan sebesar Rp209 ribu.
“Kalau ada warga yang ingin mensertifikatkan tanahnya cukup membawa bukti kepemilikan tanah, baik berupa akta jual beli atau bukti warisan. Subsidi dari pemerintah ini untuk mempercepat sertifikasi tanah dan Kota Bandung ditunjuk sebagai kota percontohan bagi pelengkapan sertifikasi tanah,” terangnya.
Kepala Kantor BPN Kota Bandung M Unu Ibnudin menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah sesuai dengan UU Agraria. Sebelumnya, pihaknya ditargetkan untuk mensertifikatkan sebanyak 12.500 bidang tanah dengan rincian 5 ribu bidang tanah dengan anggaran dari APBN dan 7500 bidang tanah dengan anggaran APBD Kota Bandung.
“Namun Presiden Jokowi ingin ada kota percontohan yang lengkap dan Bandung ditunjuk sebagai kota lengkap. Setelah kita data, ada sisa bidang tanah yang belum terdaftar yakni sebanyak 92.377 bidang tanah belum memiliki sertifikat dari total 540.123 bidang di Kota Bandung,” ujar Unu.
Dengan kebijakan dan penunjukkan Kota Bandung sebagai kota lengkap, lanjutnya, kuota sertifikasi bidang tanah di Kota Bandung pun dipenuhi semua melalui anggaran APBN dan APBD. Dan di tahun 2017 ini, semua bidang tanah di Kota Bandung pun harus sudah bersertifikat.
“Jadi kami minta dukungan masyarakat terutama tanah yang belum terdaftar untuk menyiapkan dokumen-dokumennya. Ini karena dibatasi oleh tahun anggaran, termasuk aset Pemkot Bandung yang belum disertifikasi sekitar 6 ribu bidang tanah untuk disiapkan dokumennya,” pungkas Unu.
(Ageng/Bam’s)

There are no comments yet