Tahun Ini, Sertifikasi Tanah di Kota Bandung Gratis - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search

Tahun Ini, Sertifikasi Tanah di Kota Bandung Gratis




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabar gembira bagi masyarakat Kota Bandung yang memiliki lahan atau bidang tanah yang belum disertifikasi. Pada tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung melalui program kebijakan Pemerintah Pusat akan memberikan subsidi bagi sertifikasi lahan atau bidang tanah.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto sangat menyambut program kebijakan dari pemerintah pusat tersebut. Hal tersebut menjadi angin segar dan anugerah bagi warga Kota Bandung yang memiliki lahan tapi belum disertifikasi.
“Jadi bagi warga yang memiliki tanah dan belum disertifikasi, silakan daftar dan lapor ke lurah dan atau camatnya. Nanti kita akan bentuk tim pendataan dan verifikasi. Insha Allah untuk biayanya gratis karena akan disubsidi oleh pemerintah,” ujar Yossi saat ditemui wartawan di salah satu kafe di kawasan Jalan Citarum Kota Bandung, Senin (9/1/2016).
Kebijakan dari pemerintah pusat tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk mendorong percepatan sertifikasi tanah di Indonesia. Biaya untuk sertifikasi tanah sendiri, seharusnya dikenakan sebesar Rp209 ribu.
“Kalau ada warga yang ingin mensertifikatkan tanahnya cukup membawa bukti kepemilikan tanah, baik berupa akta jual beli atau bukti warisan. Subsidi dari pemerintah ini untuk mempercepat sertifikasi tanah dan Kota Bandung ditunjuk sebagai kota percontohan bagi pelengkapan sertifikasi tanah,” terangnya.
Kepala Kantor BPN Kota Bandung M Unu Ibnudin menambahkan, pemerintah memiliki kewajiban untuk mendaftarkan seluruh bidang tanah sesuai dengan UU Agraria. Sebelumnya, pihaknya ditargetkan untuk mensertifikatkan sebanyak 12.500 bidang tanah dengan rincian 5 ribu bidang tanah dengan anggaran dari APBN dan 7500 bidang tanah dengan anggaran APBD Kota Bandung.
“Namun Presiden Jokowi ingin ada kota percontohan yang lengkap dan Bandung ditunjuk sebagai kota lengkap. Setelah kita data, ada sisa bidang tanah yang belum terdaftar yakni sebanyak 92.377 bidang tanah belum memiliki sertifikat dari total 540.123 bidang di Kota Bandung,” ujar Unu.
Dengan kebijakan dan penunjukkan Kota Bandung sebagai kota lengkap, lanjutnya, kuota sertifikasi bidang tanah di Kota Bandung pun dipenuhi semua melalui anggaran APBN dan APBD. Dan di tahun 2017 ini, semua bidang tanah di Kota Bandung pun harus sudah bersertifikat.
“Jadi kami minta dukungan masyarakat terutama tanah yang belum terdaftar untuk menyiapkan dokumen-dokumennya. Ini karena dibatasi oleh tahun anggaran, termasuk aset Pemkot Bandung yang belum disertifikasi sekitar 6 ribu bidang tanah untuk disiapkan dokumennya,” pungkas Unu.
(Ageng/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Disdik Jabar Siap Kembangkan Pendidikan Anti Terorisme

Antisipasi Teror, Polres Garut Perketat Pengamanan

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait ancaman aksi teror yang terjadi di Mapolda Sumatra Utara, Kapolda Jawa Barat instruksikan seluruh Kapolres untuk memperketat terhadap...

Selengkapnya

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya