37 Ribu Hektare Lahan Potensi Kembangkan Kopi di Jawa Barat

0
68
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Arief Santosa. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, Arief Santosa mengungkapkan, luas tanaman kopi yang tersedia untuk optimalisasi pengembangan saat ini mencapai 37.725 hektare.

Menurutnya, dengan luas tersebut, terdapat potensi lahan seluas 50 ribu hektare dan dapat dimaksimalkan hingga 200 ribu hektare.

Arif menambahkan, penyebaran bibit kopi unggul kepada para petani di Jawa Barat, bukan pertama kalinya. Bantuan bibit kopi, berlangsung sejak 2014 dan pada 2017, ditargetkan 5 juta benih kopi tersebar bagi kelompok tani.

“Jadi total dari 2014 hingga 2017, benih kopi yang tertanam di Jawa Barat bisa mencapai 10 juta,” kata Arif di Gedung Pakuan Kota Bandung, Selasa (27/12/2016).

Diwartakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjelaskan, Jawa Barat sukses berinovasi mengembangkan produsen kopi arabica menjadi produk unggul kualitas tinggi.

“Sekarang masih Aceh yang menjadi penghasil kopi terbanyak di Indonesia. Targetnya dua hingga tiga tahun ke depan, penghasil kopi terbanyak ialah Jawa Barat,” ungkap Ahmad Heryawan.

Untuk mengoptimalkan target tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan 2 juta benih kopi kepada petani di 11 kabupaten di Jabar. Di antaranya, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka, Sumedang, Subang, Cianjur, Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

Gubernur yang akrab disapa Aher itu, menyatakan bangga kopi yang dikenal dengan nama Java Preanger telah menyedot perhatian dunia Pada 14-17 April 2016 di Atlanta, Amerika Serikat, setelah kopi asal petani Jawa Barat itu mendapatkan enam predikat juara.

(Adi/Yun)

There are no comments yet