Singkong Bisa Jadi Penunjang Pariwisata Pangandaran

0
283
Tata, Sekdis Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan Kab Pangandaran. (FOKUSJabar/BOIP)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Sekretaris Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pangandaran, Tata mengatakan, jika Singkong Pangandaran diolah menjadi makanan yang bernilai jual, maka sudah barang tentu bisa dijadikan makanan penunjang pariwisata.

Menurutnya, sebagai Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kabupaten Pangandaran, Dinas Kelautan, Pertanian dan Kehutanan akan melakukan pendekatan terhadap para petani Singkong. Pasalnya, 130 ton dari 30 hektar lahan kebun warga masih diprediksi angka tersebut akan terus bertambah.

Alasanya, tanaman ini bukan tumbuhan yang jarang dijumpai. Bahkan, tanaman ini selalu mengisi ruang terbuka di depan atau di belakang halaman rumah warga.

” Pantas saja, jumlahnya banyak. Karena satu sisi tanaman ini mudah untuk ditanam, keduanya tanaman ini belum menjadi komoditi utama,” jelas dia.

Dia berinisiatif untuk membentuk kelompok tani Singkong. Termasuk hasinya pun akan diberdayakan dengan usaha kecil menengah masyarakat.

” Sebetulnya masyarakat tidak harus bingung kemana Singkong itu dijual apabila pasar di Pangandaran tersedia. Sehingga langkah yang harus dilakukan adalah pasar dari Singkong tersebut,” tambahnya.

Pihaknya akan melakukan kordinasi dengan Disperindagkop, untuk membahas Singkong ini. Dia berasumsi, selain mengkaji soal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agribisnis, tapi regulasinya harus dioptimalkan.

“Penunjang masyarakat sebetulnya sudah banyak. Seperti adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Itu bisa diomptimalisasikan pemanfaatanya. Namun memang saat ini BUMDes belum seperti itu, karena faktor sumber daya manusianya masih dilakukan pembenahana,” pungkasnya.

(BOIP/Bam’s)

There are no comments yet