bank bjb Salurkan Kredit Cinta Rakyat ke 14.972 UMKM

0
168
bank bjb Salurkan Kredit Cinta Rakyat ke 14.972 UMKM. (FOKUSJabar/LIN)

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor usaha produktif yang saat ini tetap menjadi salah satu penopang stabilitas ekonomi di Indonesia.

Kebijakan dalam hal memberikan layanan kepada UMKM, salah satunya adalah dengan mewajibkan setiap bank mengucurkan pembiayaan UMKM merupakan program yang harus dilakukan perbankan.

Bank bjb turut berperan serta dalam tumbuh kembang UMKM di Jawa Barat sejalan dengan diluncurkannya program
penciptaan 100 ribu wirausaha baru oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Adapun salah satu layanan yang sejak 2011 digerakkan bank bjb adalah pembiayaan UMKM bernama Kredit Cinta Rakyat (KCR) Jawa Barat.

Direktur Utama (Dirut) bank bjb Ahmad Irfan mengatakan, KCR mendapat sambutan sangat baik dari pelaku UMKM Jawa Barat. Dana ini termanfaatkan dengan baik oleh belasan ribu pelaku UMKM di Jawa Barat.

Adapun penyaluran pembiayaan tersebut dilakukan melalui lima tahapan dengan total Rp385 milyar dengan total nasabah sebanyak 14.972 pelaku UMKM di Jawa Barat.

“Jumlah ini menunjukkan geliat UMKM yang berdampak positif terhadap perekonomian Jawa Barat. Bahkan melalui UMKM ini, yang mengikuti KCR bisa terserap tenaga kerja mencapai 34.288 orang.

Irfan menyebut bahwa KCR terbilang cukup diminati , terlebih suku bunganya rendah, yakni 8,3 persen per tahun atau setara 0,37 persen per bulan.

“Bunga yang sangat ringan, proses realisasi yang cepat serta kemudahan persyaratan menjadi andalan kredit bank bjb,” jelas dia.

Tidak hanya itu, KCR pun bisa diakses pelaku Usaha Mikro dengan plafond mencapai RP20 juta dan bagi usaha mencapai Rp50 juta.

Oleh karena itu, hingga akhir November 2016 tersalur sebanyak Rp500.543.100.000.

Keberhasilan program KCR selama lima tahun didukung dengan pengelolaan pengucuran kredit. Sehingga berdampak signifikan terhadap portofolio KCR.

Karena keberhasilan KCR, bank bjb berhasil mengembalikan uang Pemprov Jabar yang digunakan untuk KCR senilai Rp385 milyar.

Pengembalian tersebut ditunjang Rasio Kredit Bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) berada dalam posisi 2,37 persen.

Mengacu pada perjanjian kerjasama yang tertuang dalam PKS dalam posisi 2,37 persen. No. 38/Diskop UMKM dan PKS No.112lPKSIDIR-MK2011, maka penempatan dana bergulir oleh Pemprov Jabar di bank bjb untuk tahap pertama telah berakhir.

“Sebagai kewajibannya, bank bjb secara sistem telah mengkreditkan dana sebesar Rp165 milyar ke rekening kas daerah Provinsi Jawa Barat pada 9 Desember 2016,” terang dia.

(LIN)

 

There are no comments yet