MUI Jabar: Atribut Natal Termasuk Identitas Agama

0
45
Ilustrasi pohon Natal (Thinkstock/LaraIrimeeva)

BANDUNG, FOKUSJabar.com :  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat muslim menjalankan fatwa nomor 56/2016 tentang Penggunaan Atribut Satu Agama oleh umat Islam jelang Natal.

Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Rafani Akhyar menjelaskan, bagi umat muslim mematuhi fatwa tersebut bersifat wajib.

“Bagi yang muslim ya harus memperhatikan fatwa itu. walaupun kedudukan hukumnya sebagai penjelasan. Memang fatwa tidak punya daya eksekusi, tapi untuk umat islam ini penting. Karena tidak semua umat Islam faham substansi soal Natal,” terang Rafani di Kantor MUI Jawa Barat, Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Selasa (20/12/2016).

Rafani menjelaskan, atribut agama dilarang digunakan oleh bukan penganut, sudah seharusnya menjadi perhatian. Menurutnya, atribut keagamaan sudah mengandung unsur identitas.

“Memang atribut agama sudah masuk identitas. Beda dengan peci, itu bukan atribut keagamaan, tapi atribut kebangsaan maka orang non muslim pun banyak yang pake,” ujar Rafani.

Mnurutnya, menjelang Natal, umat muslim yang bekerja di perusahaan yang mengharuskan menggunakan atribut Natal, agar tidak menggunakan dengan menjunjung tinggi toleransi kerukunan antarumat beragama.

“Kalau udah pake atribut Natal, itu sudah masuk keagamaan. Umpamanya, jubah pendeta atau pastur kan pake lambang salib,” tegasnya.

(Adi/Yun)

There are no comments yet