Pria Ini Jadi Pusat Perhatian Pengunjung Pesta Tujuh Hari Tujuh Malam

0
72
Gunakan atribut anyaman bambu, jadi pusat perhatian warga (Foto. Bambang F/FOKUSJabar.com)

GARUT, FOKUSJabar.com : Pesta Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33  Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut digelar tujuh hari tujuh malam, Minggu (11-18/12/2016).

Berbagai kesenian tradisional warga setempat semarak memeriahkan acara tersebut. Tak ketinggalan stand-stand makanan, minuman, pakaian dan anyaman bambu berdiri di sepanjang Jalan Raya dan sekitar Kantor Kecamatan Selaawi.

Gunakan atribut kerajinan bambu, pria ini jadi pusat perhatian pengunjung (Foto. Bambang F/FOKUSJabar.com)

Selain itu, seluruh gedung milik pemerintah dihiasi berbagai jenis anyaman bambu yang di cat warna-warni mewarnai pesta rakyat Selaawi.

Seorang pria paruh baya menjadi pusat perhatian warga dan mencuri perhatian para awak media yang tengah meliput HUT ke-33 Kecamatan Selaawi. Bagaimana tidak, dia mengenakan atribut dari berbagai jenis hasil anyaman para pengrajin setempat.

Dia adalah Dedi Rustandi, seorang pengusaha anyaman bambu dari Desa Mekarsari. Menurutnya, tak kurang dari tiga ribu kreasi sangkar burung ditampilkan pada acara tujuh hari tujuh malam HUT ke-33 Kecamatan Selaawi.

“ Saya berpakaian seperti ini sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kecamatan Selaawi yang bersinergi dengan para pengrajin anyaman bambu memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan Original Record Indonesia (ORI),” aku pria yang beken dipanggil Obos ini.

Diberitakan FOKUSJabar.com sebelumnya, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Balubur Limbangan-Selaawi, Cecep Suhardiman menyayangkan minimnya perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) kepada pengrajin anyaman bambu.

Menurutnya, produk anyaman bambu Kecamatan Selaawi mempunyai pangsa pasar yang luar biasa karena bisa menembus ke luar negeri.

“ Jika mereka mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah, saya optimistis tarap perekonomian warga akan meningkat. Secara otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) ikut terdongkrak,” ujar praktisi hukum yang satu ini.

(Bam’s)

There are no comments yet