Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas Kementerian LH - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 28 Juni 2017
Search
Untuk Ketiga Kali, Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas dari Kemen LH. (foto web)

Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas Kementerian LH




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Untuk ketiga kalinya, Bio Farma meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman, dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya di Istana Wapres, Jakarta.

PROPER Emas menjadi bukti dari upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Hanya 12 perusahaan yang mampu meraih PROPER emas pada tahun 2016 dan salah satunya Bio Farma.

“Kami terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang, seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat PROPER Emas untuk ketiga kalinya,” ujar Direktur Produksi Bio Farma, Juliman, Minggu (11/12/2016).

Juliman menambahkan Bio Farma secara konsisten menerapkan beyond compliance melalui upaya keberlanjutan dalam pengembangan manfaat dan pengembangan produk, melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian kami di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan. Upaya ini pun diteruskan kepada stakeholder perusahaan, hingga karyawan serta mitra binaan. Pencapaian kali ini pun merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi.

Kepala Divisi CSR Bio Farma, R. Herry menambahkan, pada tahun 2016 ini, program unggulan Bio Farma fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu. Bio Farma pun menjadi satu-satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark dan sedang dalam proses pengakuan UNESCO. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Biofarma pada International Conference on UNESCO Global Geopark akhir September 2016 di English Riviera Torquay Inggris.

“Kami pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal menjadi kawasan Geo wisata,” tutur Herry.




Sejak tahun 2013, Biofarma aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. “Dari aspek kelestarian lingkungan, kita pun melakukan proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan,” pungkasnya.

(Ageng/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Disdik Jabar Siap Kembangkan Pendidikan Anti Terorisme

Antisipasi Teror, Polres Garut Perketat Pengamanan

GARUT, FOKUSJabar.com : Terkait ancaman aksi teror yang terjadi di Mapolda Sumatra Utara, Kapolda Jawa Barat instruksikan seluruh Kapolres untuk memperketat terhadap...

Selengkapnya

Jalan Menuju Objek Wisata di Garut Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, jumlah kendaraan yang melintasi atau pu memasuki wilayah Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan....

Selengkapnya

Yaris Seruduk Rumah, Satu Orang Tewas

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebuah mobil Toyota Yaris berwarna hitam dengan Nopol B 1487 KMR menabrak salah satu rumah milik warga Kampung Pasirgoong, Desa Mulajaya,...

Selengkapnya

Tradisi Lebaran yang Terjaga Kelestariannya

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hari raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal. Masyarakat Indonesia menyambutnya...

Selengkapnya
Pelantikan Serentak Kepala Daerah Digelar Pertengahan Februari

Mendagri Ancam Sanksi Bagi PNS Bolos Usai Libur Lebaran

FOKUSJabar.com: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta seluruh staf di kementeriannya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali bekerja pada...

Selengkapnya

Nekad Berenang di area larangan, Pengunjung Pangandaran Tewas

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com: Dalam waktu dua hari, dua nyawa wisatawan melayang di Pangandaran. Pengungunjung yang mengalami kecelakaan rata-rata mereka yang tidak...

Selengkapnya

Pantai Rancabuaya Mengganas, Dua Orang Asal Bandung jadi Korban

GARUT, FOKUSJabar.com : Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut kembali mengganas. Kini dua wisatawan asal Ciparay, Bandung hilang digulung ombak. Kedua korban tersebut...

Selengkapnya

Mendapat Remisi Idul Fitri, 2 Narapidana Lapas IIB Ciamis Bebas

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Ratusan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, pada hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah mendapat remisi. ” Total...

Selengkapnya

Korban Terdampak Banjir Bandang Garut Berlebaran di Tempat Pengungsian

GARUT, FOKUSJabar.com : Merayakan Lebaran adalah hal yang sangat membahagiakan bagi Umat Islam di dunia. Tradisinya, berkumpul dengan sanak saudara, saling tukar ampau...

Selengkapnya

Delman Tetap Beroperasi, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Sehari menjelang hari raya Idul Fitri 1438 H sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Garut macet. Terlebih di malam takbiran, Kota Intan...

Selengkapnya