Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas Kementerian LH - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 19 Januari 2017
Search
Untuk Ketiga Kali, Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas dari Kemen LH. (foto web)

Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas Kementerian LH




BANDUNG, FOKUSJabar.com : Untuk ketiga kalinya, Bio Farma meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman, dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya di Istana Wapres, Jakarta.

PROPER Emas menjadi bukti dari upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Hanya 12 perusahaan yang mampu meraih PROPER emas pada tahun 2016 dan salah satunya Bio Farma.

“Kami terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang, seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat PROPER Emas untuk ketiga kalinya,” ujar Direktur Produksi Bio Farma, Juliman, Minggu (11/12/2016).

Juliman menambahkan Bio Farma secara konsisten menerapkan beyond compliance melalui upaya keberlanjutan dalam pengembangan manfaat dan pengembangan produk, melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian kami di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan. Upaya ini pun diteruskan kepada stakeholder perusahaan, hingga karyawan serta mitra binaan. Pencapaian kali ini pun merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi.

Kepala Divisi CSR Bio Farma, R. Herry menambahkan, pada tahun 2016 ini, program unggulan Bio Farma fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu. Bio Farma pun menjadi satu-satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark dan sedang dalam proses pengakuan UNESCO. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Biofarma pada International Conference on UNESCO Global Geopark akhir September 2016 di English Riviera Torquay Inggris.

“Kami pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal menjadi kawasan Geo wisata,” tutur Herry.

Sejak tahun 2013, Biofarma aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. “Dari aspek kelestarian lingkungan, kita pun melakukan proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan,” pungkasnya.

(Ageng/Bam’s)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Bupati Garut Instruksikan Satpol PP Periksa Bangunan Tak Berizin

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan telah menginstruksikan dan memberi izin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penelitian sekaligus...

Selengkapnya

Kebun Binatang Bandung akui Tak Pernah Dihubungi LSM Scorpion

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tuduhan dari LSM Scorpion Wildlife Monitoring Group terkait beruang madu yang kurus dan kelaparan di Kebun Binatang Bandung, mendapat bantahan...

Selengkapnya

Memalukan! Beruang Kurus dan Kelaparan di Kebun Binatang Bandung Jadi Sorotan Media Asing

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebun Binatang yang berada di Kota Bandung kini menjadi sorotan media asing WwwDailymail.co.uk. Bagaimana tidak, ternyata seekor Beruang Madu...

Selengkapnya

Bandung Sasaran Empuk Peredaran Narkoba?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kota Bandung masih dianggap sebagai lahan empuk penjualan Narkoba. Bahkan celah penyebaran barang haram itu dinilai masih terbuka lebar. Dari...

Selengkapnya

Emil: Saya Belum Putuskan Maju di Pilgub Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil meraih poin tertinggi terkait elektabilitas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat berdasarkan survey...

Selengkapnya
Wapres JK: Intervensi Negara Lain Pengaruhi Timbulnya Ekstrimisme

JK akan Resmikan Flyover Pelangi Antapani

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla direncanakan akan meresmikan Jembatan Flyover Antapani yang saat ini lebih dikenal dengan nama Jembatan Pelangi....

Selengkapnya

BREAKING NEWS: Kebakaran Besar Terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Kebakaran terjadi di Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (17/2/2017) siang. Kepulan asap membumbung tinggi dan terlihat jelas dari kejauhan,...

Selengkapnya

Kapolda Jabar: Mau Jabatan Saya Silahkan, Tapi Sekolah Dulu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menyatakan, desakan mundur oleh Front Pembela Islam (FPI) bukan masalah besar. Desakan itu muncul...

Selengkapnya

21 Anggota Polisi Nyantri di Ponpes Al Bahjah Cirebon

CIREBON, FOKUSJabar.com : Jajaran Polresta Cirebon mengirim anggotanya untuk mendapatkan pendidikan ala santri di LPD Al-Bahjah Cirebon. Sebanyak 21 anggota polisi yang...

Selengkapnya

Pilgub Jabar 2018, Pertarungan Artis dan Akademisi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Indonesia Strategic Institute (Insrat), menetapkan sepuluh figur yang dianggap memumpuni maju sebagai calon Gubernur dalam Pemilihan Gubernur...

Selengkapnya