Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas Kementerian LH

0
80
Untuk Ketiga Kali, Bio Farma Raih Penghargaan Proper Emas dari Kemen LH. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Untuk ketiga kalinya, Bio Farma meraih penghargaan tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kepada Direktur Produksi Bio Farma Juliman, dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya di Istana Wapres, Jakarta.

PROPER Emas menjadi bukti dari upaya berkelanjutan dalam bidang lingkungan, efisiensi energi, serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Hanya 12 perusahaan yang mampu meraih PROPER emas pada tahun 2016 dan salah satunya Bio Farma.

“Kami terus melakukan inovasi dalam berbagai bidang, seperti program pemanfaatan sumber daya dan efisiensi energi, penanggulangan dampak lingkungan atas aktivitas operasional perusahaan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi kunci untuk kembali meraih predikat PROPER Emas untuk ketiga kalinya,” ujar Direktur Produksi Bio Farma, Juliman, Minggu (11/12/2016).

Juliman menambahkan Bio Farma secara konsisten menerapkan beyond compliance melalui upaya keberlanjutan dalam pengembangan manfaat dan pengembangan produk, melakukan konservasi, pengetahuan dan keahlian kami di bidang pengelolaan air, udara, lingkungan. Upaya ini pun diteruskan kepada stakeholder perusahaan, hingga karyawan serta mitra binaan. Pencapaian kali ini pun merupakan bukti Implementasi corporate sustainability dan merupakan titik awal untuk menuju perusahaan life science yang lebih besar yang menerapkan sistem terintegrasi.

Kepala Divisi CSR Bio Farma, R. Herry menambahkan, pada tahun 2016 ini, program unggulan Bio Farma fokus pada pengembangan kawasan Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu. Bio Farma pun menjadi satu-satunya industri yang terlibat sejak awal dalam pengembangan geopark dan sedang dalam proses pengakuan UNESCO. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya presentasi Tim Biofarma pada International Conference on UNESCO Global Geopark akhir September 2016 di English Riviera Torquay Inggris.

“Kami pun terus memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar Geopark Ciletuh, dan mengembangkan masyarakat yang sebelumnya memiliki kegiatan penambang illegal menjadi kawasan Geo wisata,” tutur Herry.

Sejak tahun 2013, Biofarma aktif melakukan pendampingan di Geopark Ciletuh. Antara lain dengan memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan homestay dan wisata lokal.

Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan juga digalakkan dalam rangka ekspor dan pemenuhan kebutuhan domestik. “Dari aspek kelestarian lingkungan, kita pun melakukan proyek pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan,” pungkasnya.

(Ageng/Bam’s)

There are no comments yet