Sebelum Restorasi Sungai, Pemkot Bandung Diminta Buat Masterplan‎ - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 19 Agustus 2017
Search
Ilustrasi (web)

Sebelum Restorasi Sungai, Pemkot Bandung Diminta Buat Masterplan‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung diminta untuk membuat masterplan sebelum melakukan restorasi sungai. Dengan demikian bisa dilakukan kajian apa yang bisa dilakukan untuk menjadikan sungai lebih baik kedepan.

‎Hal tersebut diungkapkan Penanggungjawab Restorasi Sungai Chong Bye Cheon, Seoul, Jong-Ho Shin usai bertemu dengan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (1/12/2016).

‎”Pada pembuatan masterplan itu yang harus diperhatikan mulai dari tata kota, sejarah, budaya, hingga perindustrian di sekitar sungat tersebut,” ujar Jong-Ho Shin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (1/12/2016).

Jong-Ho Shin yang juga menjabat sebagai Profesor Geotechnical Engineering Dept. Of Civil Engineering Konkuk University, Seoul, Korea Selatan‎, menuturkan, salah satu pendekatan yang paling baik untuk restorasi sungai itu lebih kepada pemulihan sanitasi dan peningkatan perekonomian di sekitar sungai. Dua hal tersebut harus menjadi ‎pertimbangan utama dalam pelaksanaan restorasi sungai.

“Kami di Korea, kami sudah punya sistem pengairan yang baik jadi saat restorasi sungai tidak terlalu sulit karena sistem pengairannya sudah baik. Tapi di Indonesia, sistem pengairannya pun harus direstorasi juga. Jadi kalau saat restorasi sungai tapi sistem pengairan belum dibenahi, maka tidak akan diperoleh hasil maksimal termasuk untuk penyediaan air bersih pun akan jadi masalah‎,” tuturnya.

Jong-Ho Shin‎ menambahkan, restorasi Sungai Chong Bye Cheon juga dilakukan dalam waktu lebih dari tiga tahun. Mulai dari desain dan perencanaan selama satu tahun serta pengerjaan konstruksi selama 27 bulan. Restorasi sungai dilakukan sepanjang 6 kilometer dari total panjang Sungai Chong Bye Cheon sepanjang ‎13,7 kilometer dan selesai pada September 2005

“Saungai Chong Bye Cheon‎ di Seoul sudah berusia 600 tahun dan selama 590 tahun sungai itu merupakan sungai yang tidak sehat dan segala limbah rumah tangga dibuang kesana. Setelah direstorasi, dalam 10 tahun ke belakang termasuk dengan sistem pengairannya, baru bisa terlihat seperti saat ini,” ‎tegasnya.

‎Pascarestorasi lanjutnya, terjadi perubahan mindset dari warga Seoul, umumnya di Korea Selatan. Sebelumnya, warga kota lebih berpusat ke kendaraan dan ‎setelah restorasi, mereka lebih mementingkan interaksi dengan orang dan kembali ke alam.

“Semakin tinggi pendapatan per kapita negara maka warga pun lebih menginginkan kualitas hidup yang lebih tinggi‎. Dan di daerah sungai itu, orang lalu lalang dengan keberadaan walking track serta berinteraksi. Untuk ‎restorasi sungai di Kota Bandung sebenarnya sudah dimulai dan untuk kerjasama dengan kami harus ada pembicaraan lebih lanjut,” pungkasnya.

(Ageng/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

DPD PKS Garut: Jika Hidup Harmonis Kenapa Mesti “ Bercerai “

GARUT, FOKUSJabar.com : Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang, seluruh Partai Politik (Parpol) di 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat saat ini...

Selengkapnya

Miris, Dekat Kantor Pemkab Bandung Barat Masih Ada Rutilahu Tanpa MCK

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.com: Berdekatan dengan komplek perkantoran pemerintah tidak menjamin lingkungan sekitarnya  terperhatikan. Hal itu terlihat dari masih adanya...

Selengkapnya

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya