Bio Farma Jadi Tuan Rumah Workshop Produksi Vaksin Negara Islam

0
64
Bio Farma Jadi Tuan Rumah Workshop Produksi Vaksin Negara Islam. Foto web

BANDUNG, FOKUSJabar.com : PT Bio Farma menjadi tuan rumah kegiatan ‘Workshop Produksi Vaksin Negara Islam’ yang digelar di lantai 3 Exhibioton Hall Bio Farma, Jalan Pasteur Kota Bandung‎, 15-18 November 2016.

Kepala Biro Kerjasama Teknik Luar Negeri Kementerian Sekretariat Negara Rika Kiswardani mengatakan, program pelatihan ini sejalan dengan program Nawacita yakni meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar Internasional.

Melalui promosi kapasitas Indonesia di bidang produksi vaksin kepada negara-negara OKI, diharapkan industri vaksin Indonesia mampu dipasarkan secara masif oleh negara-negara OKI dan dunia sekaligus mendorong kemajuan negara-negara Islam.

“Workshop ini diharapkan menghasilkan pemikiran-pemikiran dalam mentransformasikan dan kemandirian negara Islam dalam memproduksi vaksin dan penggunaannya bagi kemanfaatan dan kesehatan manusia,” kata Rika saat ditemui usai pembukaan acara, Selasa (15/11/2016).

Rika menambahkan, keberhasilan yang sudah dicapai Indonesia dalam hal vaksin harus disosialisasikan dan berbagi dengan negara lainnya, khususnya negara Islam. ‎

Keterlibatan Bio Farma menunjukkan komitmen kuat non-state actors dalam mempromosikan kapasitas yang dimiliki Indonesia terhadap negara-negara Islam yang membutuhkan.

“Indonesia melalui Bio Farma diberikan tanggung jawab sebagai center of excellence di bidang vaksin dan peran ini sudah lama dilakukan oleh perusahaan. Dipilihnya Bio Farma sebagai tuan rumah pun tidak lepas dari kompetensi dan pengalamannya dalam memproduksi vaksi,” tegasnya.

Corporate Secretary Bio Farma, Rahman Roestan mengatakan, untuk kesukseskan acara, pihaknya bersinergi dengan berbagai pihak. Mulai dari Kementerian Sekretariat Negara selaku anggota Tim Koordinasi Nasional Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), Kementerian Kesehatan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).‎ Kesempatan istimewa menjadi tuan rumah pun berdasarkan hasil rapat pertemuan Menteri Kesehatan OKI di Istanbul Turki, pada November 2015.

“Workshop ini akan mendiskusikan tentang bagaimana memproduksi vaksin yang aman dan berkualitas,” pungkas Rahman.

(Ageng/LIN)

There are no comments yet