Tuntut Presiden Park Geun-Hye Lengser, Ratusan Ribu Warga Korsel Berdemo

0
48
Tuntut Presidennya Turun, Ribuan Warga Korsel Lakukan Aksi Protes. foto web

KOREA SELATAN, FOKUSJabar.com : Ribuan warga Korea Selatan (Korsel) yang terdiri dari pria, wanita dan anak-anak tumpah di Kota Seoul untuk mengikuti aksi demonstrasi sebagai bentuk protes atas dugaan kasus korupsi yang dilakukan Presiden Korsel, Park Geun-Hye,  Sabtu (12/11/2016).

Pihak kepolisan setempat mengatakan, massa yang menghadiri aksi demo tersebut berjumlah sekitar 170.000 orang, seperti dilansir AFP.

Namun, perwakilan kelompok penggalang aksi protes mengatakan, jumlah para demonstran akan bertambah karena jutaan orang akan turun ke jalanan.

Aksi demonstrasi tersebut merupakan yang ke-tiga kalinya dilakukan dalam sepekan terakhir.

Pihak kepolisian Korsel menurunkan 25.000 petugas untuk mengamankan aksi demonstrasi. Sebagian besar petugas dilengkapi persenjataan anti huru hara.

Beberapa ruas jalan telah ditutup dan diblokade oleh mobil dan truk kepolisian, terutama jalan yang menuju kediaman Presiden yang disebut Rumah Biru.

Tidak hanya kaum muda, para orang tua juga membawa serta anaknya  ikut berpartisipasi dalam aksi demo tersebut. Salah satunya Park Ye-Na (11), yang mengatakan presiden Park Geun-Hye harus mundur dari jabatannya.

ara orang tua juga membawa serta anaknya ikut berpartisipasi dalam aksi demo. Foto : CNN
ara orang tua juga membawa serta anaknya ikut berpartisipasi dalam aksi demo. Foto : CNN

“Park Geun-Hye harus mundur dari jabatannya, karena ia tidak menjaga negara ini,” kata Park Ye-Na.

Aksi demo tersebut disulut oleh dugaan pemerasan dan skandal yang dilakukan Presiden Park Geun-Hye, setelah teman lamanya, Choi Soon-Sil, ditangkap oleh pihak kepolisian setelah terbukti melakukan pemerasan, yang mencatut nama presiden Korsel tersebut.

Baca juga : Aktor Utama Dibalik Skandal Politik Korsel Ditahan

Tak hanya terlibat kasus pemerasan, Choi Soon-Sil juga diduga ikut campur dalam urusan pemerintahan Korsel.

Sebelumnya Presiden Park Geun-Hye telah mengajukan permohonan maaf dan melakukan pembaruan kabinet terkait kasus Choi, namun penduduk Korsel tampaknya tidak puas dengan keputusannya.

“Saya di sini untuk meminta Park Geun-Hye mundur. Permintaan maafnya sia-sia. Ia harus mundur sekarang juga,” kata seorang kakek berusia 66 tahun, Cho Ki-Mang.

Aksi demo ini merupakan yang terbesar, semenjak aksi serupa yang dilakukan oleh kelompok pro-demokrasi pada 1990.

(Agung/Bam’s)

There are no comments yet