Warga Terdampak Pembangunan Leuwi Keris Ciamis Segera Dapat Ganti Untung - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 29 April 2017
Search
Pendataan Warga Terdampak Pembangunan Leuwi Keris Oleh BBWS Citanduy. Foto: FOKUSJabar/Riza M Irfansyah

Warga Terdampak Pembangunan Leuwi Keris Ciamis Segera Dapat Ganti Untung




CIAMIS, FOKUSJabar.com: Sedikitnya 135 warga Desa Handapherang dan Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, pemilik lahan terdampak bangunan Bendungan Leuwi Keris segera menerima pembayaran ganti untung pembebasan lahan tahap pertama.

Saat ini tengah dilakukan pendataan sekaligus penandatanganan persetujuan penjualan dan pembukaan buku rekening untuk transfer pembayaran dari pemerintah.

Proses tersebut digelar di Kantor Desa Handapherang dengan disaksikan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ciamis, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Pemerintahan Kabupaten Ciamis dan Polsek setempat..

Kepala BBWS Citanduy, Agung Djuhartono menuturkan, pada tahap pertama baru untuk 135 pemilik dengan total 165 bidang seluas 32,2 hektar. Sementara untuk total biaya ganti untung pembebasan lahan Ciamis dan Tasikmalaya sebesar Rp138 milyar.

“ Ini baru tahap pertama untuk lahan terdampak yang akan menjadi tapak bendungan atau konstruksi bangunan. Nanti tahap berikutnya untuk pembebasan lahan yang tergenang. Pembangun konstruksi diperkirakan selesai 3-4 tahun,” jelasnya saat menghadiri pembukaan rekening warga terdampak pembangunan Bendung Leuwi Keris, Selasa (1/11/2016).

Kata dia, untuk pencairannya akan dilakukan 10 hari setelah dilakukan pembukaan rekening. Total luas genangan Bendungan Leuwi Keris mencapai 400 hektar dengan kapasitas 67 juta kubik. Namun yang bisa dimanfaatkan untuk air baku mencapai 36 juta kubik. Distribusinya sekitar 845 liter per detik.




“ Bisa melayani 1 juta pelanggan untuk tiga daerah. Yakni,  Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Tasikmalaya,” katanya.

Lebih lanjut, kedepannya setelah Bendungan selesai dibangun selain untuk air baku pemanfaatannya juga untuk saluran irigasi dan tenaga listrik 2 x 10 Megawatt. Namun listrik tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan air minum tetapi kelebihannya bisa untuk industri.

“ Hanya di bendungan ini tidak boleh ada jala ikan karena akan merusak ekosistem air dan kualitas turbin bendungan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Dadan Afif Hamdan mengaku lega setelah adanya kejelasan akan pencairan ganti untung dari dampak pembangunan Bendungan Leuwi Keris. Mudah-mudahan pembangunan bendungan lancar sampai akhir.

Dia berharap, setelah selesai dibangun Pemerintah Kabupaten Ciamis mengarahkan warga untuk memberikan peluang usaha dan mata pencaharian pemanfaatan bendungan.

“ Warga Handapherang tidak ingin hanya jadi penonton juga harus jadi pelaku usaha dari pemanfaatan Bendungan Leuwi Keris terutama dari potensi wisata,” katanya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Peduli Olahraga, Aher Terima Penghargaan dari Siwo PWI Pusat

JAKARTA,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sukes menggelar berbagai event olahraga baik nasional maupun internasional di Jawa Barat. Puncaknya,...

Selengkapnya

Musisi Internasional Akan Meriahkan ‘The 9th Internasional Kampoeng Jazz’ Sore Ini

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang bingung mau kemana malam minggu ini, kamu bisa datang langsung ke acaranya The 9th Internasional Kampoeng Jazz yang...

Selengkapnya

Tahun Depan Dana Desa Naik dengan Empat Syarat

CIREBON, FOKUSJabar.com : Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan, Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat tahun...

Selengkapnya

Jelang Hari Buruh, Empat SSK Pasukan Brimob Disiagakan di Bogor dan Purwakarta

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Sebanyak empat Satuan setingkat Kompi (SSK) disiagakan Polda Jabar untuk menjaga keamanan menjelang Hari Buruh, 1 Mei mendatang, khususnya...

Selengkapnya

Kemenristek Dikti Gulirkan 1.000 Beasiswa Bagi Penyandang Disabilitas

GARUT,FOKUSJabar.com : Terkait presentasi jumlah disabilitas yang sudah terfasilitasi secara nasional baru sekitar 4 sampai 5 persen dari total populasi yang ada,...

Selengkapnya

Gubernur Jabar Raih Bawaslu Jabar Award 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat meraih penghargaan dalam Bawaslu Jabar Award 2017 merupakan refleksi atas partisipasi aktif lembaga, organisasi, dan...

Selengkapnya

Pemprov Jabar Teken NPHD Pilgub Jabar 2018, Dana Rp1,687 Trilyun Dikucurkan

BANDUNG , FOKUSJabar.com: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan dana Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 sebesar Rp1,687 trilyun melalui penandatanganan Naskah...

Selengkapnya

Manfaat ASI bagi Ibu dan Bayi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tak sedikit seorang ibu ogah menyusui bayinya sendiri. Mereka lebih memilih memberikan susu botol ketimbang memberikan Air Susu Ibu (ASI)...

Selengkapnya

Memperingati Hari Jadi Kabupaten ke-376, Angkot Soreang-Banjaran Hari ini Gratis!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ada kabar gembira nih buat masyarakat atau para pengguna angkotan kota khususnya yang tinggal di daerah Kabupaten Bandung. Pasalnya, hari ini...

Selengkapnya

Ibu-ibu PAUD Siap Sosialisasikan Anjar Asmara

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Salah satu kelompok Ibu-Ibu yang telah melakukan silaturahmi dengan Kawan Anjar Asmara (AA), yaitu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)...

Selengkapnya