Komisi A DPRD Garut Tolak Pembangunan Gedung Diklat

0
39

GARUT, FOKUSJabar.com : Program Amazing Garut kembali mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat lantaran dipandang belum tepat dilaksanakan pascabanjir bandang, Selasa (20/9/2016) silam yang memporakporandakan ratusan rumah penduduk.

Ketua Komisi A DPRD Garut, Alit Suherman didampingi Sekretarisnya, Dadang Sudrajat menyoroti rencana pembangunan Gedung Balai Diklat senilai Rp5 milyar yang berlokasi di Kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Menurutnya, pembangunan gedung yang diajukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hanya pemborosan anggaran. Pasalnya, diklat kepegawaian minim dilaksanakan.

“ Daripada membangun Gedung Diklat, lebih baik dialokasikan untuk rehabilitasi sarana infrastruktur yang rusak pascabanjir bandang,” sebut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Minggu (30/10/2016).

Diberitakan FOKUSJabar.com sebelumnya, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan menyoroti rencana Pemerintah Daerah (Pemda) membangun tiga Sekolah Dasar percontohan Full Day School senilai Rp12 milyar.

“ Kami rasa pengajuan tiga sekolah tersebut tidak tepat. Pasalnya, di Garut masih terdapat bangunan yang rusak,” kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Kamis (27/10/2016).

Menurutnya, dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2017 sedikitnya 3.383 ruang kelas rusak ringan dan 1.826 ruang kelas rusak berat. Pihak Disdik mengalokasikan rehabilitasi senilai Rp10 milyar.

” Anggaran Rp10 milyar tidak sebanding dengan pembangunan tiga sekolah percontohan yang nilainya mencapai Rp12 milyar. Jadi alangkah baiknya lebih memprioritaskan rehabilitasi ketimbang membangun gedung sekolah,” beber Yudha Puja Turnawan.

(Bam’s)

There are no comments yet