Pemda Garut Lambat Menyerap Anggaran, Hasanuddin: Kritik Parpol Mencari Dukungan?

0
69

GARUT, FOKUSJabar.com : Pemerintah Daerah (Pemda) Garut minim menyerap anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan pusat.

Semisal pada penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2016 baru terserap 30 persen (termen pertama). Padahal, seharusnya diakhir bulan Oktober Pemda harus sudah mempersiapan penyerapan anggaran termen terakhir (ke-empat).

Lambatnya penyerapan anggaran menuai kritik dari sejumlah anggota DPRD dan pimpinan Partai Politik (Parpol) Garut yang dianggap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak becus bekerja.

Kritikan sejumlah anggota DPRD dan pimpinan Parpol mendapat tanggapan serius dari Ketua Bidang Energi dan Pertambangan pada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Garut, Hasanuddin.

Menurutnya, kritikan mereka atas realisasi serapan yang dilontarkan melalui media online dan cetak salah kaprah. Semestinya, mereka melakukan langkah pengawasan dan meminta keterangan dari Pemda secara resmi sesuai Tatib DPRD No1 Tahun 2014.

Hasanuddin  menduga, minimnya realisasi penyerapan anggaran akibat Fraksi di DPRD tidak bekerja secara maksimal. Khususnya dalam fungsi pengawasannya. Selain itu, pimpinan Parpol terkesan memprovokasi sehingga mengundang reaksi kekuatan lain diluar partai atau mencari dukungan karena lemah di DPRD.

“Pimpinan Parpol sebaiknya memanggil Fraksinya masing-masing untuk melakukan langkah-langkah pengawasan. Akan lebih bermanfaat jika pimpinan Parpol memanggil Fraksi agar tidak terkesan sebagai upaya politik anggaran dengan cara menekan Pak Bupati,” pungkas Hasanuddin melalui layanan BlackBerry Messenger, Sabtu (29/10/2016).

(Bam’s)

There are no comments yet