Bandung Banjir, Seniman Ekpresikan Kesedihan Lewat Lukisan - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 24 Maret 2017
Search
By Adi

Bandung Banjir, Seniman Ekpresikan Kesedihan Lewat Lukisan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tokoh seniman Bandung Tisna Sanjaya ikut mengambil sikap dengan fenomena banjir  yang terjadi di Kota Bandung beberapa pekan terakhir.




Banjir parah menyebar di antaranya di Pasteur, Pagarsih, Sukajadi dan Gedebage.

Musibah banjir tersebut dinilai telah menebar kesedihan di kalangan seniman.

Kang Tisna (panggilan untuk Tisna Sanjaya) pun membuat karya seni lukis peradaban Bandung sebagai ekspresi kesedihannya.

Karya tersebut, terbentuk melalui guratan tanah yang terhampar dalam papan berukuran besar di Sungai Cikapundung kawasan Gedung Merdeka, Bandung.

Dua papan besar dideret dalam satu jajar di tengah air yang mengalir dari hulu. Dengan media tanah berbeda, Tisna melukis dengan penuh rasa.

Usai mengenakan tangannya ke arah papan besar, Tisna kemudian menumpahkan air tanah yang ditampung dalam dua wadah berbeda ke arah media lukis sambil menginternalisasi makna ekpresi tersebut.

Tisna mengungkapkan, tanah yang digunakan dalam lukisan tersebut diambil dari tanah air Cigondewah dan Cikapundung.

“Dua tanah ini merupakan tanah yang menghasilkan sumber air,” kata Tisna, Sabtu (29/10/2016).

Adapun makna dari lukisan yang dibuat, Tisna mengatakan. Bahwa itu cerminan buni dalam kondisi dewasa yang tereksploitasi keserakahan manusia sehingga menimbulkan bencana alam.

Menurutnya kerusakan Bandung sama halnya seperti tereksploitasi akibat keserahan manusia.

“Kita lihat daerah utara. Punclut yang seharusnya sebagai tempat pohon dan resapan air serta filter udara, kini malah didirikan bangunan, hotel, resort dan berbagai hal. Kalau sudah begitu, air masuk ke kota langsung,” kata dia.

Menurut dia, Bandung saat ini dalam keadaan kritis, yang mana lahan penghijauannya hanya 8 persen dari angka ideal minimal 38 persen.

“Tentu saya sedih dengan keadaan lingkungan kita ini. Air yang melimpah, segala ada di Bandung tapi justru musibah menimpa,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa musibah banjir yang terjadi harus menjadi rerleksi pemerintah dan masyarakat.

“Sebab kita nggak amanah dikasih kekayaan, sumber mata air dan segala macamnya. Kita malah merusaknya. Seharusnya kekayaan ini menjadi anugerah, bukan malah jadi bencana. Pasteur, Pagarsih kakeueum (tergenang), ini adalah teguran,” tegas dia.

(Adi/LIN)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya

Kejari Majalengka Mulai Perketat Pengawasan WNA

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang beraktivitas di wilayah hukum...

Selengkapnya

Hati-Hati, Pegawai Honorer Jadi Target Penipuan CPNS

BANJAR, FOKUSJabar.com : Di hadapan polisi, A dan M mengaku kalau dirinya hanya pemain suruhan AJ (seorang oknum PNS), dalam aksi penipuan CPNS. Target mereka menyasar...

Selengkapnya

Emil Kecentilan, Pencalonannya Bikin PKS dan Gerindra Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 oleh Partai Nasdem menimbulkan kekecewaan dari partai pendukung saat Pilwalkot...

Selengkapnya