Pencalonan Petahana di Pilkada Cimahi 2017 Berpotensi Menimbulkan Konflik? - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 27 Mei 2017
Search
KPU Tetapkan Pilkada 2017 Pada 15 Februari
Ilustrasi (web)

Pencalonan Petahana di Pilkada Cimahi 2017 Berpotensi Menimbulkan Konflik?




CIMAHI, FOKUSJabar.com :  Pencalonan petahana pada Pilkada Cimahi 2017 dinilai berpotensi menimbulkan konflik. Terlebih petahana memiliki kekuasaan untuk mengarahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menggelola anggaran.

Dewan Pembina Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Yusfitriadi mengatakan, walaupun Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kota Cimahi termasuk dalam kategori rendah, namun karena petahana maju kembali di Pilkada, maka semua elemen akan menyorotinya. Karena rawan akan kecurangan yang berujung pada konflik.

“Di mana pun kalau petahana kembali maju,’itu adalah titik rawan,” katanya usai acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilihan bagi Pemilih Pemula di Hotel Simply Valore, Jalan Baros, Kamis (6/10/2016).

Menurut dia, petahana akan sangat mudah untuk menggerakkan ASN dengan janji janji kenaikan jabatan atau promosi lainnya. Selain itu ,petahana juga bisa menggerakan dana-dana bantuan sosial.

“Tapi kemungkinan aliran dana sosial tidak dilakukan saat ini, cuma sudah dilakukan jauh sebelum pilkada. Kondisi itu bukan tanpa alasan, tetapi karena petahana maju lagi,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, penyelenggara pilkada baik Komisi Pemilihan Umum maupun Badan Pengawas Pemilu juga rentan terpengaruhi oleh petahana.




“Karena, KPU dan Bawaslu saat ini dibiayai oleh pemerintah. Ini potensi yang besar juga terhadap konflik pemilu,” ujarnya

Untuk menghindarkan terjadinya konflik, maka peluang adanya kecurangan harus segera diantisipasi. Oleh karena itu, kata dia, masyarakat harus berpartisipasi melakukan pengawasan. Maka, Peran penyelenggara harus bisa memberikan pembelajaran yang berkesinambungan kepada masyarakat.

“Ini untuk mencegah terjadinya potensi konflik saat pemilu nanti,” ucapnya.

Dia pun menegaskan, seluruh elemen masyarakat termasuk para pemilih pemula harus peduli dengan pemilu ini. Karena Ini menjadi tanggung jawab bersama dan harus dikawal bersama.

” Karena memang faktanya penyelenggara pemilu itu terbatas. Siapa yang bisa jamin kalau pemilu nanti akan aman. Jadi peran pemilih pemula itu sangat diperlukan,” tuturnya.

(Gatot Poedji Utomo/Bam’s)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Terkait Bom Kampung Melayu, Tiga Orang Diamankan Densus 88

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan tiga orang terduga teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri, Rabu (24/5/2015) malam di Terminal...

Selengkapnya

ICMI Orwil Jabar Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Hukum dan HAM Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat, Cecep Suhardiman mengutuk terjadinya bom bunuh diri...

Selengkapnya

Ini Kata Aher Soal Ledakan di Kampung Melayu

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin dan berbelasungkawa atas insiden yang terjadi di terminal Kampung Melayu, Jakarta,...

Selengkapnya

Olah TKP, Polisi Temukan Isi Panci di Bom Bunuh Diri Kampung Melayu

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Pasca ledakan bom panci bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian. Selain buku dan struk kecil, polisi...

Selengkapnya

Raja & Ratu Swedia Kagum dengan Angklung dan Bobotoh Viking

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Dalam kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Kota Bandung, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia terpesona dengan alat musik...

Selengkapnya

Heboh! Terjadi Ledakan di Kampung Melayu Jakarta Timur, Diduga Bom Bunuh Diri

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di sekitar Terminal Bus Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) sekira pukul...

Selengkapnya

Proses Hukum Kasus Dugaan Pelecehan Lambang Negara Harus Tetap Berjalan

GARUT,  FOKUSJabar. com : Terkait dugaan kasus pelecehan lambang negara yang terpampang dalam spanduk yang dikeluarkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik...

Selengkapnya

Tolak Jalan Tol ke BIJB, Bupati Majalengka akan Menghadap Presiden

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com : Bupati Majalengka, Sutrisno tetap menolak pembangunan jalan tol menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, bahkan dalam...

Selengkapnya

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih di Bandung Diluar Kendali

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pasar Anyar, Astana Anyar Kota Bandung didatangi Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perdagangan dan Industri serta PD Pasar Bermartabat, Senin...

Selengkapnya

Pasar Rakyat Wanaraja Layak Diresmikan Presiden

GARUT, FOKUSJabar.com : Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, Pasar Rakyat Wanaraja layak diresmikan Presiden, pasalnya, Pasar Rakyat Wanaraja ini pembangunannya...

Selengkapnya