Dedi Mulyadi: Harus Ada Regulasi Mengarah Pada Sistem Pembangunan Berbasis Produk - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 22 Juli 2017
Search
Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi: Harus Ada Regulasi Mengarah Pada Sistem Pembangunan Berbasis Produk

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti administrasi pemerintahan yang kurang efektif.

Menurut dia , administrasi pemerintahan saat ini telah melahirkan pemerintahan berbiaya tinggi untuk membiayai aparatur negara. Baik itu eksekutif maupun legislatif.

“Itu tidak efektif dalam sistem pembangunan yang mengejar kecepatan. Saat ini aspek itu yang menjadi tolak ukur dalam membangun kinerja-kinerja birokrasi,” kata Dedi di Bandung, Kamis (4/8/2016).

Dia mencontohkan anggota dewan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya dengan kunjungan kerja, bahkan cenderung diada-adakan yang penting anggaran terserap.

“Misalnya per orang Rp2 juta, tetapi harus bayar tiket pesawat, bayar hotel. Belum tenaga pendamping, berapa honorariumnya?. Aspek itu yang harus segera dibenahi,” tegas dia.

“Kita sudah beberapa kali kirim surat ke Mendagri agar segera dibenahi. Misalnya dibuat sistem baru yang lebih efektif,” tuturnya.

Dia mengumpamakan peningkatan gaji pokok agar tidak ada kunjungan kerja atau cukup melihat di internet. Dengan begitu dewan fokus bekerja di Gedung DPR.

Kemudian kaitannya dengan pekerjaan administratif legislatif seperti Perda, itu harus lebih cepat dan tidak muter-muter seperti saat ini.

Selain itu, di birokrasi yang perencanaan pembangunannya berpatokan pada sistem perencanaan kemudian penyerapan harus dibenahi.

Mereka pun cenderung tidak mau mengambil pekerjaan berisiko karena takut pemeriksaan setelahnya, atau takut pekerjaannya gagal itu harus dibenahi.

“Karena takut, akhirnya mereka mendesain pekerjaan administrasi yang cukup di spj kan lewat snak, seminar dan honorarium pembicara. Lalu manfaatnya buat rakyat apa?” kata Dedi.

Padahal rakyat itu menghendaki pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, air bersih, listrik hingga rumah rakyat. Menurut dia, hak itu bisa dikerjakan dalam lima tahun jika manajerial perencanaan pembangunan, susunan anggaran dan manajerial pengelolaan aplikasi anggarannya dibuat sederhana.

“Jadi, harus ada regulasi yang merubah Perpres yang mengatur tentang pengelolaan anggaran. Anggaran harus berbasis produk, saat ini masih berbasis kinerja. Konsepsi auditnya bukan lagi input dan output, tetapi output dan benefit,” jelas dia.

Sehingga audit nanti meneliti dan menilai digit anggaran itu pada manfaatnya bagi rakyat.

Saat ini, kalaupun dalam kunjungan kerja itu dari sisi administratifnya benar, tapi manfaatnya buat rakyat apa. Berbeda dengan pembangunan infrastruktur jalan yang mempunyai indek ekonomi.

“Saya ingin kinerja pemerintah itu ke sana kalau ingin percepatan,” tegas Dedi.

(LIN)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Babak I : Persib dan Persija Sama Kuat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Babak pertama pertandingan pekan ke-16 Persib Bandung dan Persija Jakarta berakhir imbang 1-1, Maung Bandung mampu unggul lebih dahulu melalui...

Selengkapnya
Sekjen DPP PDIP Hasto Kritiyanto (Foto:LIN)

PDIP Siapkan Tiga Nama di Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengaku bahwa pihaknya sudah memiliki tiga nama yang disiapkan untuk bursa calon...

Selengkapnya
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristanto saat memaparkan strategi Menghadapi Pilgub Jabar 2018 (Foto: LIN)

Ini Skenario PDIP Menangkan Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengusung paket calon dari eksternal dan internal partai di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar...

Selengkapnya

Ditawari Pemain Asing, Ini Kata Umuh

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Mengarungi putaran kedua Kompetisi Liga 1 2017, Persib prioritaskan berburu striker asing. Beberapa agen pemain pun mulai menyodorkan nama ke...

Selengkapnya

Djanur Doakan Persib Menang Lawan Persija

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman (Djanur) tetap mendoakan agar tim kebanggaan warga Jawa Barat itu menang...

Selengkapnya

Dikabarkan Diusung Partai untuk Pilgub Jabar, Ini Kata Aa Gym

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ustad kondang KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)mengaku telah mendapatkan kabar bahwa dirinya diusung oleh salahsatu partai untuk Pemilihan...

Selengkapnya

Persib Siap Akhiri Catatan Positif Persija di GBLA

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Caretaker Persib Bandung Herrie Setyawan (Jose) sudah mempersiapkan tim Maung Bandung untuk menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan...

Selengkapnya

Prediksi Susunan Pemain Persib dan Persija

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Persib Bandung dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya saat menjamu Persija Jakarta pada laga kandang Kompetisi Liga 1 2017 di Stadion...

Selengkapnya

Garam Menghilang, Pengusaha Tahu Garut Turunkan Produksi

GARUT, FOKUSJabar.com : Seminggu terakhir ini terjadi kelangkaan salah satu Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Garam. Kendatipun ada harganya melambung tinggi. Hal...

Selengkapnya

Kekerasan Israel di Masjid Al-Aqso Dikutuk `Dunia

PALESTINA, FOKUSJabar.com: Israel memang biadab, aksinya dikutuk oleh dunia menyusul rangkaian peristiwa di Masjid Al Aqsa. Para pemimpin dunia meminta agar kedua...

Selengkapnya