Audiensi Dewan dengan Pengusaha Batu Bara Buntu - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 24 Maret 2017
Search
Audiensi pengusaha batu bara Cirebon dengan Anggota Dewan Kota Cirebon. Panji

Audiensi Dewan dengan Pengusaha Batu Bara Buntu

CIREBON, FOKUSJabar.com: Audiensi yang dilakukan Asosiasi Pengusaha Batu Bara Cirebon (APBC) dengan DPRD Kota Cirebon berakhir buntu.




Para pengusaha meminta dukungan DPRD Kota Cirebon untuk membantu membatalkan keputusan pemerintah pusat terkait penutupan sementara aktivitas bongkar muat batu bara, 26 Maret 2016 mendatang.

Sementara, anggota dewan menyatakan tidak dapat membantah hasil akhir penutupan sementara aktivitas bongkar muat batu bara, sebab surat penutupan yang dikeluarkan berasal dari Kementerian Perhubungan sehingga dewan tidak memiliki kewenangan untuk membuka kembali bongkar muat batu bara.

“Kami bersilaturahmi dengan anggota dewan dan mengadu sebagai rakyat biasa, selain itu menyampaikan keinginan dari pengusaha dan para pekerja yang ada di Pelabuhan Cirebon, Alhamdulillah diterima dengan baik dan kami berharap Pemkot Cirebon memiliki solusi untuk keluhan ini,” ungkapnya Wakil Ketua APBC Agus Purwanto, Selasa (22/3/2016).

Dia mengaku sudah memprediksi jika dewan tidak dapat merekomendasikan untuk pembukaan kembali bongkar muat batu bara. Namun, sebagai masyarakat dirinya mencoba menyampaikan keinginan kepada wakil rakyat tersebut.

Agus pun memgaku pasrah dengan keputusan dari Kementerian Perhubungan RI. Meski demikian, pihaknya akan terus berusaha meminta kepada kementerian terkait untuk membatalkan penutupan bongkar muat batu bara.

“Kami bersama teman-teman di Pelabuhan Cirebon akan terus berupaya agar penutupan batal dilakukan,” keluhnya.

Diakuinya, jika penutupan bongkar muat batu bara jadi dilakukan maka perusahaan di sekitar Pelabuhan Cirebon akan merugi hingga miliaran rupiah, sementara di Pelabuhan Cirebon masih ada belasan kapal tongkang yang belum di bongkar.

“Kerugian kami jika tidak beroperasi itu perharinya bisa Rp25 milyar, sementara kalau sebulan bisa sampai Rp500 milyar, itu sudah termasuk semuanya. Selain itu pekerja juga akan diistirahatkan sampai ada keputusan selanjutnya,” ungkapnya.

(Panji/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya

Kejari Majalengka Mulai Perketat Pengawasan WNA

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang beraktivitas di wilayah hukum...

Selengkapnya

Hati-Hati, Pegawai Honorer Jadi Target Penipuan CPNS

BANJAR, FOKUSJabar.com : Di hadapan polisi, A dan M mengaku kalau dirinya hanya pemain suruhan AJ (seorang oknum PNS), dalam aksi penipuan CPNS. Target mereka menyasar...

Selengkapnya

Emil Kecentilan, Pencalonannya Bikin PKS dan Gerindra Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Deklarasi Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jabar 2018-2023 oleh Partai Nasdem menimbulkan kekecewaan dari partai pendukung saat Pilwalkot...

Selengkapnya