Audiensi Dewan dengan Pengusaha Batu Bara Buntu - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 17 Agustus 2017
Search
Audiensi pengusaha batu bara Cirebon dengan Anggota Dewan Kota Cirebon. Panji

Audiensi Dewan dengan Pengusaha Batu Bara Buntu

CIREBON, FOKUSJabar.com: Audiensi yang dilakukan Asosiasi Pengusaha Batu Bara Cirebon (APBC) dengan DPRD Kota Cirebon berakhir buntu.

Para pengusaha meminta dukungan DPRD Kota Cirebon untuk membantu membatalkan keputusan pemerintah pusat terkait penutupan sementara aktivitas bongkar muat batu bara, 26 Maret 2016 mendatang.

Sementara, anggota dewan menyatakan tidak dapat membantah hasil akhir penutupan sementara aktivitas bongkar muat batu bara, sebab surat penutupan yang dikeluarkan berasal dari Kementerian Perhubungan sehingga dewan tidak memiliki kewenangan untuk membuka kembali bongkar muat batu bara.

“Kami bersilaturahmi dengan anggota dewan dan mengadu sebagai rakyat biasa, selain itu menyampaikan keinginan dari pengusaha dan para pekerja yang ada di Pelabuhan Cirebon, Alhamdulillah diterima dengan baik dan kami berharap Pemkot Cirebon memiliki solusi untuk keluhan ini,” ungkapnya Wakil Ketua APBC Agus Purwanto, Selasa (22/3/2016).

Dia mengaku sudah memprediksi jika dewan tidak dapat merekomendasikan untuk pembukaan kembali bongkar muat batu bara. Namun, sebagai masyarakat dirinya mencoba menyampaikan keinginan kepada wakil rakyat tersebut.

Agus pun memgaku pasrah dengan keputusan dari Kementerian Perhubungan RI. Meski demikian, pihaknya akan terus berusaha meminta kepada kementerian terkait untuk membatalkan penutupan bongkar muat batu bara.

“Kami bersama teman-teman di Pelabuhan Cirebon akan terus berupaya agar penutupan batal dilakukan,” keluhnya.

Diakuinya, jika penutupan bongkar muat batu bara jadi dilakukan maka perusahaan di sekitar Pelabuhan Cirebon akan merugi hingga miliaran rupiah, sementara di Pelabuhan Cirebon masih ada belasan kapal tongkang yang belum di bongkar.

“Kerugian kami jika tidak beroperasi itu perharinya bisa Rp25 milyar, sementara kalau sebulan bisa sampai Rp500 milyar, itu sudah termasuk semuanya. Selain itu pekerja juga akan diistirahatkan sampai ada keputusan selanjutnya,” ungkapnya.

(Panji/Yun)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya

Peringati HUT ke-72 RI, LSM BAIS Bentangkan Bendera sepanjang 300 Meter di Rawayan Cilaki

GARUT, FOKUSJabar.com : Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia. Diantaranya, pengibaran bendera dan menerbangkan...

Selengkapnya