14 Aturan Trader Price Action untuk Bertahan Hidup - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 24 Agustus 2016
Search
ilustrasi
ilustrasi

14 Aturan Trader Price Action untuk Bertahan Hidup

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Price action adalah alat nomor 1 yang harus ada pada setiap perangkat trader untuk alasan yang sangat sederhana: segala sesuatunya berdasarkan pada hal itu. Jika hal yang lain menurun maka begitu juga dengan price actionnya. Di bawah ini adalah ringkasan singkat kami yang membahas price action tersebut dan model mental yang diperlukan untuk mengikutinya.

 

  • Ketahui pola harga dan mengenal semuanya. Yang dibutuhkan adalah belajar selama beberapa minggu untuk membiasakan diri.

 

Struktur harga sangat membantu dalam mengidentifikasi peluang baru. Semakin banyak peluang yang Anda miliki maka semakin Anda mampu untuk mengasah apa yang terbaik dalam jangka panjang. Mendekatkan diri pada satu atau dua strategi yang memberikan hasil yang biasa-biasa saja atau bahkan buruk dapat membuat Anda terlantar untuk waktu yang sangat lama. Dengan membedah harga ke berbagai struktur yang bisa diterapkan, Anda dapat memiliki cukup banyak pilihan untuk melakukan transaksi Forex.

 

  • Buatlah trendline yang menggunakan inner trendline yang paling terkenal dan konvensional.

 

Trendline yang konvensional mengikuti perimeter harga. Sering kali, karena mereka begitu jelas, harga berubah menjadi berantakan saat mereka mengarah pada level tersebut. Inner trendline ditarik menggunakan sejarah yang terkenal, dan akan membuat daftar tes ulang yang jauh lebih bersih setelah rusak. Selain itu, kerusakan itu terjadi sebelum outer trendline, memposisikan diri Anda dengan baik sesuai dengan price action yang terjadi secara teratur di sekitar trendline konvensional.

 

  • Ketahui aturan utama dari pola harga: Setiap salah satu dari mereka “gagal”. Miliki rencana serangan untuk kedua skenario potensial.

 

Jika ada satu hal yang mengganggu saya  adalah di mana buku-buku dan literatur lainnya membahas pola harga dimana penulis (biasanya menyalin kata penulis masa lalu) mengaitkan arah harga masa depan berdasarkan pola itu sendiri. Selain perdagangan mereka dalam arti “konvensional”, Anda harus mampu mengidentifikasi “kegagalan” pada mereka juga.

 

  • Miliki rasa ingin tahu yang tinggi. Setiap kali terjadi sesuatu yang tidak Anda mengerti, temukan cara untuk “mencari tahu” untuk mengambil keuntungan pada saat itu terjadi.

 

Tidak ada yang lebih kuat atau berguna untuk membuat Anda paham tentang bagaimana cara harga “bekerja” selain melakukan pengamatan dan kemampuan Anda untuk menemukan cara mengenali perilaku yang berulang.

 

  • Hal-hal kecil dapat membawa keuntungan besar. Jika Anda melihat harga bereaksi melampaui batas, gunakan itu sebagai petunjuk.

 

Ketika sebuah level digunakan berkali-kali maka jadikan itu sebagai petunjuk. Sering kali, trader akan berusaha untuk melawan level, hanya untuk membuatnya cepat terlampaui dan menyaksikan bullish dan bearish menekan level yang berlawanan dengan tradingnya. “Sinyal” ini seringkali menawarkan entri yang lebih baik daripada perlawanan itu sendiri. Bersiaplah dan kenali reaksinya ketika Anda melihatnya.

 

  • Angka Fibonacci merupakan panduan, meskipun salah satu yang sangat berguna. Gunakan untuk memahami kejadian umum dan mengadopsi teknik yang masuk akal untuk Anda.

 

Tingkat Fibonacci dapat digunakan dalam berbagai konteks, lebih dari hanya sekedar pengertian tradisional mereka, selama periode yang lebih lama. Misalnya, kita mengukur retracement pada kemunduran jangka pendek untuk melawan bagian bawah dan atas. Kadang-kadang, retracement ini sedikitnya pada 12 atau 15 pips, tapi ketika 68 atau 74% mendapat untung, harga membuat giliran terakhir dalam arah yang berlawanan.

 

  • Gunakan langkah profesional, bukan kucing penakut. Ketika harga keluar dari kisaran yang jelas, ikutilah arusnya melompat keluar dari berbagai jelas, mengikuti arus. Sebagaimana tren yang semakin besar, begitu juga risiko perlawanannya.

 

Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa ada dua tipe gerakan disini atau di pasar lainnya: gerakan profesional, dimana harga akan terus melompat lebih tinggi atau lebih rendah, dan amatir, dimana langkah besar dilakukan, namun amatir akan memulai langkahnya kembali saat terjadi konsolidasi harga.  

 

  • Momentum sulit untuk ditemukan

 

Menghentikan kereta barang adalah sesuatu yang banyak dilakukan oleh trader baru, tetapi momentum sangat sulit untuk ditemukan. Ketika langkah profesional selesai, amatir mengambil alih, dan profesional melanjutkan setelahnya. Gerakan-gerakan ini selalu terjadi dalam jeda waktu yang singkat, dan mencoba untuk melawan setara dengan menyumbangkan uang untuk broker Anda.

 

  • Tidak peduli apa yang Anda ketahui tentang price action, hal itu hanya akan membantu Anda saat Anda memutuskan untuk menggunakan yang lainnya.

 

Terlepas dari keahlian utama Anda, price action merupakan komponen nomor satu dalam memetakan bentuk apapun.

 

  • Gagal dalam perencanaan merupakan rencana untuk gagal, sangat klise. Trader yang duduk di meja mereka dan segera mengeksekusi bukanlah seorang trader, mereka adalah penyumbang uang tunai.

 

Proses sebelum menekan tombol beli atau jual harus mencakup penilaian yang sangat panjang dan hati-hati dari berbagai faktor.  Memiliki pola pikir profesional berarti hanya menjadi cerdas, dan tidak ceroboh atau sembrono.

 

  • Jika harga berada di area yang baru saja dilihat, maka akan menurun. Jika harga berada di kisaran tertinggi atau terendah baru, maka  akan menjadi tidak karuan.

 

Ketika harga menelusuri kembali bekas stimulus apapun, berharap hal itu akan berkurang. Harga baru saja terlihat di level ini dan sehingga Anda tidak dapat mengharapkan volatilitas yang sama yang telah Anda arahkan. Mundur dan tenanglah. Ambilah pendekatan metodis tentang apa yang akan Anda lakukan selanjutnya.

 

  • Terus bertanya pada diri sendiri: “Apa yang saya lewatkan?”.

 

Kurangnya analisis mendalam merupakan penyebab perdagangan yang buruk yang mengharuskan Anda untuk mengatur kembali jam kerja untuk bekerja keras dan berpikir. Terus menggali lebih banyak, dan pastikan bahwa Anda benar-benar sedang melihat cara yang tepat dan paling efektif untuk masuk dan keluar.

 

  • Trading untuk bersenang-senang merupakan cara mudah untuk sukses. Trading yang putus asa mengarah pada keputusasaan yang berlebih.

 

Pikirkan: “Ini mudah!” Trader biasanya memiliki awal karir yang menyenangkan. Mereka selalu ingin menjelajahi berbagai macam pilihan dan sukses berkali-kali. Seiring waktu, hal tersebut memudar. Hal tersebut di ambil begitu saja dan trader kehilangan semangat yang dimilikinya di awal karir. Trading harusnya menjadi tantangan yang tidak akan menimbulkan stres. Stres membunuh banyak hal: hubungan, perut datar, dan rekening perdagangan.

 

  • Jika Anda tidak memahaminya, jangan lakukan trading.

 

Anda lebih baik pergi ke kasino. Anda mungkin tidak akan kehilangan banyak uang karena barang-barang disana tidak didigitalkan. Mundurlah sampai keyakinan datang sendiri. Jika keyakinan Anda datang sekitar sekali setiap hari, maka biarkanlah sampai Anda menguasai teknik yang mendatangkan lebih banyak kesempatan.

(Rud)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

si uwa di belitung

Investor Korea Bangun PLTS di Belitung

BELITUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Bandung Tjahja Santoso serius menggandeng investor Korea untuk mengatasi krisis listrik di Bangka Belitung. Buktinya Tjahja membawa...

Selengkapnya
Sekda Ciamis H Haerdiat Meninjau Lapang Atletik Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.

Sekda Ciamis Marah, Minta Lapang Atletik Linggasari Dirombak Lagi

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamsi Jawa Barat, H. Herdiat tak bisa menahan amarahnya saat meninjau langsung pembangunan Lapang Atletik di...

Selengkapnya
Wagub Demiz

Wagub Harap UMB Tingkatkan APK di Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hadirnya Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) diharapkan mampu mendorong Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Jawa Barat....

Selengkapnya
nelayan

Takut Melapor, Nelayan Merugi Akibat Perompak

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan pantura khususnya Cirebon berhenti melaut, bukan karena faktor cuaca buruk, melainkan lantaran keresahan mereka terhadap ulah...

Selengkapnya
Dadang : Jangan Bebankan Biaya Seragam PNS Kepada Bawahan

Wali Kota Banjar Akui, Etos Kerja PNS Masih Kurang

BANJAR, FOKUSJabar.com : Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih mengaku, selama ini etos kerja para pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Banjar masih dianggap masih kurang....

Selengkapnya
Sejumlah nelayan Cirebon tengah berbincang bersama awak media terkait maraknya perompak. Panji

Marak Perompak, Nelayan Pantura Resah

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Cirebon dan Indramayu resah lantaran maraknya perompak yang merampas hasil tangkapan mereka...

Selengkapnya
Anggaran Penegakan Hukum di Indonesia Boros

Sidang Perdana JM, Jawara Mendesak Bupati dan Sekda Diperiksa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sidang perdana kasus pengadaan meubeler dengan terdakwa mantan Kabag Umum Pemkab Tasikmalaya, JM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

Selengkapnya
Foto by Humas Pemprov Jabar

Hari Donor Darah Sedunia, Aher Ajak Masyarakat Terbiasa Donor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengajak seluruh masyarakat untuk gemar dan terbiasa...

Selengkapnya
gedung PKL, Intan Medina Garut (FokusJabar/Bambang)

Hade Bray! Partai Demokrat Garut Terjunkan Tim Investigasi PKL

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri mengaku, dirinya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran...

Selengkapnya
larangan siswa di bwh umur pake kendaraan bermotor

Berturut-turut Kena Razia, Pelajar di Purwakarta akan Dikeluarkan

PURWAKARTA, FOKUSJabar.com : Implementasi Surat Edaran Nomor 024/1737/Disdikpora tentang Larangan dan Sanksi mengendarai kendaraan bermotor untuk siswa/pelajar dinilai...

Selengkapnya