Curi 50 Poundsterling, Olet Babak Belur Dihajar Warga

0
107

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Diduga mencuri sejumlah uang dan barang berharga milik wisatawan Pangandaran, Olet (24) warga Dusun Bojongjati Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran harus menerima bogem mentah beberapa warga yang geram terhadap ulahnya, hinga babak belur, Minggu (10/01/2016) petang.

Pelaku ditangkap setelah kepergok sedang menukar mata uang asing sebanyak 50 Pounsterling di Money Canger kawasan  Jalan Kidang Pananjung, Pangandaran sekira pukul 18.00 WIB. berdasarkan laporan korban, Jejep, wisatawan asal Bandung yang menginap di Villa Kuning, Pangandaran.

Kejadian berawal dari laporan korban kepada pemilik villa, Kasmanto (40), saat kembali ke penginapan usai menemui temannya di Pasar Wisata mendapati pintu kamarnya terbuka. Setelah diperiksa ternyata dompet miliknya sudah tidak ada, dicuri orang.

“Dompet berisi ATM Bank BNI, Bank BII atas nama Jumiati, dua lembar mata uang asing pecahan 20 poundsterling dan satu lembar pecahan 10 pounsterling dengan total 50 ponsterling, ditambah lagi uang tunai Rp1,1 juta sudah tidak di tempatnya,” kata Jejep.

Mendapat laporan tersebut, Kasmanto langsung menghubungi seluruh maney changer yang ada di Pangandaran, dan meminta bantuan agar menghubunginya jika ada orang yang akan menukarkan uang senilai 50 poundsterling.

“Hasilnya sore itu saya dihubungi pihak Din’s Money Changer yang memberitahu ada orang yang akan menukarkan uang sebesar 50 pounsterling,” jelas Kasmanto kepada FOKUSJabar di Mapolsek Pangandaran.

Menurut Kasmanto, ketika ditemui di Money Canger pelaku berkelit dan memberikan berbelit-belit, awalnya mengaku uang tersebut hasil penemuan di jalan dekat Boulevard, setelah didesak lagi mengaku dirinya hanya disuruh temannya orang Palembang.

Karena pelaku yang juga dikenal sebagai seorang residivis itu tidak kooperatif, emosi warga yang turut hadir tersulut emosi dan terjadilah beberapa kali pemukulan, hingga pelaku babak belur. Beruntung polisi segera mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Pangandaran.

Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, S.H, M.M, membenarkan peristiwa tersebut dan pelaku kini diamankan di Mapolsek Pangandaran untuk dimintai keterangan.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan aksi main hakim sendiri, pelaku kami amankan,” kata Suyadi seraya menambahkan, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

(Iwan Mulyadi/Yun)

There are no comments yet