Dewan Pertanyakan Pembentukan Bumdes Bersama

0
21

GARUT,FOKUSJabar.com: Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat, mempertanyakan Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kacamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Menurutnya, Pembentukan Bumdes ini menyalahi aturan, diantaranya dalam pembentukan Bumdes di tiga Desa diantaranya Desa Hegarmanah, Karya Jaya dan Ciela.

“Bumdes ini mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp3,4 Milyar rupiah,” ujarnya. Selasa (5/1/2016).

Dadang menegaskan, Pembentukan Bumdes di tiga Desa ini menyalahi aturan karena tidak sesuai dengan PP Kementerian Desa Tertinggal No.4 Tahun 2015.

“Harus ada Musyawarah desa terlebih dahulu dengan membuat Perdes dan mengangkat muatan lokal,” tegasnya.

Masih menurut Dadang, Potensi yang diajukan untuk produk Bumdes di sana adalah akar wangi, kopi dan kulit.

” Kami sudah mengecek kesana dan ternyata potensinya tidak ada, bahkan relatif sedikit,”tukasnya.

Dadang menambahkan, dari temuan itu kami Komisi A mempertanyakan kepada Pemerintah Pusat kenapa mereka mendapatkan bantuan dalam pembentukan Bumdes sedangkan mekanismenya tidak ditempuh.

(Deni Rinjani/Glh)

There are no comments yet