Periode 2015, Akibat Miras 29 Orang Meninggal Dunia

0
45

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Beredar minuman keras dan oplosan di tengah masyarakat, berakibat korban berjatuhan hingga meninggal dunia dengan persentase 35,80 persen di wilayah hukum Polda Jawa Barat sepanjang periode 2015.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Moechgiyarto menjelaskan, persentase dengan akumulasi 29 orang itu, merupakan grafik penurunan dari periode sebelumnya.

“Pada 2015, korban meninggal akibat miras oplosan mencapai 52 orang. Ada penurunan jumlah korban dibandingkan 2014 yaitu 81 orang,” ujar Moechgiyarto, Rabu (30/12/2015).

Polda Barat dalam menindak peredaran miras sepanjang 2015, berhasil mengamankan sebanyak 49.243 botol dengan berat 163,593 liter, sedangkan tuak diamankan sebanyak satu drum dengan 47 jeriken.

“Korban meninggal dunia terbanyak pada 2015 terjadi di Kabupaten Garut berjumlah 12 orang,” ungkapnya.

(Adi/Glh)

There are no comments yet