IBC Muncul dari Keprihatinan Terhadap Bambu

0
34

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Indonesia Bamboo Community (IBC) terbentuk dari rasa prihatin seorang Adang Muhidin yang melihat bambu khusunya di Indonesia tidak digunakan secara semestinya.

Berangkat dari itu, IBC hadir dengan menciptakan alat musik seperti, biola, gitar, bass dan drum serta masih banyak lagi alat musik lain yang dibuatnya dengan menggunakan bahan dasar bambu.

“Hampir semua jenis bambu bisa dimanfaatkan untuk membuat alat musik tersebut. Tentunya dengan metode pengolahan yang tidak biasa,” kata Adang saat ditemui FOKUSJabar di markas IBC di Jalan Melong Asih no. 23 kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi,  Minggu (27/12/2015).

Baca juga : Salut! IBC Manfaatkan Bambu Hingga Mendunia

Dengan upaya pengolahan yang tidak biasa inilah beragam karya bambu yang diciptakannya laris hingga ke mancanegara.

Grup Band IBC (Foto: Gatot)
Grup Band IBC (Foto: Gatot)

Namun, perjalanan itu tidak selalu mudah seperti membalikan telapak tangan. Masih terngiang dalam ingatan Adang saat dia ditolak mengikuti pameran.

“Naon pirage awi meuni mahal” (Cuman bambu saja kok mahal) ” Katanya murahan, ga berkualitas,” kenang Adang sambil menggelengkan kepalanya.

Namun hal itu tak lantas membuat Adang patah semangat. Ketika ada kesempatan pameran, dirinya terus mencoba untuk mengikuti dan memamerkan karyanya dari kota ke kota. Dia pun tak menyangka, karyanya itu mengundang perhatian positif dari para pengunjung mancanegara.

“Kalau warga kita malah ngeledek, tapi pas yang liatnya orang asing, mereka langsung tertarik,” katanya.

Tak hanya dikenal, produk bambu hasil karya IBC pun laris banyak dipesan ke luar negeri seperti Afrika, Eropa, Malaysia, Amerika, Filipina dan Jepang.

“Mereka (pembeli) mengaku kalau tau kita itu dari internet, dan tertarik tertarik melihat produk kita,” terangnya.

Adang pun bersyukur dengan semakin banyak orang yang mengetahui eksistensi IBC hingga ke mancanegara. Hal itu menjadi motivasi tersendiri bagi Adang untuk terus berinovasi dengan produk bambunya.

(Gatot/Vetra)

There are no comments yet