PRA Arief Natadiningrat : Upacara Panjang Jimat Tidak Ada Kaitannya dengan Pusaka

0
37

CIREBON, FOKUSJabar.com: Upacara Panjang Jimat yang digelar tiap tahun pada bulan Maulid Nabi di Cirebon menjadi bagian dari tradisi dan kearifan lokal yang harus dilestarikan.

Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji
Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji

Pada kesempatan itu, Sultan Keraton Kasepuhan PRA Arief Natadiningrat menjelaskan, upacara panjang jimat bukan berarti terkait dengan benda pusaka yang ada di Keraton. Melainkan untuk mengingatkan kembali dan mencontoh suri tauladan Nabi Muhammad SAW bagi umat muslim.

“Upacara Panjang Jimat disini adalah Panjang yang arti harfiahnya diperingati terus dan Jimat yang berarti sing siji kang dirumat atau yang satu yang dipelihara yaitu dua kalimat syahadat,” jelas Sultan Arief kepada masyarakat maupun tamu undangan keraton, Kamis (24/12/2015).

Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji
Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji

Dalam upacara tersebut, lanjut Sultan, Keraton berharap masyarakat dapat kembali mengingat suri tauladan Nabi Muhammad SAW. Bagaimana Nabi Muhammad SAW sebagai suami yang menyayangi istri dan anak cucunya, sekaligus sebagai panglima perang yang tegas, berani, dan bijaksana.

Mengingat bagaimana Nabi Muhammad SAW sebagai pedagang yang jujur, cerdas dan selalu menyisihkan hartanya untuk orang tidak mampu. “Termasuk mengingat kembali bagaimana toleransi Nabi Muhammad SAW yang tinggi kepada sesama umat beragama,” tambahnya.

Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji
Prosesi Upacara Panjang Jimat yang digelar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Panji

Dalam upacara panjang jimat tersebut, Sultan berharap masyarakat Cirebon semakin rukun dan harmonis dalam kehidupan dan beragama. Apalagi, malam ini peringatan hari besar agama bukan hanya Maulid Nabi, melainkan perayaan Natal bagi umat kristiani.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan khususnya perwakilan umat kristiani yang hadir mengikuti prosesi upacara panjang jimat. Ini tanda bahwa manusia harus hidup rukun terutama dalam beragama,” pungkasnya.

(Panji/Vetra) 

There are no comments yet