700 Pasar Tradisional dan Modern di Jabar Masih bermasalah

0
54

CIMAHI, FOKUSJabar.com: Sebanyak 700 pasar tradisional dan modern di Jawa Barat, masih ditemukan produk pangan yang diduga bermasalah. Hal itu dikatakan kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat, Ferry Sofwan.

” Ini berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan secara periodik di sejumlah pasar di Jawa Barat.‬ dugaan tersebut berkaitan dengan bahan pengawet yang digunakan,” Kata Sofwan, di Cimahi, Rabu (23/12/2015).

Ia melanjutkan, nantinya, makanan yang diduga bermasalah itu akan dicek di laboratorium BPPOM. Adapun makanan yang terindikasi adalah beberapa produk seperti ayam, usus, ikan.‬

‪Pihaknya menyayangkan dengan masih ditemukannya bahan yang bisa membahayakan tubuh dalam makanan. Permasalahan lain yang sering ditemui adalah tidak ada tanggal kadaluarsa, tidak ada izin sertifikat pangan industri rumah tangga (PIRT) kab/kota, juga alamat perusahaan yang tidak jelas.‬

‪”Ada juga yang tidak jelas alamat perusahaan. Masalahnya, kalau terbukti membahayakan, kami tidak tahu menindaklanjutinya kemana? kami juga sering menemukan bahan pengawet yg tidak diperbolehkan. Seperti boraks,  yang digunakan untuk kerupuk dan makanan lain,” ujarnya.‬

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya akan mengirim surat kepada walikota dan dinas terkait, untuk melakukan pembinaan melalui kepala UPTD pasar kepada pedagang.‬

(Gatot/Glh)

There are no comments yet