Melebar, Dua Anggota DPRD Cirebon Dituding Main Proyek - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 18 Agustus 2017
Search
Ilustrasi

Melebar, Dua Anggota DPRD Cirebon Dituding Main Proyek

CIREBON, FOKUSJabar.com: Polemik permainan proyek pemerintah juga melebar kepada anggota DPRD Kota Cirebon yang lain.
Hal itu disebutkan oleh salah seorang aktivis LSM di Kota Cirebon, Ichawan Malik. Dia mengaku selain Ketua DPRD Kota Cirebon, dua anggota dewan yang lain diduga kuat bermain proyek yakni Dani Mardani dan M Handarujati Kalamullah. “Dua anggota dewan itu juga bermain Mas dan kami sudah melaporkan mereka berdua ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon,” sebutnya belum lama ini.
Dia pun meminta agar persoalan proyek di DPRD Kota Cirebon ditanggapi serius. Artinya agar tidak ada lagi permasalahan dalam upaya membangun daerah.
Sementara Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani mengaku gerah, Dani menepis tuduhan yang disampaikan Ichawan Malik di hadapan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon.
“Saya tidak membenarkan apa yang dituduhkan oleh Ichwan Malik. Itu tidak benar. Apa yang kita lakukan oleh seluruh anggota DPRD dalam rangka melaksanakan konstitusi, yaitu menyerap, menghimpun, serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat,” ungkap Dani, ditemui di gedung DPRD Kota Cirebon, kemarin.
Dijelaskan Dani, DPRD memiliki hak anggaran, sekaligus fungsi anggaran. Hak anggaran yang dimaksud adalah terkait persetujuan APBD. “Adapun fungsi anggaran, adalah fungsi membahas serta menyetujui APBD, termasuk mengusulkan aspirasi masyarakat sebagai tanggungjawab moral anggota DPRD,” jelasnya.
Dia juga menambahkan, istilah aspirasi dewan itu sebenarnya tidak ada. Karena, kata Dani, yang ada adalah aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD. “Itu bisa bentuknya program pembangunan di masing-masing dapil. Itu bukan kejahatan, tapi wujud tanggungjawab moral,” kata ketua DPD PAN Kota Cirebon itu.
Hal senada disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat, M Handarujati Kalamullah SSos. Merasa namanya disebut-sebut turut terlibat dalam permainan proyek plat merah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, politisi yang akrab disapa Andru itu membantah keras. “Tuduhan itu tidak benar,” kata Andru.
Dijelaskan Andru, berdasarkan Perpres Nomor 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, diatur bahwa pengerjaan proyek plat merah dilakukan oleh anggota jasa konstruksi. “Meskipun memang prosesnya itu di SKPD terkait,” kata anggota dewan dari dapil I Harjamukti itu.
Pria yang juga mantan aktivis mahasiswa itu justru mengaku heran, bila usulan aspirasi dari masyarakat yang disampaikan anggota dewan ke eksekutif dianggap sebagai praktik permainan proyek atau sebuah tindak kejahatan. “Kalau kita mengusulkan aspirasi dari masyarakat yang kita terima melalui reses, dikira tindak kejahatan, itu saya heran,” ujarnya.
(Panji/MSU)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

PSGC vs Persip Pekalongan: Pertahankan Trend Menang

CIAMIS, FOKUSjabar.com: PSGC Ciamis bakal menjalani laga tandang melawan Persip Pekalongan pada pekan ke-12 Liga2 Indonesia dari grup 3 Sabtu, 19 Agustus 2017 pukul...

Selengkapnya
Gedung Intan Medina Garut Belum Bisa Menampung Seluruh PKL

Gedung PKL Intan Medina Garut Bakal Disewakan? Ratusan Pedagang Tak Terima

GARUT, FOKUSJabar.com : Beredar isu bahwa Gedung Pedagang Kaki Lima (PKL) Intan Medina Garut, lantai 2 bakal disewakan ke pihak perusahaan. Hal itu tentu saja membuat...

Selengkapnya

Sebelum Dikerjakan, bjb Pangandaran Cairkan Dana Pekerjaan Kontruksi

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Pimpinan Cabang Bank bjb Pangandaran, Dede E Wahyudi mengakui kesalahan atas kecolongan pencairan dana pada pelaksanaan pekerjaan yang...

Selengkapnya

Dua Balon Raksasa Milik LSM BAIS Mengudara di Perbatasan Kabupaten Garut-Cianjur

GARUT, FOKUSJabar.com : Berbagai tradisi unik dilakukan warga untuk menyambut sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI)....

Selengkapnya

Bank bjb Mengaku Kecolongan Pencairan Dana di Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Kisruh pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Campaka-Karangkamiri di Kecamatan Cigugur yang diduga anggaran pelaksanaanya...

Selengkapnya

Dishub Ciamis Rencanakan Angkot Online

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis berencana meluncurkan angkutan kota (angkot) berbasis aplikasi atau online. Angkot dengan trayek...

Selengkapnya

Anggota DPRD Jabar Ini Serius Kembangkan Olahraga di Kab Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.com: Anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriadin sangat serius mengembangkan potensi olahraga di Kabupaten Bogor. Hal itu tampak pada gelaran turnamen...

Selengkapnya

DPP Peta Garut: Pemda Mesti Segera Keluarkan Kebijakan Antisipasi Kemacetan di Bunderan Suci

GARUT, FOKUSJabar.com : Bagi sebagian masyarakat menganggap bahwa kemacetan lalu lintas adalah hal yang lumrah di sebuah kota besar. Penyebabnya, jumlah kendaraan tidak...

Selengkapnya

Beginilah Petugas TPHD Asal Jabar Membantu Jamaah Haji

MADINA, FOKUSJabar.com: Melalui SK Gubernur Jawa Barat, ada puluhan petugas yang dinamakan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Petugas ini dikelompokan bersama petugas...

Selengkapnya

Kasus KDRT Meningkat, P2TP2A Garut: Ini Faktor Penyebabnya

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Bidang Advokasi, Pendampingan dan Pemulihan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K...

Selengkapnya