Aher Ingin Pengusaha Dorong Kemajuan Bangsa

0
67

KOTA BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pengusaha merupakan pribadi yang mempunyai kemampuan dalam menyelesaikan masalahnya sendiri serta masalah orang lain. Melalui pengusaha, masalah ekonomi bangsa seperti pengangguran dapat terselesaikan karena dirinya mampu untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Untuk itu, pada acara pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di Trans Luxury Hotel, Jl. Gatot Subroto Kota Bandung, Senin (23/11), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan harapannya kepada para pengusaha agar dapat mendorong kemajuan dan kemakmuran bangsa.

“Oleh karena itulah, tentu wajar kalau saya dan kita semua berharap kemajuan besar ke depan di-drive, didorong oleh para pengusaha dengan baik, dengan menghadirkan sikap kemandirian,” ungkap Aher.

Pada kesempatan ini, Aher pun mengungkapkan bahwa kinerja perekonomian Jawa Barat pada tahun 2015 ini terus mengalami kemajuan. Hal tersebut ditandai dengan PDRB yang terus meningkat setiap tahunnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada Triwulan III/2015 lebih tinggi dibanding Triwulan I dan II/2015, penurunan tingkat pengangguran terbuka, pengurangan jumlah penduduk miskin, serta meningkatnya daya beli masyarakat.

Munas Kadin yang kali ini mengambil tema “Memperkuat Daya Saing Ekonomi Nasional dan Daerah melalui Pembangunan Industri yang Kuat, Inovatif, dan Berkelanjutan” dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri oleh sekitar 2.000 orang peserta dan peninjau dari kalangan dunia usaha dan para pemangku kepentingan lainnya, seperti pemerintah dan para duta besar negara-negara sahabat.

Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla mengungkapkan sebagai organisasi ekonomi, dirinya berharap melalui Munas ini Kadin dapat menghasilkan pemimpin yang dapat mendorong kerjasama untuk memajukan masyarakat.

“Karena itulah saya mengaharapkan Musyawarah ini akan menghasilkan pimpinan yang baik, pimpinan yang dapat kerjasama, mendorong ekonomi dan juga tentu dapat memajukan kita semuanya,” harap Wapres.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulistio memaparkan, tujuan diselenggarakannya Munas VII Kadin adalah menetapkan keputusan-keputusan untuk menyelesaikan permasalahan organisasi dan masalah-masalah penting lainnya, terutama tentang iklim dunia usaha.

“Kita akan menetapkan Kebijakan Umum dan Program Umum Organisasi sebagai Garis Besar Kebijakan dan Program Organisasi Tingkat Nasional untuk periode 2015-2020. Selain itu, Munas VII Kadin juga mengagendakan penetapan Dewan Pengurus Kadin Indonesia periode 2015-2020 yang dilakukan melalui sistem pemilihan Ketua Umum,” jelas Suryo.

Suryo mengatakan, penyelenggaraan Munas Kadin ini berdasarkan UU No. 1 tahun 1987 tentang Kadin, khususnya Pasal 10 serta Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Kadin, khususnya AD Pasal 17 dan ART Pasal 22.

Selain itu, sebagai masukan untuk Munas VII Kadin ini, akan dilaksanakan pula pembekalan dan dialog dengan pejabat pemerintah untuk memberikan gambaran akan kondisi objektif ekonomi bangsa dan kebijakan yang diambil, sehingga Munas VII Kadin akan melibatkan para narasumber seperti para menteri Kabinet Kerja, Dewan Pengurus Kadin, serta asosiasi-asosiasi bisnis.

Pada Munas yang digelar tanggal 23-24 November 2015 ini akan dilaksanakan pula pemilihan Ketua Umum Kadin untuk Periode 2015-2020. Adapun kandidat yang telah mendaftar secara resmi adalah mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan pemilik Recapital Group Rosan P Roeslan yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial periode 2010-2015.

Kedua kandidat ini akan memperebutkan 132 total suara, yang terdiri dari 30 suara asosiasi-asosiasi dan 102 suara dari Kadin Provinsi se-Indonesia.

Turut hadir pada pembukaan Munas VII Kadin ini, yaitu Ketua DPD RI, jajaran Menteri Kabinet Kerja, jajaran Pengurus Kadin, Ketua Kadin Jawa Barat serta jajarannya, pimpinan Kadin Provinsi se-Indonesia, berbagai asosiasi profesi dan bisnis, serta para tamu undangan.

(LIN)

There are no comments yet