Putusan MK Mudharat Bagi Kabupaten Tasikmalaya

0
95

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pilkada Tasikmalaya dilaksanakan tanggal 9 Desember 2015 sangat dipaksakan dan hanya mendatangkan mudharat bagi Kabupaten Tasikmalaya.

“Apakah ketika menang pasangan tunggal ini,trus kalau ada yang mau komplen atau mengajukan keberatan kepada siapa? Kalau Uu kalah yang mau digugatnya siapa dan apa?,” ungkap Ketua Tasikmalaya Budget Movement (TBM), Deni Sukron, Rabu (30/9/2015).

Ketua Tasikmalaya Budget Movement (TBM), Deni Sukron. (Foto : Nanang Yudi)
Ketua Tasikmalaya Budget Movement (TBM), Deni Sukron. (Foto : Nanang Yudi)

Deni mempertanyakan, Apakah Negara tidak mempertimbangkan alasan tersebut, berarti kalau kalah maka akan diundur tahun 2017 dan ini namanya pemborosan anggaran, Artinya ini sarat kepentingan korupsi.

“Kalau Uu menang ya pasti, karena semua aparatur pemerintah akan di giring dan anggaran pun sama pasti  untuk pemenangan Bupati Petahana, oleh sebab itu keputusan MK sangat mudharat bagi Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Deni.

Keputusan MK ini pun, Deni melanjutkan, disinyalir ada setingan opinion dari salah satu hakim MK , karena alasan nya tidak kuat, Kabupaten Tasikmalaya akan rusak dan semua ini akibat dari produk hukum yang  sangat dipaksakan.

“Keputusan MK mudharat bagi Kabupaten Tasik mah, dan seakan kepastian hukumnya tidak jelas, yang akhirnya dikhawatirkan ada sesuatu yang tidak diharapkan terjadi di Kabupaten Tasikmalaya ini,” tuturnya.

 (Nanang Yudi/Galih)

There are no comments yet