Pilkada Tasikmalaya 2015 Sulit Dilaksanakan, Walau Ada Putusan MK

0
21

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Putusan MK nomor 100/PUU/VIII/2015 menerima  permohonan Pemohon Pilkada Calon Tunggal dilanjutkan dengan Cara Menanyakan kepada Rakyat Setuju/tidak Setuju/Referendum, sulit dilaksanakan pada 9 Desember 2015 dengan alasan faktor pembiayaan.

“Mengenai Putusan MK, Pilkada Kabupaten Tasikmalaya digelar 2015 Akan sulit dilaksanakan karena faktor teknis pembiayaan,” ungkap Politisi Senior Partai Golkar, Erry Purwanto, Rabu (30/9/2015).

Baca juga:

Putusan MK, KPU Harus Perhatikan Berbagai faktor

Menurut Erry, pertama. Pembiayaan Pilkada KPU masuk di hibah perubahan APBD, Sementara evaluasi Gubernur tentang APBD perubahan tanggal 20 Oktober 2015. Selanjutnya setelah evaluasi harus ada persetujuan pimpinan dewan dan hasilnya diumumkan pada paripurna berikutnya .

Dalam hal ini, kata Erry, tidak ada paripurna khusus mengenai hasil evaluasi Gubernur Jabar, dan untuk paripurna berikutnya sampai dengan awal bulan November 2015 belum ada jadwal.

“Kedua, Jika awal November APBD perubahan baru dapat disahkan maka KPU akan sulit menyerap biaya Pilkada karena harus lelang. Dan lelang tersebut membutuhkan waktu 45 hari, jadi KPU memiliki waktu satu bulan sembilan hari,” ucap Erry Purwanto.

Mengenai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa Kabupaten Tasikmalaya Pilkada digelar 2015, Erry melanjutkan keluarnya sangat terlambat.”Putusan MK menurut saya terlambat, sulit bisa dilakukan Pilkada Tasik,” tegasnya.

(Nanang Yudi/Galih)

There are no comments yet