Kasus Penipuan Cipaganti Berlanjut ke MA

0
80

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Perkara kasus penipuan ribuan mitra Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP) Cipaganti dengan terdakwa Andianto Cs tidak kunjung usai meski sudah melalui tahap putusan. Saat ini tiga Majelis Hakim yang menangani kasus dengan kerugian mencapai Rp4,7 trilyun itu ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI.

Pihak Andianto melalu penasehat hukumnya melaporkan para Majelis Hakim terkait putusan hukuman yang dijatuhkan dinilai melenceng dari asas keadilan.

“Putusan yang dikeluarkan majelis hakim sudah melebihi dari hukuman maksimal yang ditentukan Undang – undang,” ujar ketua Penasehat hukum SE Panggabean kepada wartawan di Bandung, Rabu (30/9/2015).

Jhon menilai, putusan yang yang ditetapkan majelis hakim yaitu 18 tahun, sangat janggal dan mengabaikan nilai – nilai keadilan yang semestinya didapatkan para pencari keadilan.

Baca juga (Jaksa Penuntut Ajukan Banding Atas Putusan bagi 4 Terdakwa Koperasi Cipaganti)

“Kami menilai putusan hakim berat sebelah dan melanggar kode etik hakim. Kami merencana melaporkan ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA). Sesegera mungkin,” tukasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Bandung menjatuhkan hukuman kepada bos PT Cipaganti Andianto Setiabudi 18 tahun penjara dan denda Rp150 milyar yang terbukti melakukan kasus penipuan terhadap 23 ribu nasabah Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada.

(Adi/DEN)

There are no comments yet