Terpidana SPPD Cimahi Kurang Kooperatif Berikan Keterangan

0
50

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Malelis hakim Tipikor ingatkan terpidana Edi Junedi untuk kooperatif memberikan keterangan sebagai saksi atas terdakwa Ade Irawan.

Edi Junaedi adalah saksi Jaksa Penuntut Umum atas kasus korupsi Surat Perintah Perjalan Dinas  (SPPD) DPRD Kota Cimahi tahun anggaran 2010 – 2011 atas terdakwa mantan Bupati Sumedang Ade Irawan. Kasus tersebut merugikan negara hingga Rp1,8 milyar.

Dalam kesaksiannya, Edi dinilai berbelit-belit menerangkan ihwal penentuan travel.

“Saudara sudah pernah jadi saksi, bahkan jadi terdakwa hingga sekarang sudah diputus berkekuatan hukum tetap, jadi jangan berbelit belit,” tegas Ketua Majelis Hakim Tipikor Marudut Bakara, Senin (31/8/2015).

Edi pun ragu-ragu membeberkan bahwa ada pengambil alihan kewenangan rencana susunan fasilitas dan uang harian untuk anggoota dewan. Padahal saat itu Edi adalah Sekwan DPRD Kota Cimahi.  Saat itu, terdakwa (Ade Irawan) adalah Ketua DPRD Kota Cimahi, dia bersama pimpinan lainnya diduga mengambil alih kewenangan penunjukan travel.

Edi pun enggan mengungkapkan dugaan penerimaan uang SPPD senilai Rp2,4 juta padahal tidak berangkat.

“Tolong dalam memberikan keterang jangan ngawur, berikan keterangan jelas jika ada kewenangan yang diambil alih,” tukas Marudut.

(Adi/LIN)

There are no comments yet