Dinas Pendidikan Adakan Panitia Khusus Pengaduan PPDB Jalur Nonakademis - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 23 Juli 2017
Search
PPDB Online (foto : web)

Dinas Pendidikan Adakan Panitia Khusus Pengaduan PPDB Jalur Nonakademis

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Iwan Hermawan mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bandung telah menyediakan panitia khusus untuk pengaduan pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur nonakademis.

“Dinas Pendidikan memiliki panitia khusus untuk pengaduan, bisa langsung ke sana untuk menyampaikannya secara langsung,” kata Iwan Melalui PRFM, Minggu (28/06).

Pernyataan Iwan terkait dengan pengaduan salah satu pendengar PRFM, Ulfa, yang kerabatnya tidak lolos dalam jalur prestasi diduga akibat kesalahan operator sekolah yang keliru memasukkan data dalam sertifikat prestasinya.

Dari pernyataan Ulfa, kerabatnya memiliki prestasi peringkat ketiga se-Kota Bandung di bidang pramuka. Namun, pihak sekolah keliru memasukkan data dari yang seharusnya peringkat tiga menjadi juara harapan.

Iwan menambahkan, kasus yang seperti kerabat Ulfa alami bisa diselesaikan oleh panitia khsuus tersebut.

“Kalau kesalahan dari operator sekolah, seharusnya bisa diselesaikan, dan kalau seharusnya bisa diterima, ya seharusnya diterima, karena yang mendaftar dengan sertifikat dari Kemendikbud nilainya lebih tinggi daripada di bidang olahraga,” terangnya.

(RR)










6 thoughts on “Dinas Pendidikan Adakan Panitia Khusus Pengaduan PPDB Jalur Nonakademis

  1. diana farida

    Perihal : Pendaftaran penempatan peserta didik baru SMP jalur afirmasi

    Mengadukan bahwa pendaftar tersebut di bawah :
    Nama : Rafli Akhdan Hakim
    Asal sekolah : SDN Raya Barat 2
    No pendaftar : 2024-0294
    id.tercantum web : http://ppdb.bandung.go.id/#/siswa/2024-0292
    Telah di terima di SMPN 38 Bandung , sedangkan pilihan sekolah pilihan 1. SMPN 24 Bandung Pil 2. SMPN 10 Bandung , pada tgl 28 telah tercamtum dalam web resmi ppbd kota bandung bahwa anak tersebut telah di terima di SMPN 10 bdg .
    Namun pada tgl 29 telah keluar SK dari dinas dengan keputusan di terima di SMPN 38 bandung .
    Saya selaku orang tua memberatkan hal tersebut karena lokasi rumah di Kp.situ aksan gg madrasah dalam Rt.06/01 kec babakan kel. babakan ciparay menuju ke Smpn 38 harus mengunakan angkot sebanyak 3 x dengan jarak tempuh 7.9km dengan angkutan umum yaitu : abdul muis elang , cimahi leuwi panjang , lalu cipaduyut karang setra . Hal ini sangat memberatkan saya sebagai orang tua siswa .
    Oleh sebab itu mohon bantuannya agar anak saya tersebut di atas bisa di tetapkan di smp yang terdekat dengan lokasi rumah di antaranya :
    – SMPN 33 Bandung dengan jarak temput 1km bisa jalan kaki dari rumah selama 15mnt menurut google map satelit :

    https://www.google.co.id/maps/dir/Jalan+Pagarsih,+Babakan+Ciparay,+Kota+Bandung,+Jawa+Barat+40221/SMP+Negeri+33+Bandung,+Bojongloa+Kaler,+West+Java/@-6.9253559,107.5876129,802m/data=!3m2!1e3!4b1!4m14!4m13!1m5!1m1!1s0x2e68e6196092e2bb:0x237f6cf7d896e87c!2m2!1d107.5911903!2d-6.9224611!1m5!1m1!1s0x2e68e61d9b25b197:0x72e48f9bb4ca9f50!2m2!1d107.590045!2d-6.928277!3e2

    – SMPN 25 Bandung jarak tempuh 1,5km dan bisa menggunakan angkot 1 kali yaitu elang gedebage menurut google map satelit :

    https://www.google.co.id/maps/dir/Jalan+Pagarsih,+Babakan+Ciparay,+Kota+Bandung,+Jawa+Barat+40221/SMPN+25,+Bandung+City,+West+Java/@-6.9246915,107.5922859,1604m/data=!3m1!1e3!4m14!4m13!1m5!1m1!1s0x2e68e6196092e2bb:0x237f6cf7d896e87c!2m2!1d107.5911903!2d-6.9224611!1m5!1m1!1s0x2e68e621a7bd73d1:0x23818293b239030c!2m2!1d107.60072!2d-6.92523!3e0

    -SMPN 10 dengan jarak tempuh 2,7 mengunakan angkot 1 kali (abul muis elang) rute via pagarsih menurut google map satelit :

    https://www.google.co.id/maps/dir/Jalan+Pagarsih,+Babakan+Ciparay,+Kota+Bandung,+Jawa+Barat+40221/SMP+Negeri+10+Bandung,+Jalan+Dewi+Sartika,+Bandung+City,+West+Java/@-6.9268204,107.5865438,3207m/data=!3m1!1e3!4m14!4m13!1m5!1m1!1s0x2e68e6196092e2bb:0x237f6cf7d896e87c!2m2!1d107.5911903!2d-6.9224611!1m5!1m1!1s0x2e68e89d9072fcfb:0x60a421b919d7851e!2m2!1d107.60596!2d-6.929094!3e0

    -SMPN 41 bdg dengan jarak tempuh 2,1km dengan 1x naik angkot yaitu caringin dago. hasil google map satelit :

    https://www.google.co.id/maps/dir/Jalan+Pagarsih,+Babakan+Ciparay,+Kota+Bandung,+Jawa+Barat+40221/SMPN+41+Bandung,+40182/@-6.919049,107.5834437,1604m/data=!3m2!1e3!4b1!4m14!4m13!1m5!1m1!1s0x2e68e6196092e2bb:0x237f6cf7d896e87c!2m2!1d107.5911903!2d-6.9224611!1m5!1m1!1s0x2e68e6111f3d7d2f:0x705fb30e579d0ede!2m2!1d107.59033!2d-6.91584!3e0

    Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas bantuan dan pengertiannya saya ucapkan terimakasih.Besar harapan saya agar anak saya dapat segera diterima di SMP yg terdekat dgn rumah (SMP yg tsb diatas).

    Reply
  2. Jerri Gunawan

    yth pihak berwenang terkait PPDB SMP Kota Bandung 2015,

    berikut :

    1. berdasarkan juknis PPDB SMP Kota Bandung 2015, khusus domisili dan asal sekolah di dalam Kodya Bandung, berhak atas 2 pilihan sekolah tujuan, dimana pilihan 1 = bebas, pilihan 2 = sesuai cluster domisili dalam hal ini berdasarkan kecamatan

    2. PG di dasarkan atas 2 kategori, PG luar kota dan PG dalam kota, di mana PG luar kota lebih tinggi daripada PG dalam kota

    3. info PG sementara yang dicantumkan di beberapa SMPN oleh panitia SMPN bersangkutan, hanya ada 1 PG

    4. Sabtu 4 Juli 2015, sekitar pukul 18.00, kami membuka ppdb on line SMP kota Bandung 2015, terdapat perubahan info, di mana di dalamnya ada kategori tahap 1 dan tahap 2 (beserta penjelasan). PG tahap 2 lebih besar dari PG tahap 1

    Sabtu 4 Juli 2015 pukul 11.00, sesaat sebelum submit pendaftaran SMP, kami cek ppdb on line, tampilan dan konten informasinya tidak seperti yang kami cek pada malam hari.

    Hal tersebut membuat kami kaget dan merugikan, perubahan informasi dan tidak ada sosialisasi yang jelas dari awal. Pilihan ke-2 akan masuk tahap 2, satu kategori dengan luar kota, dalam wilayah (pil 2), pil 1 tahap 1, dimana PG nya tinggi dibanding tahap 1

    Jika kami mengetahui dari awal, tentunya pilihan 1 dan pilihan 2 kami akan cantumkan dalam wilayah saja, agar aman.

    Kami mohon penjelasan dan solusi agar putri kami berkesempatan masuk SMP Negeri.

    Adapun data kami sbb :

    1. domisili kami di Kec. Kiaracondong
    2. nem putri kami 263.5
    3. pilihan 1 = SMPN 22 Bandung, pilihan 2 = SMPN 49 Bandung (dalam wilayah)
    4. PG berdasarkan info terakhir :
    > SMPN 22 Bandung ==> tahap 2 = 266
    > SMPN 49 BAndung ==> tahap 1 = 261, tahap 2 = 266

    Reply
    1. Sugianto

      Ass.wr.wb
      Laporan adanya pelanggaran/kecurangan yg tdk ssi dgn aturan main dlm PPDB online jalur afirmasi thp-2 yg dilaks tgl 15-16 Jul 2016.

      1) beredar/berlakunya srt penyataan warga tdk mampu/miskin yg diket. RT/Rw/Lurah/Camat di SMA N 4 Bekasi di Kel. Harja Kec. Bks Utr. Dmn kenyataannya warga tsb tdk miskin krn ybs punya usaha/bisnis, punya penghsian tetap, peg negeri dll.(data afirmasi tahp-2 tsb ada 50 siswa).

      2). Adanya biaya bg siswa jalur afirmasi thp-2 seb 2 jt/siswa.
      Dmn jalur tsb hrsnya gratis & tdk ada biaya(info dr ses disdik kota bekasi/Ali Fauzi).

      3). Hal ini menutup kesemptn/peluang bg caln siswa yg NUN lebih tinggi, tapi org tua siswa tdk mau buat srt pernyataan miskin, mengingat jalur afirmasi thp-2 tsb seharusnya utk warga yg tdk mampu.

      Dmk lap kami, mhn di proses & ditindak lanjuti.

      No. Pengaduan ini info dr BP Mentri pendidikan via tvOne Minggu 17/07/2016
      Wass. Wr wb.
      Sugianto warga rt8/rw8 kel.harja bks utr

      Reply
    1. asep

      SKOR AKHIR PENERIMAAN SMA3 TAMBUN SELATAN 287,50
      YANG TERSINGKIR SKOR 288.00
      HASIL PERHITUNGAN YANG SANGAT TIDAK RASIONAL.
      SANGAT JELAS PANITIA YANG TIDAK SOLID

      Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Babak I : Persib dan Persija Sama Kuat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Babak pertama pertandingan pekan ke-16 Persib Bandung dan Persija Jakarta berakhir imbang 1-1, Maung Bandung mampu unggul lebih dahulu melalui...

Selengkapnya
Parapedagang pasar limbangan (Foto: Andian)

Pedagang Pasar Limbangan Tuntut Bupati Garut Putus Kontrak PT Elva

GARUT, FOKUSJabar.com : Proyek pembangunan revitalisasi Pasar Modern Limbangan, yang dilakukan oleh PT. Elva Mandiri masih menyisakan permasalahan terus menjadi...

Selengkapnya
Sekjen DPP PDIP Hasto Kritiyanto (Foto:LIN)

PDIP Siapkan Tiga Nama di Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengaku bahwa pihaknya sudah memiliki tiga nama yang disiapkan untuk bursa calon...

Selengkapnya
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristanto saat memaparkan strategi Menghadapi Pilgub Jabar 2018 (Foto: LIN)

Ini Skenario PDIP Menangkan Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengusung paket calon dari eksternal dan internal partai di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar...

Selengkapnya

Ditawari Pemain Asing, Ini Kata Umuh

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Mengarungi putaran kedua Kompetisi Liga 1 2017, Persib prioritaskan berburu striker asing. Beberapa agen pemain pun mulai menyodorkan nama ke...

Selengkapnya

Djanur Doakan Persib Menang Lawan Persija

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman (Djanur) tetap mendoakan agar tim kebanggaan warga Jawa Barat itu menang...

Selengkapnya

Dikabarkan Diusung Partai untuk Pilgub Jabar, Ini Kata Aa Gym

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ustad kondang KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)mengaku telah mendapatkan kabar bahwa dirinya diusung oleh salahsatu partai untuk Pemilihan...

Selengkapnya

Persib Siap Akhiri Catatan Positif Persija di GBLA

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Caretaker Persib Bandung Herrie Setyawan (Jose) sudah mempersiapkan tim Maung Bandung untuk menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan...

Selengkapnya

Prediksi Susunan Pemain Persib dan Persija

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Persib Bandung dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya saat menjamu Persija Jakarta pada laga kandang Kompetisi Liga 1 2017 di Stadion...

Selengkapnya

Garam Menghilang, Pengusaha Tahu Garut Turunkan Produksi

GARUT, FOKUSJabar.com : Seminggu terakhir ini terjadi kelangkaan salah satu Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Garam. Kendatipun ada harganya melambung tinggi. Hal...

Selengkapnya