Proyek Jabar Selatan Lambat, Bina Marga Jabar Harus Tanggung Jawab - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 6 Desember 2016
Search

Proyek Jabar Selatan Lambat, Bina Marga Jabar Harus Tanggung Jawab




Oleh : Deni Rinjani

GARUT, FOKUSJabar.com : Dua komunitas masyarakat Jabar Selatan (Jabsel) menuding Dinas Bina Marga Jabar lepas tangan soal keterlambatan pembangunan proyek infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun. Tidak hanya itu, mereka pun mengancam akan melaporkan oknum di Bina Marga dan kotraktor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keungan (BPK).

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma menyesalkan atas pernyataan pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, tentang proyek pembangunan infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun dianggap sebagai cash program dinilai sumir masyarakat Garut Selatan.

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma  (Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma
(Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatna, Kamis (24/10) mengatakan kotraktor yang melaksanakan lanjutan pengerjaan proyek sekarang ini, adalah kontraktor yang sama di tahun 2012. “Kontraktor pemenang tender proyek lintas Jabar Selatan pada 2013 ini adalah juga pelaksana proyek pada 2012 yang bermasalah,” kata Suryaman.

Menurut Suryaman, pelaksanaan proyek tersebut sangat lamban. Inipun menurut dia, diakui Dinas Bina Marga, baik Kabupaten Garut maupun Jabar. Tetapi kata dia, Dinas Bina Marga Jabar menyatakan kelambatan pengerjaan karena lokasi sulit dijangkau, dan sifat proyeknya crash program.

“Itu hanya alasan klise. Itu sama saja membenarkan bahwa memang perencanaannya dibuat asal-asalan. Tidak memperhitungkan waktu dan medan. Seharusnya dalam proyek apapun, waktu dan kondisi medan  harus sudah diperhitungkan,” papar dia.

Senada dengan Suryaman, Ketua Komunitas Masyarakat Pesisir Pantai Selatan Jawa Barat (Komppas Jabsel), Budi Cahyadi, menyatakan jika ada oknum pejabat yang mengemukan alasan seperti itu, itu pertanda ada yang tidak beres dalam proyek tersebut. Menurutnya, masyarakat Jabar Selatan, khususnya Garut, menginginkan pembangunan infrastruktur di wilayahnya itu benar-benar berkualitas. Tidak asal-asalan.

Karena itulah, berangkat dari keprihatianan itu Budi dan Suryaman, mendesak agar KPK , dan BPK serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit kinerja atas proyek tersebut.

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Jalan Wilayah 5 Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, Agus Hendrarto, mengatakan, peningkatan infrastruktur lintas Jabar Selatan yang dibiayai APBN Rp1 triliun itu sebagai proyek crash program. Faktor penghambat proyek tersebut yakni waktu pengerjaan dan akses lokasi proyek sulit dijangkau.

Namun demikian, pernyataan itu dianggap Suryaman, sebagai alasan untuk lepas tanggung jawab. “Pemerintah Pusat itu hanya memberikan dana. Sedangkan progres pelaksanaannya di provinsi, Pejabat Pembuat Komitmennya juga banyak pejabat di Bina Marga Jabar. Kami berharap ada tindakn tegas terhadap orang-orang yang membuat lambatnya pengerjaan proyek,” papar Suryaman. (ADR/WDJ)




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

aura-kasih-seksi

Aura Kasih, Seksi dan 5 Fakta Heboh Lainnya

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Aura Kasih ya dia adalah artis cantik,seksi. Penyanyi dengan nama asli Sanny Aura Syahrini ini memang selalu bikin heboh. Ya heboh karena berani...

Selengkapnya
penjualan-kondom

Penjualan Kondom di Jalan Braga Laris Manis

BANDUNG, FOKUSjabar.com: Penjualan kondom di Jalan Braga Kota Bandung laku keras. Peningkatan omzet terjadi pada akhir pekan dan hari libur. Melonjaknya penjualan alat...

Selengkapnya
Wow! Muslim Indonesia Gelar Aksi Dukungan 212 di Amerika

Wow! Muslim Indonesia Gelar Aksi Dukungan 212 di Amerika

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Muslim Indonesia di beberapa negara bagian Amerika menggelar aksi dukungan terhadap kegiatan doa bersama di Indonesia atau aksi 212 yang digelar...

Selengkapnya
Aay Syarif Hidayat (Foto: Bambang Fouristian/FOKUSJabar.com)

Bupati Ogah Realisasikan Terminal Malangbong, Warga Ancam Golput di Pilkada Garut 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan ribu warga Kecamatan Malangbong mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Garut 2018...

Selengkapnya
Selain Jabar, Atlet yang Tersangkut Doping Berasal dari Enam Provinsi Lain

KONI Tak Mau Berandai-andai Soal Atlet PON Menggunakan Doping

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat menegaskab tidak akan berandai – andai terkait dugaan atlet Pekan Olahraga...

Selengkapnya
Wali Kota Cimahi Atty Suharti Saat melakukan tes urin di gedung B Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardja Kusumah, Senin (11/4/2016).

Dicokok KPK, Petahana Atty Suharti Tetap Akan Kampanye

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memastikan hak politik Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharty di Pilwalkot 2017 tetap...

Selengkapnya
Foto (@saputriratnayu)

Tanpa Gravitasi Kita Bisa Foto Terbalik Loh, Yuk ke Upside Down World Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Akhir-akhir ini warga Bandung lagi suka banget posting foto di sebuah rumah yang isi rumahnya semua terbalik ! Nah sudah liat kan kamu ajaibnya...

Selengkapnya
Atty tersandung, timses lanjutkan tahapan kampanye. (web)

Atty Tersandung, Timses Lanjutkan Tahapan Kampanye

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Penangkapan Wali Kota Cimahi non aktif, Atty Suharti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumahnya Jalan...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pasca ditangkapnya Wali Kota nonaktif Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tohija yang juga mantan Wali Kota Cimahi, Partai Golkar Jawa Barat...

Selengkapnya
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat ADe Barkah. (foto web)

Atty-Itoch Ditangkap, Golkar akan Angkat PLT Ketua DPD Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pascapenangkapan Wali Kota Cimahi non  aktif Atty Suharty dan suaminya, Itoch Tohija oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK), Jumat...

Selengkapnya