Proyek Jabar Selatan Lambat, Bina Marga Jabar Harus Tanggung Jawab - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 29 Mei 2016
Search

Proyek Jabar Selatan Lambat, Bina Marga Jabar Harus Tanggung Jawab

Oleh : Deni Rinjani

GARUT, FOKUSJabar.com : Dua komunitas masyarakat Jabar Selatan (Jabsel) menuding Dinas Bina Marga Jabar lepas tangan soal keterlambatan pembangunan proyek infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun. Tidak hanya itu, mereka pun mengancam akan melaporkan oknum di Bina Marga dan kotraktor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keungan (BPK).

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma menyesalkan atas pernyataan pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, tentang proyek pembangunan infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun dianggap sebagai cash program dinilai sumir masyarakat Garut Selatan.

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma  (Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma
(Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatna, Kamis (24/10) mengatakan kotraktor yang melaksanakan lanjutan pengerjaan proyek sekarang ini, adalah kontraktor yang sama di tahun 2012. “Kontraktor pemenang tender proyek lintas Jabar Selatan pada 2013 ini adalah juga pelaksana proyek pada 2012 yang bermasalah,” kata Suryaman.

Menurut Suryaman, pelaksanaan proyek tersebut sangat lamban. Inipun menurut dia, diakui Dinas Bina Marga, baik Kabupaten Garut maupun Jabar. Tetapi kata dia, Dinas Bina Marga Jabar menyatakan kelambatan pengerjaan karena lokasi sulit dijangkau, dan sifat proyeknya crash program.

“Itu hanya alasan klise. Itu sama saja membenarkan bahwa memang perencanaannya dibuat asal-asalan. Tidak memperhitungkan waktu dan medan. Seharusnya dalam proyek apapun, waktu dan kondisi medan  harus sudah diperhitungkan,” papar dia.

Senada dengan Suryaman, Ketua Komunitas Masyarakat Pesisir Pantai Selatan Jawa Barat (Komppas Jabsel), Budi Cahyadi, menyatakan jika ada oknum pejabat yang mengemukan alasan seperti itu, itu pertanda ada yang tidak beres dalam proyek tersebut. Menurutnya, masyarakat Jabar Selatan, khususnya Garut, menginginkan pembangunan infrastruktur di wilayahnya itu benar-benar berkualitas. Tidak asal-asalan.

Karena itulah, berangkat dari keprihatianan itu Budi dan Suryaman, mendesak agar KPK , dan BPK serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit kinerja atas proyek tersebut.

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Jalan Wilayah 5 Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, Agus Hendrarto, mengatakan, peningkatan infrastruktur lintas Jabar Selatan yang dibiayai APBN Rp1 triliun itu sebagai proyek crash program. Faktor penghambat proyek tersebut yakni waktu pengerjaan dan akses lokasi proyek sulit dijangkau.

Namun demikian, pernyataan itu dianggap Suryaman, sebagai alasan untuk lepas tanggung jawab. “Pemerintah Pusat itu hanya memberikan dana. Sedangkan progres pelaksanaannya di provinsi, Pejabat Pembuat Komitmennya juga banyak pejabat di Bina Marga Jabar. Kami berharap ada tindakn tegas terhadap orang-orang yang membuat lambatnya pengerjaan proyek,” papar Suryaman. (ADR/WDJ)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

DSC_2491

Seorang Anggota Sindikat Pembobol ATM di Garut Ditangkap

GARUT, FOKUSJabar.com: Satuan Reserse Kriminal Polsek Cisurupan, Kabupaten Garut berhasil membongkar sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Seorang pelaku...

Selengkapnya
DSC_1753

Ribuan Pesilat se-Jawa Barat Hadiri HUT ke-57 Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka

GARUT, FOKUSJabar.com: Bertempat di lapangan Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (28/5/2016) kemarin, ribuan pesilat dari  berbagai daerah yang...

Selengkapnya
foto by Ageng

Aher Resmikan Lapangan Tembak Cisangkan, Terbaik di Indonesia

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan penggunaan Lapangan Tembak KONI Jabar di Cisangkan, Kota Cimahi, Sabtu (28/5/2016). Gubernur yang...

Selengkapnya
foto dari Youtube Jokowi

Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Akun Youtube

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Setelah mempunyai tiga jejaring media sosial, kini Presiden Jokowi resmi meluncurkan akun Youtube resmi kepresidenan. Seperti dilansir dari...

Selengkapnya
PIN_1058 WEB

Pemprov Jabar Dorong TTG Hasil Karya Masyarakat Dikembangkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) membuka secara resmi gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jawa Barat ke VI Tahun 2016 di Halaman...

Selengkapnya
Foto:Istimewa

Dieksekusi ke Sukamiskin, Sutan Bhatoegana Enggan Munculkan Suasana Sumringah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terpidana kasus suap Kementrian ESDM, Sutan Bhatoegana tidak menunjukan sikap sumringah atau bahagia ketika dieksekusi Komisi Pemberantasan...

Selengkapnya
Foto by Tasdik

Ombudsman Jabar Belum Temukan Indikasi Pidana Terbakarnya Pasar Sementara Limbangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman perwakilan Jawa Barat menyatakan, belum ada temuan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pembangunan Pasar Limbangan Garut menjadi...

Selengkapnya
Ombusman

Ombudsman RI Segera Rilis Nama-nama ‘Pejabat Pembangkang’

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman Republik Indonesia akan merilis aparatur negara dalam kategori ‘Pejabat Pembangkang’ melalui media massa. Nama-nama...

Selengkapnya
ikustrasi : net

Pengusaha EO Ditahan karena Gelapkan Pajak Rp1,9 Milyar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Event Orginizer, R. Bayu Gautama ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena diduga menggelapkan dana pajak mencapai Rp1,9 milyar dari...

Selengkapnya
Ilustrasi (LIN)

Kampanyekan Lingkungan, Pemprov Jabar Gelar Eco Music Camp di Gunung Halimun

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Penyadaran masyarakat terhadap kerusakan lingkungan harus terus diupayakan. Pelbagai cara bisa ditempuh agar semakin banyak yang peduli terhadap...

Selengkapnya