Kamis, 30 Juli 2015
Search

Proyek Jabar Selatan Lambat, Bina Marga Jabar Harus Tanggung Jawab

Oleh : Deni Rinjani

GARUT, FOKUSJabar.com : Dua komunitas masyarakat Jabar Selatan (Jabsel) menuding Dinas Bina Marga Jabar lepas tangan soal keterlambatan pembangunan proyek infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun. Tidak hanya itu, mereka pun mengancam akan melaporkan oknum di Bina Marga dan kotraktor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawas Keungan (BPK).

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma menyesalkan atas pernyataan pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, tentang proyek pembangunan infrastruktur lintas Jabar Selatan senilai Rp1 trilyun dianggap sebagai cash program dinilai sumir masyarakat Garut Selatan.

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma  (Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatma
(Foto: Deni RInjani)

Ketua Bidang Kewilayahan Forum Jabar Selatan, Suryaman Anang Suatna, Kamis (24/10) mengatakan kotraktor yang melaksanakan lanjutan pengerjaan proyek sekarang ini, adalah kontraktor yang sama di tahun 2012. “Kontraktor pemenang tender proyek lintas Jabar Selatan pada 2013 ini adalah juga pelaksana proyek pada 2012 yang bermasalah,” kata Suryaman.

Menurut Suryaman, pelaksanaan proyek tersebut sangat lamban. Inipun menurut dia, diakui Dinas Bina Marga, baik Kabupaten Garut maupun Jabar. Tetapi kata dia, Dinas Bina Marga Jabar menyatakan kelambatan pengerjaan karena lokasi sulit dijangkau, dan sifat proyeknya crash program.

“Itu hanya alasan klise. Itu sama saja membenarkan bahwa memang perencanaannya dibuat asal-asalan. Tidak memperhitungkan waktu dan medan. Seharusnya dalam proyek apapun, waktu dan kondisi medan  harus sudah diperhitungkan,” papar dia.

Senada dengan Suryaman, Ketua Komunitas Masyarakat Pesisir Pantai Selatan Jawa Barat (Komppas Jabsel), Budi Cahyadi, menyatakan jika ada oknum pejabat yang mengemukan alasan seperti itu, itu pertanda ada yang tidak beres dalam proyek tersebut. Menurutnya, masyarakat Jabar Selatan, khususnya Garut, menginginkan pembangunan infrastruktur di wilayahnya itu benar-benar berkualitas. Tidak asal-asalan.

Karena itulah, berangkat dari keprihatianan itu Budi dan Suryaman, mendesak agar KPK , dan BPK serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit kinerja atas proyek tersebut.

Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Jalan Wilayah 5 Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, Agus Hendrarto, mengatakan, peningkatan infrastruktur lintas Jabar Selatan yang dibiayai APBN Rp1 triliun itu sebagai proyek crash program. Faktor penghambat proyek tersebut yakni waktu pengerjaan dan akses lokasi proyek sulit dijangkau.

Namun demikian, pernyataan itu dianggap Suryaman, sebagai alasan untuk lepas tanggung jawab. “Pemerintah Pusat itu hanya memberikan dana. Sedangkan progres pelaksanaannya di provinsi, Pejabat Pembuat Komitmennya juga banyak pejabat di Bina Marga Jabar. Kami berharap ada tindakn tegas terhadap orang-orang yang membuat lambatnya pengerjaan proyek,” papar Suryaman. (ADR/WDJ)



Kontak Iklan Fokus Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


− 1 = nol

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Kepala Dinkes Kota Cirebon Edy Sugiarto saat diwawancara wartawan menenai fatwa haram BPJS kesehatan dari MUI. (Foto: Panji)

Dinkes Kota Cirebon Tidak Setuju Program BPJS Haram

CIREBON, FOKUSJabar.com: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon menyatakan tidak setuju terkait fatwa MUI yang mengharamkan program BPJS Kesehatan belum lama ini. Kepala...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Kemarau Panjang, Stok Pangan Kota Bandung Tetap Stabil

BANDUNG,FOKUsJabar.com: Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung Elly Wasliah menyebut bahwa kekeringan yang terjadi di Jabar tidak berdampak...

Selengkapnya
Dinsosnakertrans  (foto: riza)

Dinsosnakertrans Ciamis: Permintaan Kartu Kuning Meningkat

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Pasca lebaran hingga saat ini, permintaan kartu pencari kerja (AK1) ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten...

Selengkapnya
Hindari Kekeringan, Aher Berencana Lakukan Shalat Istisqa

Sebelum Hujan, Aher Bakal Terus Shalat Istisqa

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengaku akan terus berusaha meminta hujan dengan melakukan Shalat Istisqa untuk mengatasi kekeringan di...

Selengkapnya
internet+down

Windows 10 Membuat Internet di Seluruh Dunia ‘Down’?‏

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Microsoft sangat serius dalam merilis software terbaru mereka Windows 10. Untuk kelancaran proses download dan upgrade saja, mereka...

Selengkapnya
Foto Terakhir Selebriti Ternama Sebelum Tragedi Kematian (Bag III-Habis)

Foto Terakhir Selebriti Ternama Sebelum Tragedi Kematian (Bag III-Habis)

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tragedi kematian selebriti atau tokoh ternama selalu menjadi hal yang mengejutkan. Terlebih lagi apabila mereka meninggal dengan cara yang...

Selengkapnya
Nandang-Pelaku-Pembacokan-Sadis

Diduga Stress Nandang Habisi Nyawa Paman dengan Golok

CIAMIS,FOKUSJabar.com. Diduga stress Nandang ( 28 ) warga Lingkungan Yudanegara, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, tega habisi nyawa pamanya...

Selengkapnya
waduk jatigede (foto sumber : web)

Aher : Waduk Jatigede Berpotensi Aliri 90 Ribu Hektar Sawah

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan, jika waduk Jatigede sudah berfungsi berpotensi dapat mengaliri 90 ribu hektar sawah di...

Selengkapnya
(foto: adi)

Jelang Medical Check Up Cabup Bandung, Alat Kesehatan Tiba – Tiba Rusak

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penanggung jawab Medical Check Up dokter Yani Sumpena menjelaskan, proses pemeriksaan medis para bakal Calon Bupati (Cabup) Bandung sedikit...

Selengkapnya
Korban Tewas Akibat Dibacok Saat Berada Di RSUD Ciamis (Foto: Husen)

Dibacok Keponakan, Pria Separuh Baya di Ciamis Tewas

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Prisa separuh baya, Suryaman (68) warga Lingkungan Yudanegara Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, tewas mengenaskan dengan...

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: