Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, "Hati" Akan Menggugat ke MK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 28 Mei 2016
Search

Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, “Hati” Akan Menggugat ke MK

Oleh: Jejep Falahul Alam

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka menetapkan pasangan H. Sutrisno-Karna Sobahi (Suka) sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2014-2019 melalui rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Majalengka, di Hotel Putra Jaya Majalengka, Minggu, (22/9).
Dalam rapat pleno tersebut, “Suka” memperoleh suara paling tinggi yakni 374.548 suara atau sebesar 56,34 persen. Posisi kedua perolehan suara terbanyak dipegang pasangan H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) sebanyak 172.865 suara atau 26.00 persen, disusul pasangan H. Apang Sopandi-Nasir (Sopan)  85.197 suara atau 12,82 persen dan pasangan Hj. Yeyet Rohaeti-Sudirman (Yes)  32.145 suara atau 4,84 persen.

Sedangkan jumlah suara yang sah 664.756 dan suara tidak sah 24.157 dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 953.803. Jumlah warga Kabupaten Majalengka yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada kali ini mencapai 688.913 orang dengan tingkat kehadiran 72,23 persen.

Dalam rapat perhitungan suara tadi, hanya saksi dari pasangan “Hati” yang menolak hasil rekapitulasi tersebut. Mereka menolak menandatangani berita acara. Timses Hati akan menempuh jalur hukum karena Hati menganggap Pilbup Majalengka banyak terjadi pelanggaran yang menguntungkan pasangan “Suka”.

“Pasangan nomor 4 H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) dengan tegas menolak hasil pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara Pilkada Majalengka ini. Karena tidak berjalan dengan Langsung, bebas, rahasia dan telah dinodai dengan terjadinya pelanggaran yang bersifat terstruktur, masip dan sistematis oleh pasangan nomor 2,” tegas saksi dari pasangan Tim Hati, Aef Saefudin, usai rapat pleno digelar.

Menurut anggota DPRD Kab. Majalengka ini, bentuk pelanggaran itu antara lain ada dugaan keterlibatan penyelanggara Pilkada Majalengka terhadap pasangan Suka. Sekaligus adanya intimidasi, politisasi birokrat dan program pemerintah untuk pemenangan pasangan Suka. “Tim Suka juga telah melakukan politik uang dalam pemenangan Pilkada Majalengka secara masip dan sistematis di seluruh wilayah Kab. Majalengka,” katanya.

Ia berharap pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panswaslu) maupun Gakumdu segera menindaklanjuti pelanggaran hukum tersebut dalam rangka menjungjung tinggi pelaksanaan pesta demokrasi dan mencegah tindakan sewenang-wenang. “Kami saat ini juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan berencana akan melaporkan dugaan pelanggaran ini ke lembaga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Supriatna mengatakan pihaknya menantang tudingan Timses Hati yang menyebutkan, bahwa Pilkada Majalengka ini melibatkan penyelanggara pemilu. “Kalau kami memang terlibat silahkan buktikan. Pelanggaran itu ada di level mana, KPU, PPK, PPS, atau KPPS?,” ujar Supriatna.

Meski demikian, Supriatna memberikan ruang kepada pasangan yang keberatan agar melakukan gugatan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. “Kalau berdasarkan konstitusi, laporan keberatan itu bisa dilaporkan ke Panswaslu atau Mahkamah Konstitusi (MK) tiga hari setelah ditetapkan KPU,” katanya.

Ia menambahkan, dengan selesainya rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara pilkada, ditetapkan Sutrisno-Karna sebagai Bupati dan Wakil Bupati Majalengka terpilih dengan perolehan suara 56,36 persen.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Majalengka, H. Agus Asri Sabana mengatakan,  tidak akan bermain mata atau mempetieskan setiap laporan yang masuk. Bahkan kasus yang saat ini telah ditanganinya, berupa dugaan pelanggaran keterlibatan kepala desa tengah ditangani pihak Gakumdu. (WDJ)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

PIN_1058 WEB

Pemprov Jabar Dorong TTG Hasil Karya Masyarakat Dikembangkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) membuka secara resmi gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jawa Barat ke VI Tahun 2016 di Halaman...

Selengkapnya
Foto:Istimewa

Dieksekusi ke Sukamiskin, Sutan Bhatoegana Enggan Munculkan Suasana Sumringah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terpidana kasus suap Kementrian ESDM, Sutan Bhatoegana tidak menunjukan sikap sumringah atau bahagia ketika dieksekusi Komisi Pemberantasan...

Selengkapnya
Foto by Tasdik

Ombudsman Jabar Belum Temukan Indikasi Pidana Terbakarnya Pasar Sementara Limbangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman perwakilan Jawa Barat menyatakan, belum ada temuan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pembangunan Pasar Limbangan Garut menjadi...

Selengkapnya
Ombusman

Ombudsman RI Segera Rilis Nama-nama ‘Pejabat Pembangkang’

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman Republik Indonesia akan merilis aparatur negara dalam kategori ‘Pejabat Pembangkang’ melalui media massa. Nama-nama...

Selengkapnya
ikustrasi : net

Pengusaha EO Ditahan karena Gelapkan Pajak Rp1,9 Milyar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Event Orginizer, R. Bayu Gautama ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena diduga menggelapkan dana pajak mencapai Rp1,9 milyar dari...

Selengkapnya
Ilustrasi (LIN)

Kampanyekan Lingkungan, Pemprov Jabar Gelar Eco Music Camp di Gunung Halimun

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Penyadaran masyarakat terhadap kerusakan lingkungan harus terus diupayakan. Pelbagai cara bisa ditempuh agar semakin banyak yang peduli terhadap...

Selengkapnya
Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mendapat gelar...

Selengkapnya
megawati 2

Megawati Ingatkan Pembeda dalam Pengukuhan Gelar Doctor Honoris Causa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mantan Presiden Republik Indonesia ke 5, Megawati Soekarno Putri menekankan hal penting atas gelar Doctor Honoris Causa yang...

Selengkapnya
IMG_20160525_103843_HDR

Eco Music Camp untuk Lingkungan Hidup?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Penebangan hutan dan eksploitasi sumberdaya alam yang tidak mengindahkan peraturan menjadi beberapa masalah terjadinya bencana alam. Untuk itu,...

Selengkapnya
Tol Soroja (Foto: WEB)

Tak Selesai September, Soroja Tetap Dibuka untuk PON?

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Meski dipastikan tidak akan selesai pada bulan September 2016, jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) tetap akan dibuka untuk kepentingan gelaran...

Selengkapnya