Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, "Hati" Akan Menggugat ke MK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Februari 2017
Search

Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, “Hati” Akan Menggugat ke MK




Oleh: Jejep Falahul Alam

MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka menetapkan pasangan H. Sutrisno-Karna Sobahi (Suka) sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2014-2019 melalui rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Majalengka, di Hotel Putra Jaya Majalengka, Minggu, (22/9).
Dalam rapat pleno tersebut, “Suka” memperoleh suara paling tinggi yakni 374.548 suara atau sebesar 56,34 persen. Posisi kedua perolehan suara terbanyak dipegang pasangan H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) sebanyak 172.865 suara atau 26.00 persen, disusul pasangan H. Apang Sopandi-Nasir (Sopan)  85.197 suara atau 12,82 persen dan pasangan Hj. Yeyet Rohaeti-Sudirman (Yes)  32.145 suara atau 4,84 persen.

Sedangkan jumlah suara yang sah 664.756 dan suara tidak sah 24.157 dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 953.803. Jumlah warga Kabupaten Majalengka yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada kali ini mencapai 688.913 orang dengan tingkat kehadiran 72,23 persen.

Dalam rapat perhitungan suara tadi, hanya saksi dari pasangan “Hati” yang menolak hasil rekapitulasi tersebut. Mereka menolak menandatangani berita acara. Timses Hati akan menempuh jalur hukum karena Hati menganggap Pilbup Majalengka banyak terjadi pelanggaran yang menguntungkan pasangan “Suka”.

“Pasangan nomor 4 H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) dengan tegas menolak hasil pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara Pilkada Majalengka ini. Karena tidak berjalan dengan Langsung, bebas, rahasia dan telah dinodai dengan terjadinya pelanggaran yang bersifat terstruktur, masip dan sistematis oleh pasangan nomor 2,” tegas saksi dari pasangan Tim Hati, Aef Saefudin, usai rapat pleno digelar.

Menurut anggota DPRD Kab. Majalengka ini, bentuk pelanggaran itu antara lain ada dugaan keterlibatan penyelanggara Pilkada Majalengka terhadap pasangan Suka. Sekaligus adanya intimidasi, politisasi birokrat dan program pemerintah untuk pemenangan pasangan Suka. “Tim Suka juga telah melakukan politik uang dalam pemenangan Pilkada Majalengka secara masip dan sistematis di seluruh wilayah Kab. Majalengka,” katanya.

Ia berharap pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panswaslu) maupun Gakumdu segera menindaklanjuti pelanggaran hukum tersebut dalam rangka menjungjung tinggi pelaksanaan pesta demokrasi dan mencegah tindakan sewenang-wenang. “Kami saat ini juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan berencana akan melaporkan dugaan pelanggaran ini ke lembaga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Supriatna mengatakan pihaknya menantang tudingan Timses Hati yang menyebutkan, bahwa Pilkada Majalengka ini melibatkan penyelanggara pemilu. “Kalau kami memang terlibat silahkan buktikan. Pelanggaran itu ada di level mana, KPU, PPK, PPS, atau KPPS?,” ujar Supriatna.

Meski demikian, Supriatna memberikan ruang kepada pasangan yang keberatan agar melakukan gugatan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. “Kalau berdasarkan konstitusi, laporan keberatan itu bisa dilaporkan ke Panswaslu atau Mahkamah Konstitusi (MK) tiga hari setelah ditetapkan KPU,” katanya.

Ia menambahkan, dengan selesainya rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara pilkada, ditetapkan Sutrisno-Karna sebagai Bupati dan Wakil Bupati Majalengka terpilih dengan perolehan suara 56,36 persen.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Majalengka, H. Agus Asri Sabana mengatakan,  tidak akan bermain mata atau mempetieskan setiap laporan yang masuk. Bahkan kasus yang saat ini telah ditanganinya, berupa dugaan pelanggaran keterlibatan kepala desa tengah ditangani pihak Gakumdu. (WDJ)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Walikota banjar

Ini Dia 6 Balon Walikota Banjar Penantang Petahana

Siapakah calon walikota Banjar yang akan bersaing dengan H Ade Uu Sukaesih pada Pilkada Koya Banjar 2018? Ada empat nama yang munculk nama yang siap bersaing melawan...

Selengkapnya

PDAM Tirta Intan Garut Ditinggalkan Dua Karyawan Terbaiknya

GARUT, FOKUSJabar.com : Selasa, 21 Februari 2017, keluarga besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut ditinggalkan dua orang karyawan terbaiknya karena ...

Selengkapnya

Mobil Hantam Sepeda Motor di Jalan Sunda, Pemotor Tewas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Media sosial heboh dengan munculnya video tabrakan antara sepeda motor dengan mobil di Kota Bandung. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang...

Selengkapnya

Komite Hijau: Garut Daerah Terkotor se NKRI?

GARUT, FOKUSJabar.com : Jelang Hari Sampah Nasional (HSN) yang jatuh pada Selasa (21/2/2017) besok, tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Garut masih nampak terlihat....

Selengkapnya

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tak Ikut Aksi 212 Besok, Diduga Bermuatan Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Anton Charliyan mengimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 besok di Jakarta. Jendral...

Selengkapnya

Tolak Sertifikasi Ulama, FUI Geruduk DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Garut (FUI), Senin (20/2/2017) menggeruduk Gedung DPRD Garut, mereka meminta agar...

Selengkapnya

Deklarasi #BDGHantamHoax Jangan Hanya Seremonial Belaka‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengapresiasi deklarasi #BDGHantamHoax yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Alun-alun Bandung,...

Selengkapnya

Ajukan Saksi Pro Rizieq, Polda Jabar Berikan Waktu Hingga Kamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Polda Jabar meminta Rizieq Shihab dan Tim Kuasa Hukumnya segera mengajukan nama saksi ahli yang meringankan. Pengajuan saksi ahli itu...

Selengkapnya

Penyebab Amblas Akses Kuningan-Majalengka

CIREBON, FOKUSJabar.com: Terputusnya akses utama Jalan Nasional di Kabupaten Kuningan di Dusun Kliwon Desa Kawah, Kecamatan Darma membuat warga harus mencari jalan...

Selengkapnya

Keponakan Bupati Cirebon Kena OTT

CIREBON, FOKUSJabar.com: Belum lama ini jajaran Polres Cirebon dan tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada empat pegawai Dinas Kependudukan dan...

Selengkapnya