Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, "Hati" Akan Menggugat ke MK - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 26 Maret 2017
Search

Sutrisno-Karna Pemenang Pilbup, “Hati” Akan Menggugat ke MK

Oleh: Jejep Falahul Alam




MAJALENGKA, FOKUSJabar.com: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka menetapkan pasangan H. Sutrisno-Karna Sobahi (Suka) sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2014-2019 melalui rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Majalengka, di Hotel Putra Jaya Majalengka, Minggu, (22/9).
Dalam rapat pleno tersebut, “Suka” memperoleh suara paling tinggi yakni 374.548 suara atau sebesar 56,34 persen. Posisi kedua perolehan suara terbanyak dipegang pasangan H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) sebanyak 172.865 suara atau 26.00 persen, disusul pasangan H. Apang Sopandi-Nasir (Sopan)  85.197 suara atau 12,82 persen dan pasangan Hj. Yeyet Rohaeti-Sudirman (Yes)  32.145 suara atau 4,84 persen.

Sedangkan jumlah suara yang sah 664.756 dan suara tidak sah 24.157 dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 953.803. Jumlah warga Kabupaten Majalengka yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada kali ini mencapai 688.913 orang dengan tingkat kehadiran 72,23 persen.

Dalam rapat perhitungan suara tadi, hanya saksi dari pasangan “Hati” yang menolak hasil rekapitulasi tersebut. Mereka menolak menandatangani berita acara. Timses Hati akan menempuh jalur hukum karena Hati menganggap Pilbup Majalengka banyak terjadi pelanggaran yang menguntungkan pasangan “Suka”.

“Pasangan nomor 4 H. Abah Encang-H. Tio Indra Setiadi (Hati) dengan tegas menolak hasil pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara Pilkada Majalengka ini. Karena tidak berjalan dengan Langsung, bebas, rahasia dan telah dinodai dengan terjadinya pelanggaran yang bersifat terstruktur, masip dan sistematis oleh pasangan nomor 2,” tegas saksi dari pasangan Tim Hati, Aef Saefudin, usai rapat pleno digelar.

Menurut anggota DPRD Kab. Majalengka ini, bentuk pelanggaran itu antara lain ada dugaan keterlibatan penyelanggara Pilkada Majalengka terhadap pasangan Suka. Sekaligus adanya intimidasi, politisasi birokrat dan program pemerintah untuk pemenangan pasangan Suka. “Tim Suka juga telah melakukan politik uang dalam pemenangan Pilkada Majalengka secara masip dan sistematis di seluruh wilayah Kab. Majalengka,” katanya.

Ia berharap pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panswaslu) maupun Gakumdu segera menindaklanjuti pelanggaran hukum tersebut dalam rangka menjungjung tinggi pelaksanaan pesta demokrasi dan mencegah tindakan sewenang-wenang. “Kami saat ini juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan berencana akan melaporkan dugaan pelanggaran ini ke lembaga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Supriatna mengatakan pihaknya menantang tudingan Timses Hati yang menyebutkan, bahwa Pilkada Majalengka ini melibatkan penyelanggara pemilu. “Kalau kami memang terlibat silahkan buktikan. Pelanggaran itu ada di level mana, KPU, PPK, PPS, atau KPPS?,” ujar Supriatna.

Meski demikian, Supriatna memberikan ruang kepada pasangan yang keberatan agar melakukan gugatan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku. “Kalau berdasarkan konstitusi, laporan keberatan itu bisa dilaporkan ke Panswaslu atau Mahkamah Konstitusi (MK) tiga hari setelah ditetapkan KPU,” katanya.

Ia menambahkan, dengan selesainya rekapitulasi perhitungan hasil perolehan suara pilkada, ditetapkan Sutrisno-Karna sebagai Bupati dan Wakil Bupati Majalengka terpilih dengan perolehan suara 56,36 persen.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Majalengka, H. Agus Asri Sabana mengatakan,  tidak akan bermain mata atau mempetieskan setiap laporan yang masuk. Bahkan kasus yang saat ini telah ditanganinya, berupa dugaan pelanggaran keterlibatan kepala desa tengah ditangani pihak Gakumdu. (WDJ)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Kemungkinan Besar Rudy-Helmi Kembali Berpasangan

GARUT, FOKUSJabar.com : Genderang “ perang “ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 kini sudah menggema. Sejumlah Partai Politik (Parpol) mulai menjalin komunikasi...

Selengkapnya

Nasdem Kurang Meyakinkan, Emil Kasak-kusuk ke Independen

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM :  Langkah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar memang tengah menjadi sorotan, bahkan dikabarkan Emil sapaan akrab Wali Kota...

Selengkapnya

Netty Tanggapi Santai Wacana Politik Dinasti Aher

CIREBON, FOKUSJabar.com : Ketua P2TP2A Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menanggapi santai kabar mengenai politik dinasti dari Gubernur Jabar yang juga suaminya...

Selengkapnya

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya