Pro dan Kontra Miss World, Nggak Kuat Deh!! - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 29 Juli 2016
Search

Pro dan Kontra Miss World, Nggak Kuat Deh!!

Solihin Reporter FOKUSJabar di Bandung

Menjelang perhelatan Miss World 2013 di Indonesia 28 September mendatang, menuai pro kontra. Pelbagai kalangan, terlebih Ormas Islam dengan keras menyuarakan penolakan ajang ratu-ratuan.Miss-World

Melirik manfaat dan mudorotnya perhelatan tersebut, tentu hanya akan menguntungkan segelintir orang dengan kepentingannya. Adapun keuntungan promosi pariwisata bagi daerah, memang memungkinkan. Tapi apakah daerah tidak memiliki potensi lain untuk dipromosikan, ketimbang membiarkan pro dan kontra di masyarakat.

Bukankan kepentingan masyarakat banyak itu lebih penting daripada segelintir orang?.

Untung belum tentu diraih, namum perpecahan karena pro kontra sudah mulai bisa dirasakan. Bahkan sebagaian ormas Islam sudah siap dengan pasukannya jika Miss World tetap digelar.

Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar  (Foto: aher-demiz media center)

Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar
(Foto:  Ist)

“Jika tidak bisa dengan cara baik-baik, kami akan berdemo di lokasi penyelenggaraan. Akan kami bubarkan,” begitu tegas Wakil Ketua Muhammadiyah Jabar, Mursalin Dahlan, Jumat (30/8) lalu.

Dahlan pun menganggap perhelatan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam dan norma-norma yang berlaku di masyarakat Indonesia. Bahkan dia menyebut pemerintah tidak bermoral jika tetap mengizinkan Miss World digelar di Bali dan Jabar.

Apakah bentuk-bentuk penolakan itu akan dibiarkan memuncak menjadi kemarahan yang berujung anarkis?, atau ada cara lain untuk menyelenggarakan Miss World?. Entahlah.

Ada sikap yang bijak dari petinggi Jabar yang perlu dicermati penyelengga. Dimana perhelatan yang dianggap sebagai momen promosi pariwisata oleh pelaku wisata, seketika mentah.

Adalah Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar. Pihaknya justru mempertanyakan apakah hanya satu cara promosi pariwisata?.

Bijak, tajam dan meyakinkan. Begitu ungkapan yang pantas dialamatkan kepada Wagub Jabar. Tidak hanya itu, Deddy yang juga seniman itu justru tampak lebih memahami pro dan kontra yang terjadi.

Wagub bahkan menyarankan untuk dihindarkan jika perhelatan Miss World malah akan menimbulkan situasi tidak kondusif.

“Ini saya berbicara di luar benar atau salah, layak atau tidaknya. Yang pasti kalau di tengah masyarakat terjadi pro dan kontra yang kontraproduktif, sebaiknya lupakan saja. Jadi lebih baik menghidari fitnah,” kata Deddy di Pusdai Jumat (6/9).

Menurut Deddy, masih banyak daerah di Indonesia yang mungkin masih tepat untuk menggelar Miss World. Misalnya Bali atau di mana.

Artinya, daripada digelar di Jabar dan malah menimbulkan perpecahan, atau bahkan menimbulkan citra buruk bagi Indonesia di negara lain, lebih baik dihindarkan. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Polres Cimahi

Setelah BPJS, Polres Cimahi Temukan KIS Palsu

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Setelah ditemukannya kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu, Jajaran Polres Cimahi kembali menemukan...

Selengkapnya
Nety Heryawan dianugrahi Tokoh Peduli Anak

Netty Heryawan Raih Anugerah “Tokoh Peduli Perlindungan Anak”

JAKARTA, FOKUSJabar.com :  Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menerima penghargaan...

Selengkapnya
Audensi -1

Komisi A, B dan C DPRD Garut Rekomendasikan Penghentian Sementara Revitalisasi Pasar Wanaraja

GARUT, FOKUSJabar.com: Karena dianggap revitalisasi Pasar Wanaraja, Kabupaten Garut bermasalah, sekelompok massa yang tergabung dalam Suara Putera Wanaraja, Rabu...

Selengkapnya
Foto 13 menteri baru. diambil dari tajuk.id

Reshufle Kabinet Tak Lagi Memperhitungkan Kemampuan Urang Sunda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Reshufle Kabinet Kerja 2014/2019 yang dilakukan Presiden Joko Widodo Rabu (27/7/2016)  harus jadi momentum introspeksi urang Sunda atau ...

Selengkapnya
Penertiban stasiun barat bandung

Pascapenertiban, Penghuni Lahan Stasiun Barat Kecewa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penertiban lahan pemukiman seluas 1,640 meter persegi di Stasiun Barat di Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung oleh PT Kereta...

Selengkapnya
Ratusan penggarap lahan tanah startas Pangandaran saat berorasi Rabu 27/7/2016. Photo...Agus kucir)

Startas Memanas, Ratusan Personel Tim Gabungan Bersiaga

PANGANDARAN, FOKUSJabar.com : Memanasnya sengketa tanah antara penggarap lahan Sartras dan pihak yang berkuasa PT Jaya Makmur Bersama, ratusan aparat gabungan TNI dan...

Selengkapnya
Ketua PWI Babel M Faturahman (kanan) bersama Gubernur Babel H Rustam Effendi dan Owner Fokusjabar.com Anjar Asmara SH

Gubernur Babel Hadiri Pembukaan Porwanas XII, Bentuk Apresiasi Terhadap Insan Pers

BANDUNG, FOKUSJabar.com:  Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi menghadiri acara pembukaan  Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII 2016 di...

Selengkapnya
Foto by Adi

Warga Sesalkan Penertiban Lahan Stasiun Barat Tanpa Pemberitahuan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penertiban lahan Stasiun Barat di RT 03/02 Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung dinilai sebagai kejahatan Hak Azazi Manusia...

Selengkapnya
Penertiban Lahan di stasiun Barat Bandung

Penertiban Lahan Stasiun Barat Berlangsung Panas

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Relokasi lahan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daops II Bandung di 9 RT RW 1 Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir Kota Bandung berlangsung dengan...

Selengkapnya
Muradi (foto: Web)

Soal Pilgub Jabar 2018, Muradi Ingatkan Emil Tidak Asal Ngomong

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran Muradi meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil lebih meningkatkan kinerja...

Selengkapnya