Hah!! Lomba Lari 400 Meter Tersulit Di Dunia?? - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 26 Juli 2016
Search

Hah!! Lomba Lari 400 Meter Tersulit Di Dunia??

Oleh : Agung Yudistira

AUSTRIA, FOKUSJabar.com : Di Austria terdapat lomba lari 400 meter dengan rute menanjak menaiki bukit tertajam di Eropa. Lomba ini bisa jadi ajang balap lari tersulit yang pernah ada di muka bumi.

2

lomba lari 400 meter ini bernama ‘The Red Bull 400 Uphill Race’ yang digelar di arena ski jumping bukit Kulm, Austria.

Bukit Kulm merupakan salah satu lereng tercuram di dunia, dengan gradien 45% dan sudut pendakian paling berat yaitu 37 derajat. Lebih menyulitkan lagi ialah rumput yang menyelimuti lintasan trek sangatlah licin, dan para peserta yang mengikuti ajang ini harus menggunakan sepatu spike atau crampon.

Setelah  itu, para peserta harus menyelesaikan balap tahap kedua yang berlangsung pada lintasan beton. Inilah lintasan paling berat dalam ajang balap lari ini karena kemiringannya yang sangat tajam.  Tak heran jika para peserta harus ekstra tenaga untuk menyelesaikannya.

1

Ajang ini merupakan gagasan mantan pelari dunia, Andreas Berger. Setelah menyaksikan ski jumping di bukit Kulm, Austria, ia mendapat ide untuk menjadikan tempat tersebut sebagai ajang balap lari.

Red Bull 400 pertama kali digelar pada tahun 2011, dan ratusan atlet baik pria maupun wanita ambil bagian dalam lomba ini tiap tahunnya.

Siapapun bisa mendaftar untuk berpartisipasi, namun biasanya para peserta yang masuk dalam babak final yaitu para pendaki gunung atau pelari yang memiliki otot baja, seperti dilansir oleh Odditycentral.com.

Sejauh ini, pelari gunung profesional, Ahmet Arslan telah memenangkan lomba 3 kali berturut-turut. Pada 2013, ia mencatat rekor baru dengan finish dalam waktu 4 menit 57 detik. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Penertiban Lahan di stasiun Barat Bandung

Penertiban Lahan Stasiun Barat Berlangsung Panas

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Relokasi lahan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daops II Bandung di 9 RT RW 1 Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir Kota Bandung berlangsung dengan...

Selengkapnya
Muradi (foto: Web)

Soal Pilgub Jabar 2018, Muradi Ingatkan Emil Tidak Asal Ngomong

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran Muradi meminta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil lebih meningkatkan kinerja...

Selengkapnya
Aher di bali

Aher Minta Polisi Tindak Tegas Pemalsu Kartu BPJS

BALI, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengimbau warga Jabar agar tidak resah atas temuan peredaran kartu BPJS Kesehatan palsu di Kabupaten...

Selengkapnya
Ilustrasi

Gerindra Intensif Komunikasi Politik dengan Tokoh untuk Pilgub Jabar 2018

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat, Ferry Julianto mengatakan, komunikasi politik dengan berbagai tokoh untuk...

Selengkapnya
Ilustrasi Pemalsuan Kartu BPJS Kesehatan

Tipu 175 KK, Kepala Yayasan Jadi Tersangka Pemalsuan Kartu BPJS

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Yayasan Rumah Peduli Dhuafa, Ana Sumarna (42) ditetapkan sebagai tersangka kasus pembuatan kartu perserta Badan Penyelenggara Jaminan...

Selengkapnya
Devianti rochaeni

Kejati Jabar Pecat Jaksa Devianti Rochaeni? Tersangka Gratifikasi BPJS Subang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Tersangka kasus gratifikasi penanganan perkara korupsi Dana Kapitasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Subang,...

Selengkapnya
Peran TNI pada Operasi Tinombala

Komisi 1 DPR RI Angkat Bicara Soal Polemik Keikutsertaan TNI Berantas Teroris

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Keikutsertaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Operasi Tinombala 2016 mengundang polemik meski membuahkan hasil. Kehadiran TNI dalam...

Selengkapnya
Jembatan gantung-3

70 Tahun Jembatan Ini Minim Perhatian Pemerintah

GARUT, FOKUSJabar.com: Puluhan tahun lamanya warga Desa Tegalgede dan Tegaljaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut berharap pemerintah membangun jembatan sepanjang...

Selengkapnya
Tarian ini menggambarkan harmonisasi kehidupan masyarakat Babel yakni meleburnya etnis Melayu dan China

Tari Kolosal Harmonisasi Etnis Melayu-Cina Meriahkan Festival Pesona Serumpun Sebalai

PANGKALPINANG, FOKUSJabar.com:   Sungguh meriah acara pembukaan Festival Serumpun Sebalai yang diselenggarakan  Pemprov Bangka Belitung (Babel). Selain menapilkan...

Selengkapnya
Gotong royong warga Cigintung

Mantap! Budaya Gotong Royong di Cigintung Garut Masih Terbangun

GARUT, FOKUSJabar.com: Perkembangan zaman modernisasi dan globalisasi tanpa kita sadari telah melahirkan corak kehidupan yang sangat kompleks di masyarakat. Tak...

Selengkapnya