Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Hah!! Lomba Lari 400 Meter Tersulit Di Dunia??

Oleh : Agung Yudistira

AUSTRIA, FOKUSJabar.com : Di Austria terdapat lomba lari 400 meter dengan rute menanjak menaiki bukit tertajam di Eropa. Lomba ini bisa jadi ajang balap lari tersulit yang pernah ada di muka bumi.

2

lomba lari 400 meter ini bernama ‘The Red Bull 400 Uphill Race’ yang digelar di arena ski jumping bukit Kulm, Austria.

Bukit Kulm merupakan salah satu lereng tercuram di dunia, dengan gradien 45% dan sudut pendakian paling berat yaitu 37 derajat. Lebih menyulitkan lagi ialah rumput yang menyelimuti lintasan trek sangatlah licin, dan para peserta yang mengikuti ajang ini harus menggunakan sepatu spike atau crampon.

Setelah  itu, para peserta harus menyelesaikan balap tahap kedua yang berlangsung pada lintasan beton. Inilah lintasan paling berat dalam ajang balap lari ini karena kemiringannya yang sangat tajam.  Tak heran jika para peserta harus ekstra tenaga untuk menyelesaikannya.

1

Ajang ini merupakan gagasan mantan pelari dunia, Andreas Berger. Setelah menyaksikan ski jumping di bukit Kulm, Austria, ia mendapat ide untuk menjadikan tempat tersebut sebagai ajang balap lari.

Red Bull 400 pertama kali digelar pada tahun 2011, dan ratusan atlet baik pria maupun wanita ambil bagian dalam lomba ini tiap tahunnya.

Siapapun bisa mendaftar untuk berpartisipasi, namun biasanya para peserta yang masuk dalam babak final yaitu para pendaki gunung atau pelari yang memiliki otot baja, seperti dilansir oleh Odditycentral.com.

Sejauh ini, pelari gunung profesional, Ahmet Arslan telah memenangkan lomba 3 kali berturut-turut. Pada 2013, ia mencatat rekor baru dengan finish dalam waktu 4 menit 57 detik. (**)