LSI: Kader Golkar, Rudy Gunawan Tertinggi Elektabilitas-nya di Pilbup Garut - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 25 Maret 2017
Search

LSI: Kader Golkar, Rudy Gunawan Tertinggi Elektabilitas-nya di Pilbup Garut

Oleh Agus Somantri




GARUT, FOKUSJabar.com: Hasil survei yang dilakukan LSI (Lembaga Survei Indonesia) untuk Pilbup Garut 2013 menunjukan bahwa kader Partai Golkar Rudy Gunawan, sebagai calon  bupati dengan tingkat elektabilitas tertinggi ketimbang calon lainnya.

PILBUP PEMILIHAN BUPATI GARUT

 

Tidak hanya itu, Rudy pun mampu menempati urutan atas bersama sederet nama artis yang meramaikan Pilbup Garut.

Direktur LSI, Toto Izul Fatah menuturkan bahwa dalam survei yang dilakukan, pihaknya mengajukan lima nama yang sudah pasti maju di Pilbup Garut dengan memunculkan sejumlah tokoh dengan nilai teratas dalam hal elektabilitas.

Hasilnya, Rudi Gunawan (Golkar) mendapatkan angka 20,5 persen, disusul Bupati Garut, Agus Hamdani dengan raihan 12,0 persen, Ahmad Bajuri 10,5 persen, kader PDIP Memo Hermawan 8,2 persen, dan Sekda Garut Iman Alirahman  dengan raihan 3,6 persen.

Kemudian untuk sejumlah nama dari jalur indenpenden, seperti Sirojul Munir  dengan tingkat elektabilitas mencapai 2,7 persen dan Yamin Supriatna 1,6 persen.

Toto mengatakan, based on research kader parpol masih kuat dan potensial di Pilbup Garut tersebut. Namun memang jumlah responden yang belum memutuskan atau tidak tahu masih tinggi prosentasenya bahkan di atas 45 persen.

Menurutnya, karakter personal figur calon, akan sangat menentukan di Pilkada Garut. Hal itu dibuktikan dengan kemenangan Aceng Fikri dan Dicki Chandra di Pilkada sebelumnya, dimana dukungan parpol tidak berbanding lurus dengan dukungan suara.

Saat ini, pihaknya belum melihat calon independen yang kuat secara figur dan memiliki riil secara meyakinkan sehingga bisa lolos verifikasi KPUD. Sejumlah artis yang maju dari jalur independen memang unggul dalam popularitas namun tidak dalam akseptabilitas dan elektabilitas.

“Tingkat pengenalan atau popularitas mereka memang penting, namun itu hanya salah satu model. Masih ada dua model penting lain yakni akseptabilitas dan elektabilitas. Kabar buruk bagi seorang bakal calon kalau popularitasnya tinggi tapi ternyata tidak disukai dan tidak dipilih,” terangnya.







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Kemungkinan Besar Rudy-Helmi Kembali Berpasangan

GARUT, FOKUSJabar.com : Genderang “ perang “ Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 kini sudah menggema. Sejumlah Partai Politik (Parpol) mulai menjalin komunikasi...

Selengkapnya

Nasdem Kurang Meyakinkan, Emil Kasak-kusuk ke Independen

BANDUNG, FOKUSJABAR.COM :  Langkah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar memang tengah menjadi sorotan, bahkan dikabarkan Emil sapaan akrab Wali Kota...

Selengkapnya

Netty Tanggapi Santai Wacana Politik Dinasti Aher

CIREBON, FOKUSJabar.com : Ketua P2TP2A Jawa Barat, Netty Prasetiyani Heryawan menanggapi santai kabar mengenai politik dinasti dari Gubernur Jabar yang juga suaminya...

Selengkapnya

Pemerintah Tegaskan 27 Maret Bukan Hari Cuti Bersama

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Netizen kini tengah diributkan tentang cuti bersama pada tanggal 27 Maret 2017 mendatang. Hari dimana tanggal tersebut merupakan tanggal yang...

Selengkapnya

PKS dan Demokrat Ingin Berkoalisi di Pilkada Ciamis 2018

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2018 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat mulai menjajaki koalis. Calon...

Selengkapnya

17 Kasus Korupsi Berhasil Diungkap Kejari Kota Banjar

  BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Kota Banjar telah berhasil mengungkap 17 kasus korupsi sepanjang kepemimpinan Kejari Munaji SH. Akibat kasus korupsi itu...

Selengkapnya

Wagub Deddy Mizwar Terpopuler versi Survei Indo Barometer

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Nama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil masih menempati posisi teratas sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat dengan tingkat elektabilitas yang...

Selengkapnya

23 Maret Peristiwa ‘Bandoeng Laoetan Api’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Tepat pada tanggal 23 Maret diperingati sebagai hari Bandung Lautan Api. Pada tanggal 23 Maret 1946 silam telah terjadi peristiwa kebakaran...

Selengkapnya

Bahaya! Kasus Penculikan Anak Merambah Perkampungan?

GARUT, FOKUSJabar.com : Isu penculikan anak yang marak di Media Sosial (Medsos) kini merambah ke perkampungan. Bahkan ternyata bukan hanya sekedar isu saja, namun memang...

Selengkapnya

Nasdem Jabar Siap Dukung Emil Meski di jalur Perseorangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) Jabar Saan Mustofa menanggapi santai adanya isu gerakan dari rewalan...

Selengkapnya