Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

LSI: Kader Golkar, Rudy Gunawan Tertinggi Elektabilitas-nya di Pilbup Garut

Oleh Agus Somantri

GARUT, FOKUSJabar.com: Hasil survei yang dilakukan LSI (Lembaga Survei Indonesia) untuk Pilbup Garut 2013 menunjukan bahwa kader Partai Golkar Rudy Gunawan, sebagai calon  bupati dengan tingkat elektabilitas tertinggi ketimbang calon lainnya.

PILBUP PEMILIHAN BUPATI GARUT

 

Tidak hanya itu, Rudy pun mampu menempati urutan atas bersama sederet nama artis yang meramaikan Pilbup Garut.

Direktur LSI, Toto Izul Fatah menuturkan bahwa dalam survei yang dilakukan, pihaknya mengajukan lima nama yang sudah pasti maju di Pilbup Garut dengan memunculkan sejumlah tokoh dengan nilai teratas dalam hal elektabilitas.

Hasilnya, Rudi Gunawan (Golkar) mendapatkan angka 20,5 persen, disusul Bupati Garut, Agus Hamdani dengan raihan 12,0 persen, Ahmad Bajuri 10,5 persen, kader PDIP Memo Hermawan 8,2 persen, dan Sekda Garut Iman Alirahman  dengan raihan 3,6 persen.

Kemudian untuk sejumlah nama dari jalur indenpenden, seperti Sirojul Munir  dengan tingkat elektabilitas mencapai 2,7 persen dan Yamin Supriatna 1,6 persen.

Toto mengatakan, based on research kader parpol masih kuat dan potensial di Pilbup Garut tersebut. Namun memang jumlah responden yang belum memutuskan atau tidak tahu masih tinggi prosentasenya bahkan di atas 45 persen.

Menurutnya, karakter personal figur calon, akan sangat menentukan di Pilkada Garut. Hal itu dibuktikan dengan kemenangan Aceng Fikri dan Dicki Chandra di Pilkada sebelumnya, dimana dukungan parpol tidak berbanding lurus dengan dukungan suara.

Saat ini, pihaknya belum melihat calon independen yang kuat secara figur dan memiliki riil secara meyakinkan sehingga bisa lolos verifikasi KPUD. Sejumlah artis yang maju dari jalur independen memang unggul dalam popularitas namun tidak dalam akseptabilitas dan elektabilitas.

“Tingkat pengenalan atau popularitas mereka memang penting, namun itu hanya salah satu model. Masih ada dua model penting lain yakni akseptabilitas dan elektabilitas. Kabar buruk bagi seorang bakal calon kalau popularitasnya tinggi tapi ternyata tidak disukai dan tidak dipilih,” terangnya.