Senin, 31 Agustus 2015
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)

Kontak Iklan Fokus Jabar



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

balap sepeda (foto : net)

Garut Siap Gelar Babak Kualifikasi PON XIX Cabang Olahraga Balap Sepeda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kabupaten Garut menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan babak kualifikasi PON XIX/2016 cabang olahraga balap sepeda nomor...

Selengkapnya
ervakurniawan.wordpress.com

Kapan Terakhir Anda Tertawa dengan Ibu Anda?

FOKUSJabar.com: Beberapa di antara anda para pekerja atau yang sibuk dengan aktivitas sehari-hari akan disibukan dengan pekerjaan. Anda bahkan sesekali lupa kalau anda...

Selengkapnya
JOB-FAIR-2015-CIAMIS

Anda Butuh Kerja ? 4000 Lowongan Kerja Dibuka di Ciamis Besok

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Jika di Kota Bandung sedikitnya 2500 pekerja dirumahkan akibat melemahnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh pada sektor usaha, di Ciamis...

Selengkapnya
Bupati Ciamis dalam sidak PNS di hari masuk kerja pertama setelah libur lebaran, Rabu (22/07/2015)

Raih JKN Award, Bupati Ciamis Diundang Kemenkes RI

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Bupati Ciamis H Iing Syam Arifien mendapat undangan langsung dari Kementrian Kesehatan RI untuk menerima penghargaan Jaminan Kesehatan Nasional...

Selengkapnya
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

Antisipasi Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemerintah Kabupaten/Kota Harus Segera Buat RDTR

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat harus segera membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Hal itu penting untuk mengatasi alih fungsi lahan...

Selengkapnya
DDII Kota Bandung Menuntut Presiden Jokowi Undurkan Diri Dari Jabatannya (Foto : Budi)

DDII Kota Bandung Tuntut Jokowi Mundur dari Jabatannya

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kota Bandung Muchsin Al – Fikri meminta Presiden Joko Widodo segera mundur dari jabatannya....

Selengkapnya
Aksi Unjuk Rasa DDII Kota Bandung Diwarnai dengan Pembakaran Ban (Foto : Budi)

Massa DDII Tuding Jokowi-JK Serampangan Urus Indonesia

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Aksi unjuk rasa Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) di halaman Gedung Sate diwarnai aksi pembakaran ban, Senin (31/8/2015). Massa secara...

Selengkapnya
Valentino Rossi (web)

Dramatis, Rossi Juara di Silverstone

FOKUSJabar.com: Hari ini balapan MotoGP seri kedua belas yang telah digelar di sirkuit Silverstone hari Minggu (308/2015) menjadi ajang pembuktian sekali lagi The...

Selengkapnya
Benda

Benda Peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Ditemukan Pekerja Proyek

Oleh: Dadang Suhaya Warga Kota Cimahi FOKUSJabar.com: Benda cagar budaya (BCB) yang diduga peninggalan Kerajaan Islam Sumedang Larang ditemukan para pekerja proyek...

Selengkapnya
Stadion Si Jalak Harupat (Foto: web)

Stadion Si Jalak Harupat Layak untuk Pembukaan dan Penutupan PON Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Stadion Si Jalak Harupat dinilai layak menjadi lokasi pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 Jabar. Kendati begitu, butuh sedikit pembenahan...

Selengkapnya

Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis

%d blogger menyukai ini: