Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 24 Agustus 2016
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Ketua Komrat, Surya Panunggal (Foto. Bambang)

Komrat Minta Usut Tuntas Temuan LHP-BPK

GARUT, FOKUSJabar.com : Adanya temuan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK) terkait keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Tahun Anggaran...

Selengkapnya
Foto by Adi

Satpol PP Imbau Pengelola Kafe Erginn Tidak Bikin Gaduh

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bandung, Usman Sayogi JB mengimbau agar pemiliki Kafe Erginn di Dago Resort segera...

Selengkapnya
pengusaha asal Bandung Tjahja Santoso bersama Gubernur Babel Rustam Effendi dan Investor korea foto bersama

Investor Korea Bangun PLTS di Belitung

BELITUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Bandung Tjahja Santoso serius menggandeng investor Korea untuk mengatasi krisis listrik di Bangka Belitung. Buktinya Tjahja membawa...

Selengkapnya
Sekda Ciamis H Haerdiat Meninjau Lapang Atletik Linggasari Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis.

Sekda Ciamis Marah, Minta Lapang Atletik Linggasari Dirombak Lagi

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamsi Jawa Barat, H. Herdiat tak bisa menahan amarahnya saat meninjau langsung pembangunan Lapang Atletik di...

Selengkapnya
Wagub Demiz

Wagub Harap UMB Tingkatkan APK di Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Hadirnya Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB) diharapkan mampu mendorong Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Jawa Barat....

Selengkapnya
nelayan

Takut Melapor, Nelayan Merugi Akibat Perompak

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan pantura khususnya Cirebon berhenti melaut, bukan karena faktor cuaca buruk, melainkan lantaran keresahan mereka terhadap ulah...

Selengkapnya
Dadang : Jangan Bebankan Biaya Seragam PNS Kepada Bawahan

Wali Kota Banjar Akui, Etos Kerja PNS Masih Kurang

BANJAR, FOKUSJabar.com : Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih mengaku, selama ini etos kerja para pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Banjar masih dianggap masih kurang....

Selengkapnya
Sejumlah nelayan Cirebon tengah berbincang bersama awak media terkait maraknya perompak. Panji

Marak Perompak, Nelayan Pantura Resah

CIREBON, FOKUSJabar.com : Sejumlah nelayan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Cirebon dan Indramayu resah lantaran maraknya perompak yang merampas hasil tangkapan mereka...

Selengkapnya
Anggaran Penegakan Hukum di Indonesia Boros

Sidang Perdana JM, Jawara Mendesak Bupati dan Sekda Diperiksa

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Sidang perdana kasus pengadaan meubeler dengan terdakwa mantan Kabag Umum Pemkab Tasikmalaya, JM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

Selengkapnya
Foto by Humas Pemprov Jabar

Hari Donor Darah Sedunia, Aher Ajak Masyarakat Terbiasa Donor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pada peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) mengajak seluruh masyarakat untuk gemar dan terbiasa...

Selengkapnya