Minggu, 7 Februari 2016
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit
Testimoni PT XL AXIATA Cirebon Kota Seduluruh Kabeh Iklan Ciamis



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

google

Beginilah Google Jika Dia adalah Manusia

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Google adalah sarana dimana semua orang selalu menanyakan hal apapun yang semua manusia tanyakan. Berbagai jenis pertanyaan sanggup dijawabnya...

Selengkapnya
HPN2016

Lombok Terpilih Jadi Tuan Rumah ‘Hari Pers Nasional 2016’

MATARAM, FOKUSJabar.com: Mataram terpilih menjadi tuan rumah untuk peringatan puncak Hari Pers Nasional 2016 yang jatuh pada tanggal Selasa (9/2/2016). TNI Angkatan Laut...

Selengkapnya
talak3

Ingin Kembali Rujuk di Talak 3

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Diawali dari sepasang suami istri bernama Bagas dan Risa yang sudah bercerai beberapa bulan yang lalu. Namun ternyata mereka harus dipertemukan...

Selengkapnya
Wow! Bandung Segera Akan Miliki Menara Eiffel

Wow! Bandung Segera Akan Miliki Menara Eiffel

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Menara Eiffel ikon kota Paris Prancis, segera akan hadir di Kota Bandung. Perencanaan ini sesuai dengan gagasan baru Wali Kota Bandung Ridwan...

Selengkapnya
Kepala BNN

Selamatkan Indonesia, Harus Berani Eksekusi Mati 151 Bandar Narkoba

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) merasa gelisah atas nasib anak bangsa yang diserang narkoba dan harus disikapi serius. Buwas sendiri...

Selengkapnya
Miras

Miras Oplosan Kembali Renggut Nyawa Tiga Pemuda

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Minuman keras (miras) oplosan kembali menelan korban tiga pemuda warga Kampung Mekar Sari RT 03/10 Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru Kota...

Selengkapnya
Rekor 33 Laga Tak Terkalahkan, Ibra Puji Kekuatan PSG di Ligue 1

Rekor 33 Laga Tak Terkalahkan, Ibra Puji Kekuatan PSG di Ligue 1

PARIS, FOKUSJabar.com: Paris Saint-Germain (PSG) mencetak rekor baru di Ligue 1 pada Rabu (3/2/2016) kemarin, usai mengalahkan Lorient 3-1 di Parc des Princes....

Selengkapnya
Foto diambl dari Instagram.

Kunjungi Mesjid di AS, Obama: Menyerang Islam Berarti Menyerang Semua Agama

Catonsville, FOKUSJabar.com: Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyatakan, serangan pada Islam adalah serangan pada semua keyakinan. Hal itu dikatakannya saat...

Selengkapnya
Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno saat ditemui di ruangannya. Panji

Aher Harus Fasilitasi Pertemuan Dua Kepala Daerah

CIREBON, FOKUSJabar.com : Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher) harus memfasilitasi pertemuan dua kepala daerah Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon. Hal itu disampaikan...

Selengkapnya
Konsultasi publik, dalam rangka studi analisis amdal rencana pengembangan Pelabuhan Cirebon. Panji

KLHK Dalami Kesalahan Pelindo, Ribuan Warga Siap Demo

CIREBON, FOKUSJabar.com :  Jika PT Pelindo II Cabang Cirebon tetap tidak mengindahkan keinginan warga dan teguran berupa penyegelan Kementrian Lingkungan Hidup dan...

Selengkapnya