Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 28 Mei 2016
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

foto by Ageng

Aher Resmikan Lapangan Tembak Cisangkan, Terbaik di Indonesia

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan penggunaan Lapangan Tembak KONI Jabar di Cisangkan, Kota Cimahi, Sabtu (28/5/2016). Gubernur yang...

Selengkapnya
foto dari Youtube Jokowi

Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Akun Youtube

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Setelah mempunyai tiga jejaring media sosial, kini Presiden Jokowi resmi meluncurkan akun Youtube resmi kepresidenan. Seperti dilansir dari...

Selengkapnya
PIN_1058 WEB

Pemprov Jabar Dorong TTG Hasil Karya Masyarakat Dikembangkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) membuka secara resmi gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jawa Barat ke VI Tahun 2016 di Halaman...

Selengkapnya
Foto:Istimewa

Dieksekusi ke Sukamiskin, Sutan Bhatoegana Enggan Munculkan Suasana Sumringah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terpidana kasus suap Kementrian ESDM, Sutan Bhatoegana tidak menunjukan sikap sumringah atau bahagia ketika dieksekusi Komisi Pemberantasan...

Selengkapnya
Foto by Tasdik

Ombudsman Jabar Belum Temukan Indikasi Pidana Terbakarnya Pasar Sementara Limbangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman perwakilan Jawa Barat menyatakan, belum ada temuan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pembangunan Pasar Limbangan Garut menjadi...

Selengkapnya
Ombusman

Ombudsman RI Segera Rilis Nama-nama ‘Pejabat Pembangkang’

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman Republik Indonesia akan merilis aparatur negara dalam kategori ‘Pejabat Pembangkang’ melalui media massa. Nama-nama...

Selengkapnya
ikustrasi : net

Pengusaha EO Ditahan karena Gelapkan Pajak Rp1,9 Milyar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Event Orginizer, R. Bayu Gautama ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena diduga menggelapkan dana pajak mencapai Rp1,9 milyar dari...

Selengkapnya
Ilustrasi (LIN)

Kampanyekan Lingkungan, Pemprov Jabar Gelar Eco Music Camp di Gunung Halimun

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Penyadaran masyarakat terhadap kerusakan lingkungan harus terus diupayakan. Pelbagai cara bisa ditempuh agar semakin banyak yang peduli terhadap...

Selengkapnya
Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mendapat gelar...

Selengkapnya
megawati 2

Megawati Ingatkan Pembeda dalam Pengukuhan Gelar Doctor Honoris Causa

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mantan Presiden Republik Indonesia ke 5, Megawati Soekarno Putri menekankan hal penting atas gelar Doctor Honoris Causa yang...

Selengkapnya