Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 4 Desember 2016
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD




Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Aay Syarif Hidayat (Foto: Bambang Fouristian/FOKUSJabar.com)

Bupati Ogah Realisasikan Terminal Malangbong, Warga Ancam Golput di Pilkada Garut 2018

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan ribu warga Kecamatan Malangbong mengancam tidak akan menggunakan hak suaranya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Garut 2018...

Selengkapnya
Selain Jabar, Atlet yang Tersangkut Doping Berasal dari Enam Provinsi Lain

KONI Tak Mau Berandai-andai Soal Atlet PON Menggunakan Doping

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat menegaskab tidak akan berandai – andai terkait dugaan atlet Pekan Olahraga...

Selengkapnya
Wali Kota Cimahi Atty Suharti Saat melakukan tes urin di gedung B Pemkot Cimahi Jalan Demang Hardja Kusumah, Senin (11/4/2016).

Dicokok KPK, Petahana Atty Suharti Tetap Akan Kampanye

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat memastikan hak politik Wali Kota Cimahi non aktif Atty Suharty di Pilwalkot 2017 tetap...

Selengkapnya
Foto (@saputriratnayu)

Tanpa Gravitasi Kita Bisa Foto Terbalik Loh, Yuk ke Upside Down World Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Akhir-akhir ini warga Bandung lagi suka banget posting foto di sebuah rumah yang isi rumahnya semua terbalik ! Nah sudah liat kan kamu ajaibnya...

Selengkapnya
Atty tersandung, timses lanjutkan tahapan kampanye. (web)

Atty Tersandung, Timses Lanjutkan Tahapan Kampanye

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Penangkapan Wali Kota Cimahi non aktif, Atty Suharti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumahnya Jalan...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

Ketua DPD Golkar Jabar Nonaktifkan Ketua DPD Golkar Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pasca ditangkapnya Wali Kota nonaktif Cimahi Atty Suharti dan suaminya Itoc Tohija yang juga mantan Wali Kota Cimahi, Partai Golkar Jawa Barat...

Selengkapnya
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat ADe Barkah. (foto web)

Atty-Itoch Ditangkap, Golkar akan Angkat PLT Ketua DPD Cimahi

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pascapenangkapan Wali Kota Cimahi non  aktif Atty Suharty dan suaminya, Itoch Tohija oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK), Jumat...

Selengkapnya
Jaksa Senior AP Akan Diusut ke Kejagung. (FOKUSJabar/Adi)

Kasus Jaksa Senior AP akan Diserahkan ke Kejagung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Kejaksaan Tinggi (kajati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menyatakan, kelanjutan Jaksa senior AP yang menjalani pemeriksaan dugaan...

Selengkapnya
Walikota Cimahi Nonaktif Atty Suharti Tochija . (foto web)

KPK Tangkap Atty, Plt Wali Kota Enggan Komentar

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Walikota Cimahi nonaktif, Atty Suharti Tochija ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediaman pribadinya di Jalan Sari Asih IV nomor...

Selengkapnya
Polisi Periksa Rachmawati Soekarnoputri di Mako Brimob. (foto web)

Rachmawati Soekarnoputri Diperiksa Polisi di Mako Brimob

JAKARTA, FOKUSJabar.com : Rachmawati Soekarnoputri dimintai keterangan penyidik Polda Metro Jaya.Rachmawati akan diperiksa di Mako Brimob, Kelapa Dua. Namun belum...

Selengkapnya