Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 1 Mei 2016
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

IMG_6753

Serba Serbi Penampilan Musisi Jazz Semalam di ‘Kampoeng Jazz’

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gelaran musik festival Kampoeng Jazz semalam, Sabtu (30/4/2016) berlangsung meriah dan ramai. Bintang tamu yang datang mengisi juga berhasil...

Selengkapnya
Koes Plus1

Reonian Koes Plus di ‘Kampoe Jazz’ Semalam

BANDUNG, FOKSUJabar.com: Kemeriahan gelaran festival musik Kampoeng Jazz semalam, Sabtu (1/5/2016) di Universitas Padjajaran berlangsung ramai. Terlebih lagi salah satu...

Selengkapnya
batu pancawarna (Foto :: Tasdik)

Ini Batu Pancawarna Garut Souvenir Atlet Juara PON XIX

GARUT, FOKUSJabar.com : Sebanyak 1.897 keping liontin Dasi Koboi bagi sang juara pada perhelatan PON XIX tahun 2016 Jabar, terbuat dari Batu Pancawarna Garut yang...

Selengkapnya
generasi muda, ilustrasi : net

Dedi Mulyadi, “Politisi Muda Patut Diapresiasi, Bukti Dinamika Politik”

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai bermunculannya politisi dari generasi muda dan aktif dalam...

Selengkapnya
Polri Imbau Tak Ada Sweeping Buruh Saat May Day

Besok, Ribuan Massa Siap Duduki Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Diprediksi dua ribuan buruh akan mengepung Bandung dalam peringatan May Day, Minggu (1/5/2016). Massa dari berbagai elemen buruh itu...

Selengkapnya
Kampoeang-Jazz-2016

Nonton ‘Kampoeng Jazz’ Yuk Malam Minggu!

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang suka banget dengerin lagu Jazz, malam ini akan ada gelaran festival Kampoeng Jazz bertemakan City of Jazz. Gelaran festival musik...

Selengkapnya
ilustrasi napi

Polisi Belum Terima Laporan Resmi Napi Wanita yang Kabur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Larinya narapidana kasus penipuan dan penggelapan Melani alias Gladis (26) dari Lapas Wanita Klas II Bandung hingga kini belum ditelusuri....

Selengkapnya
ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat diwawancarai di Kantor DPD Golkar Jabar, Jumat (29/4/2016)
(Foto : Lin)

DPD Golkar Jabar Targetkan Menang di Pilkada Serentak 2017

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi targetkan menang pada Pilkada Serentak di Jabar 2017 nanti. Ada tiga daerah yang akan menghelat...

Selengkapnya
buruh (foto : web)

Aher Persilahkan Buruh Rayakan May Day

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mempersilahkan kepada buruh rayakan peringatan May Day atau Hari Buruh se-Dunia yang akan jatuh pada 1 Mei...

Selengkapnya
Tulus3

Indonesia Hijab Fest 2016 Dibuka Oleh R. Giselawati Hingga Tulus

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Semalam acara Indonesia Hijab Fest 2016 yang keenam resmi dibuka, Kamis (28/4/2016) pembukaan semalam dibuka oleh R. Giselawati Wiranegara...

Selengkapnya