Rabu, 29 Juli 2015
Search

Tahun Ajaran 2013/2014, Kurikulum Baru, Pemerintah Hapus UN SD

Oleh: M. Jatnika Sadili

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Tahun ajaran mendatang, pemerintah akan menghapus UN (Ujian Nasional) ditingkat Sekolah Dasar, serta memberlakukan kurikulum baru yang berbasis kompetensi secara bertahap hingga tujuh tahun mendatang.

Foto Ilustrasi (Foto: web)

Foto Ilustrasi
(Foto: web)

 

Perombakan besar-besaran terhadap standarisasi pendidikan nasional itu tercantum dalam PP 32/2013 tentang Perubahan atas PP 19/2005 yang telah disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 7 Mei 2013.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (14/5) pukul 13.30 WIB. Dijelaskan, pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelanggarakan UN yang diikuti Peserta Didik pada setiap satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar dan menengah, dan jalur nonformal kesetaraan.

“Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat,” bunyi Pasal 67 Ayat (1a) PP No. 32/2013 dalam PP tersebut.

Ditegaskan pula pada pasal 69, setiap Peserta Didik jalur pendidikan formal pendidikan dasar dan menengah dan jalur pendidikan nonformal kesetaraan berhak mengikuti Ujian Nasional, dan berhak mengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus. Serta kewajiban bagi Peserta Didik untuk mengikuti satu kali Ujian Nasional tanpa dipungut biaya. Namun pada Ayat (2a) Pasal 69 PP itu ditegaskan, Peserta Didik SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat dikecualikan dari ketentuan mengikuti Ujian Nasional itu.

Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini bahkan secara tegas menghapus ketentuan Pasal 70 Ayat (1,2) PP No. 19/2005, yang didalamnya disebutkan mengenai materi Ujian Nasional tingkat SD dan sederajat, yang sebelumnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matemika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Menurut Pasal 72 Ayat (1) PP ini, Peserta Didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah; dan d. Lulus Ujian Nasional.

Khusus Peserta Didik dari SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat, menurut Pasal 72 Ayat (1a) PP ini, dinyatakan lulus setelah memenuhi ketentuan pada Ayat (1) huruf a, b, dan c (tidak ada kata-kata lulus Ujian Nasional, red).

“Kelulusan Peserta Didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri,” bunyi Pasal 72 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 ini.

Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014. (**)



Kontak Iklan Fokus Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


+ 4 = tiga belas

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Nandang-Pelaku-Pembacokan-Sadis

Diduga Stress Nandang Habisi Nyawa Paman dengan Golok

CIAMIS,FOKUSJabar.com. Diduga stress Nandang ( 28 ) warga Lingkungan Yudanegara, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, tega habisi nyawa pamanya...

Selengkapnya
waduk jatigede (foto sumber : web)

Aher : Waduk Jatigede Berpotensi Aliri 90 Ribu Hektar Sawah

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan, jika waduk Jatigede sudah berfungsi berpotensi dapat mengaliri 90 ribu hektar sawah di...

Selengkapnya
(foto: adi)

Jelang Medical Check Up Cabup Bandung, Alat Kesehatan Tiba – Tiba Rusak

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penanggung jawab Medical Check Up dokter Yani Sumpena menjelaskan, proses pemeriksaan medis para bakal Calon Bupati (Cabup) Bandung sedikit...

Selengkapnya
Korban Tewas Akibat Dibacok Saat Berada Di RSUD Ciamis (Foto: Husen)

Dibacok Keponakan, Pria Separuh Baya di Ciamis Tewas

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Prisa separuh baya, Suryaman (68) warga Lingkungan Yudanegara Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, tewas mengenaskan dengan...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Warga di Jalan Ampera Ciamis, Contoh Kerukunan Antar Agama

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Jalan Ampera Kabupaten Ciamis adalah daerah yang dihuni oleh masyarakat pemeluk tiga agama berbeda. Konghucu, Katolik dan Islam dengan tiga...

Selengkapnya
Lebih dari 1000 Ahli dan Peneliti Menentang 'Robot Pembunuh'

Lebih dari 1000 Ahli dan Peneliti Menentang ‘Robot Pembunuh’

FOKUSJabar.com: Lebih dari 1.000 ahli robotica dan peneliti terkemuka di dunia menyerukan larangan tentang bahaya dari “Senjata Anonim” atau yang disebut...

Selengkapnya
DPRD Jabar Berharap GBLA Bisa Dipakai Opening Ceremony PON XIX/2016

Bareskrim Polri Minta Stadion GBLA Tidak Digunakan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso meminta Pemerintah Kota Bandung tidak menggunakan sementara Stadion Gelora Bandung Lautan Api...

Selengkapnya
IIMS 2015 Akan Hadirkan Mobil Batman dan KITT

Wow.. IIMS 2015 Akan Hadirkan Mobil Batman dan KITT

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Akan ada terobosan baru pada gelaran pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 yang akan digelar 20-30 Agustus 2015 di Jl...

Selengkapnya
(web)

P2PL: Paraji Tak Diperbolehkan Lagi Tangani Persalinan

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Kepala Bidang  Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Susatyo menyatakan, saat ini...

Selengkapnya
Tol

Kekeringan, Penggenangan Waduk Jatigede Terancam Mundur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pesimistis Waduk Jatigede bisa digenangi 1 Agustus 2015. Hal itu menyusul kondisi Jabar yang tengah...

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: