Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan 'Honorer' - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Minggu, 29 Mei 2016
Search

Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan ‘Honorer’

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pemerintah provinsi Jawa Barat segera membuka pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2013. Namun kuota yang tersedia lebih dulu diprioritaskan bagi TKK (Tenaga Kerja Kontrak) atau pegawai honorer.

cpns_2

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Jabar, Muhamad Solihin mengaku telah mengusulkan perekrutan pegawai baru kepada pemerintah pusat.

Setelah proses verifikasi, pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) lantas memberikan jatah sebanyak 610 orang untuk Kategori I (pegawai honerer yang seharusnya diangkat namun gagal) dan 1.200 orang untuk Kategori II (pegawai honorer yang telah mengabdi selama 5 tahun).

“Dari formasi yang diberikan tersebut, maka yang diutamakan adalah pegawai yang sudah mengambdi,” kata Solihin melalui sambungan telepon, Senin (13/5).

Dia menjelaskan bahwa prioritas  terhadap pegawai nonrer itu membuat kalangan umum tidak bisa ikut melamar. Sebab, hal itu dilakukan sesuai perintah pemerintah pusat.

Kendati begitu, peluang bagi kalangan umum masih terbuka. Jika Pemprov masih kekurangan pegawai, maka penerimaan serupa akan dilakukan kembali. Dengan kata lain, jika kuotanya kurang, maka dibuka penerimaan yang bisa diakses kalangan umum.

“Penerimaan CPNS di Jabar itu semula diagendakan Juni, tapi ada perubahan menjadi September mendatang,” jelasnya.

Adapun pegwai yang dibutuhkan, seperti medis dan teknik. Salah satunya pegawai teknik di lingkungan Pekerjaan Umum (PU).

Saat ini penerimaan pegawai baru di Jabar dibutuhkan terlebih sekitar 600 pegawai memasuki masa pensiun.  Bahkan ditaksir tahun ini jumlah ‘abdi negara’ yang pensiun mencapai 750 orang.

Penerimaan CPNS, selain mampu memenuhi kebutuhan jumlah pegawai pemprov Jabar. Namun juga bisa menimbulkan masalah baru. Artinya penambahan tersebut belum tentu bisa menutupi ‘lubang’ yang ditinggal pegawai lama, terlebih jika dilihat dari kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kualitas tenaga yang masuk dan keluar tentunya sangat berbeda, apalagi pada penerima CPNS pada 2009 lalu hanya setingkat SMA dan D3,” pungkasnya. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

DSC_1753

Ribuan Pesilat se-Jawa Barat Hadiri HUT ke-57 Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka

GARUT, FOKUSJabar.com: Bertempat di lapangan Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (28/5/2016) kemarin, ribuan pesilat dari  berbagai daerah yang...

Selengkapnya
foto by Ageng

Aher Resmikan Lapangan Tembak Cisangkan, Terbaik di Indonesia

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan penggunaan Lapangan Tembak KONI Jabar di Cisangkan, Kota Cimahi, Sabtu (28/5/2016). Gubernur yang...

Selengkapnya
foto dari Youtube Jokowi

Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Akun Youtube

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Setelah mempunyai tiga jejaring media sosial, kini Presiden Jokowi resmi meluncurkan akun Youtube resmi kepresidenan. Seperti dilansir dari...

Selengkapnya
PIN_1058 WEB

Pemprov Jabar Dorong TTG Hasil Karya Masyarakat Dikembangkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) membuka secara resmi gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jawa Barat ke VI Tahun 2016 di Halaman...

Selengkapnya
Foto:Istimewa

Dieksekusi ke Sukamiskin, Sutan Bhatoegana Enggan Munculkan Suasana Sumringah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terpidana kasus suap Kementrian ESDM, Sutan Bhatoegana tidak menunjukan sikap sumringah atau bahagia ketika dieksekusi Komisi Pemberantasan...

Selengkapnya
Foto by Tasdik

Ombudsman Jabar Belum Temukan Indikasi Pidana Terbakarnya Pasar Sementara Limbangan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman perwakilan Jawa Barat menyatakan, belum ada temuan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pembangunan Pasar Limbangan Garut menjadi...

Selengkapnya
Ombusman

Ombudsman RI Segera Rilis Nama-nama ‘Pejabat Pembangkang’

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ombudsman Republik Indonesia akan merilis aparatur negara dalam kategori ‘Pejabat Pembangkang’ melalui media massa. Nama-nama...

Selengkapnya
ikustrasi : net

Pengusaha EO Ditahan karena Gelapkan Pajak Rp1,9 Milyar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengusaha Event Orginizer, R. Bayu Gautama ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena diduga menggelapkan dana pajak mencapai Rp1,9 milyar dari...

Selengkapnya
Ilustrasi (LIN)

Kampanyekan Lingkungan, Pemprov Jabar Gelar Eco Music Camp di Gunung Halimun

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Penyadaran masyarakat terhadap kerusakan lingkungan harus terus diupayakan. Pelbagai cara bisa ditempuh agar semakin banyak yang peduli terhadap...

Selengkapnya
Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

Belum Bergelar S-1, Megawati Dianggap Tak Pantas Dapatkan Gelar DHC

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mendapat gelar...

Selengkapnya