Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan 'Honorer' - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Kamis, 29 September 2016
Search

Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan ‘Honorer’

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pemerintah provinsi Jawa Barat segera membuka pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2013. Namun kuota yang tersedia lebih dulu diprioritaskan bagi TKK (Tenaga Kerja Kontrak) atau pegawai honorer.

cpns_2

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Jabar, Muhamad Solihin mengaku telah mengusulkan perekrutan pegawai baru kepada pemerintah pusat.

Setelah proses verifikasi, pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) lantas memberikan jatah sebanyak 610 orang untuk Kategori I (pegawai honerer yang seharusnya diangkat namun gagal) dan 1.200 orang untuk Kategori II (pegawai honorer yang telah mengabdi selama 5 tahun).

“Dari formasi yang diberikan tersebut, maka yang diutamakan adalah pegawai yang sudah mengambdi,” kata Solihin melalui sambungan telepon, Senin (13/5).

Dia menjelaskan bahwa prioritas  terhadap pegawai nonrer itu membuat kalangan umum tidak bisa ikut melamar. Sebab, hal itu dilakukan sesuai perintah pemerintah pusat.

Kendati begitu, peluang bagi kalangan umum masih terbuka. Jika Pemprov masih kekurangan pegawai, maka penerimaan serupa akan dilakukan kembali. Dengan kata lain, jika kuotanya kurang, maka dibuka penerimaan yang bisa diakses kalangan umum.

“Penerimaan CPNS di Jabar itu semula diagendakan Juni, tapi ada perubahan menjadi September mendatang,” jelasnya.

Adapun pegwai yang dibutuhkan, seperti medis dan teknik. Salah satunya pegawai teknik di lingkungan Pekerjaan Umum (PU).

Saat ini penerimaan pegawai baru di Jabar dibutuhkan terlebih sekitar 600 pegawai memasuki masa pensiun. ¬†Bahkan ditaksir tahun ini jumlah ‘abdi negara’ yang pensiun mencapai 750 orang.

Penerimaan CPNS, selain mampu memenuhi kebutuhan jumlah pegawai pemprov Jabar. Namun juga bisa menimbulkan masalah baru. Artinya penambahan tersebut belum tentu bisa menutupi ‘lubang’ yang ditinggal pegawai lama, terlebih jika dilihat dari kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kualitas tenaga yang masuk dan keluar tentunya sangat berbeda, apalagi pada penerima CPNS pada 2009 lalu hanya setingkat SMA dan D3,” pungkasnya. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

img-20160928-wa0001

Ketua Umum Bhayangkari Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah

GARUT, FOKUSJabar.com : Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Karnavian meninjau langsung lokasi banjir bandang Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Lapang Paris, Kecamatan...

Selengkapnya
Kepala BPLHD Jabar Anang Sudarna (foto: WEB)

BPLHD Bakal Evaluasi Penanganan Kasus Lingkungan Garut

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat mengevaluasi penanganan kasus lingkungan di kawasan DAS Cimanuk...

Selengkapnya
google

Selamat Ulang Tahun ke-18 Google !

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Buat kamu yang setiap hari membuka situs Google untuk mencari informasi, pastinya kamu tahu dong bahwa hari ini adalah hari ulang tahun Google !...

Selengkapnya
Ketua PIA Demokrat saat mengunjungi korban banjir di Korem 062 Tarumanegara (Foto. Bambang F)

PIA Fraksi Demokrat Kunjungi Korban Banjir Bandang Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Demokrat DPR RI, Senin (26/9/2016) mengunjungi korban banjir bandang Garut. Bencana alam tersebut...

Selengkapnya
sidang

Pengeroyok Anggota Kopasus Pratu Galang Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pelaku pengeroyokan hingga penusukan anggota Kopassus Pratu Galang, Marsel Gerald Akbar didakwa 12 tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal...

Selengkapnya
Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat diwawancarai (Foto: Panji)

Terima Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Ancam PAW Anggota F-Golkar DPRD Jabar

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengancam menindak tegas anggota DPRD Jabar asal Golkar yang mengambil jatah mobil dinas Innova....

Selengkapnya
panti-pijat-ilustrasi-_131212143716-344

Buka Praktik Asusila, Pemkot Bandung Akan Cabut Izin Tempat Spa dan Pijat

  BANDUNG, FOKUSJabar.com: Pemerintah Kota Bandung akan memanggil pemilik usaha spa dan pijat yang diduga membuka praktik asusila. Spa dan pijat itu ketahuan...

Selengkapnya
Secara simbolis Kaskostrad memberikan bantuan kepada Bupati Garut (Foto. Bambang F)

Korban Banjir Bandang Garut Terima Bantuan Logistik dari Kaskostrad

GARUT, FOKUSJabar.com : Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kaskostrad), Mayjen TNI, Cucu Soemantri, Minggu (25/9/2016) pagi tiba di Kabupaten Garut....

Selengkapnya
korban-banjir-garut-nenek-dan-cucu-bayinya-tinggal-di-bawah-terpal (foto: Deni R)

Rumah Dilahap Air Cimanuk, Nenek dan Bayi Ini Tinggal di bawah Terpal

GARUT, FOKUSJabar.com: Empat hari pascabanjir yang meluluh lantakan sebagian Kota Garut menyisakan penderitaan bagi para pengungsi. Sebagian dari mereka bahkan belum...

Selengkapnya
Penumpukan kendaraan di Jalan Perintis Kemerdekaan (Foto. Bambang F)

Pascabanjir Bandang, Garut Dikepung Macet

GARUT, FOKUSJabar.com : Kemacetan arus lalulintas terjadi disejumlah titik pintu masuk menuju jantung pusat Kabupaten Garut pascabanjir bandang, Selasa (20/9/2016) lalu....

Selengkapnya