Rabu, 29 Juli 2015
Search

Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan ‘Honorer’

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pemerintah provinsi Jawa Barat segera membuka pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2013. Namun kuota yang tersedia lebih dulu diprioritaskan bagi TKK (Tenaga Kerja Kontrak) atau pegawai honorer.

cpns_2

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Jabar, Muhamad Solihin mengaku telah mengusulkan perekrutan pegawai baru kepada pemerintah pusat.

Setelah proses verifikasi, pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) lantas memberikan jatah sebanyak 610 orang untuk Kategori I (pegawai honerer yang seharusnya diangkat namun gagal) dan 1.200 orang untuk Kategori II (pegawai honorer yang telah mengabdi selama 5 tahun).

“Dari formasi yang diberikan tersebut, maka yang diutamakan adalah pegawai yang sudah mengambdi,” kata Solihin melalui sambungan telepon, Senin (13/5).

Dia menjelaskan bahwa prioritas  terhadap pegawai nonrer itu membuat kalangan umum tidak bisa ikut melamar. Sebab, hal itu dilakukan sesuai perintah pemerintah pusat.

Kendati begitu, peluang bagi kalangan umum masih terbuka. Jika Pemprov masih kekurangan pegawai, maka penerimaan serupa akan dilakukan kembali. Dengan kata lain, jika kuotanya kurang, maka dibuka penerimaan yang bisa diakses kalangan umum.

“Penerimaan CPNS di Jabar itu semula diagendakan Juni, tapi ada perubahan menjadi September mendatang,” jelasnya.

Adapun pegwai yang dibutuhkan, seperti medis dan teknik. Salah satunya pegawai teknik di lingkungan Pekerjaan Umum (PU).

Saat ini penerimaan pegawai baru di Jabar dibutuhkan terlebih sekitar 600 pegawai memasuki masa pensiun.  Bahkan ditaksir tahun ini jumlah ‘abdi negara’ yang pensiun mencapai 750 orang.

Penerimaan CPNS, selain mampu memenuhi kebutuhan jumlah pegawai pemprov Jabar. Namun juga bisa menimbulkan masalah baru. Artinya penambahan tersebut belum tentu bisa menutupi ‘lubang’ yang ditinggal pegawai lama, terlebih jika dilihat dari kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kualitas tenaga yang masuk dan keluar tentunya sangat berbeda, apalagi pada penerima CPNS pada 2009 lalu hanya setingkat SMA dan D3,” pungkasnya. (**)



Kontak Iklan Fokus Jabar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


3 + satu =

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

waduk

Kekeringan, Penggenangan Waduk Jatigede Terancam Mundur

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pesimistis Waduk Jatigede bisa digenangi 1 Agustus 2015. Hal itu menyusul kondisi Jabar yang tengah...

Selengkapnya
Deki Fajar (Web)

Bakal Cabup Bandung : Etika Berpolitik Partai Hanura Jelek

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Langkah Partai Hanura memutuskan tali koalisi dengan PDIP secara satu pihak dinilai keliru. Pasalnya, pindahnya koalisi ke calon lain menjelang...

Selengkapnya
etua Penyelenggara PPDB Online Kota Cirebon Abdul Haris. (Foto Panji)

PPDB Online, Disdik Kota Cirebon Akui Banyak “Titipan”

CIREBON, FOKUSJabar.com: Overload kuota peserta PPDB online di Kota Cirebon dipastikan karena banyaknya ‘titipan’ siswa saat seleksi berlangsung. Demikian...

Selengkapnya
Para pencari kerja memadati kantor Disnakertrans Kabupaten Cirebon untuk membuat kartu AK1 (Panji)

Setiap Tahun, Pencari Kerja di Cirebon Meningkat

CIREBON, FOKUSJabar.com: Kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cirebon diserbu para pencari kerja. Pencari kerja rata-rata warga...

Selengkapnya
korupsi (ilustrasi : web)

Polda Jabar Maksimalkan Pengusutan Kasus Penipuan 1,6 M

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polda Jawa Barat optimalkan pengusutan kasus penipuan uang senilai Rp1,6 milyar. Hal itu menyusul desakan korban Hamyudin Fariza. Dorongan...

Selengkapnya
(web)

Pemkot Bandung Sibuk Cari Lapang untuk SSB Liverpool FC

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku, saat ini mencari lapangan yang cocok untuk Sekolah Sepakbola (SSB) Liverpool FC menjadi prioritas...

Selengkapnya
Ketua Desh Pilkada DPC PDIP Kabupaten Tasikmalaya, Aef Syaripudin (Foto : Nanang Yudi)

Wew! PDIP dan PKB Daftarkan Uu sebagai Cabup dengan Pasangan Beda?

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.com : Tidak hanya PKB yang akan mendaftarkan pasangan Cabup-Cawabup Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum-Oleh Soleh. PDIP pun mendaftarkan Uu dengan...

Selengkapnya
[VIDEO] Wanita China Tewas Mengenaskan Dilahap Eskalator

[VIDEO] Wanita China Tewas Mengenaskan Dilahap Eskalator

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Seorang wanita tewas mengenaskan usai terjatuh ke dalam mesin eskalator atau tangga berjalan yang rusak, di pusat perbelanjaan di China....

Selengkapnya
Abdul Haris Saat Menandatangani Ikrar Damai Antar Umat Beragama Mewakili PWI (Foto: Husen)

Peran Pers Sangat Penting Menjaga Kerukunan Umat Beragama

CIAMIS,FOKUSJabar.com: Peran pers sangat penting dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal itu bisa dilakukan pers dengan tidak memberitakan informasi yang...

Selengkapnya
Agus Mulyadi (tengah) Kades Situsaeur Karangpawitan Garut, saat dilantik di Gedung Pendopo Garut (Foto: Deni Rinjani)

Dilantik Jadi Kades, Buruh Tani Ini Diarak Warganya

GARUT,FOKUSJabar.com: Kepala Desa (Kades) terpilih asal Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan Garut Agus Mulyadi diarak warga keliling desa. Hal itu dilakukan warganya...

Selengkapnya
%d blogger menyukai ini: