Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan 'Honorer' - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Selasa, 21 Februari 2017
Search

Buka CPNS, Pemprov Prioritaskan ‘Honorer’




Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pemerintah provinsi Jawa Barat segera membuka pendaftaran CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tahun 2013. Namun kuota yang tersedia lebih dulu diprioritaskan bagi TKK (Tenaga Kerja Kontrak) atau pegawai honorer.

cpns_2

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Jabar, Muhamad Solihin mengaku telah mengusulkan perekrutan pegawai baru kepada pemerintah pusat.

Setelah proses verifikasi, pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) lantas memberikan jatah sebanyak 610 orang untuk Kategori I (pegawai honerer yang seharusnya diangkat namun gagal) dan 1.200 orang untuk Kategori II (pegawai honorer yang telah mengabdi selama 5 tahun).

“Dari formasi yang diberikan tersebut, maka yang diutamakan adalah pegawai yang sudah mengambdi,” kata Solihin melalui sambungan telepon, Senin (13/5).

Dia menjelaskan bahwa prioritas  terhadap pegawai nonrer itu membuat kalangan umum tidak bisa ikut melamar. Sebab, hal itu dilakukan sesuai perintah pemerintah pusat.

Kendati begitu, peluang bagi kalangan umum masih terbuka. Jika Pemprov masih kekurangan pegawai, maka penerimaan serupa akan dilakukan kembali. Dengan kata lain, jika kuotanya kurang, maka dibuka penerimaan yang bisa diakses kalangan umum.

“Penerimaan CPNS di Jabar itu semula diagendakan Juni, tapi ada perubahan menjadi September mendatang,” jelasnya.

Adapun pegwai yang dibutuhkan, seperti medis dan teknik. Salah satunya pegawai teknik di lingkungan Pekerjaan Umum (PU).

Saat ini penerimaan pegawai baru di Jabar dibutuhkan terlebih sekitar 600 pegawai memasuki masa pensiun.  Bahkan ditaksir tahun ini jumlah ‘abdi negara’ yang pensiun mencapai 750 orang.

Penerimaan CPNS, selain mampu memenuhi kebutuhan jumlah pegawai pemprov Jabar. Namun juga bisa menimbulkan masalah baru. Artinya penambahan tersebut belum tentu bisa menutupi ‘lubang’ yang ditinggal pegawai lama, terlebih jika dilihat dari kualitas SDM (Sumber Daya Manusia).

“Kualitas tenaga yang masuk dan keluar tentunya sangat berbeda, apalagi pada penerima CPNS pada 2009 lalu hanya setingkat SMA dan D3,” pungkasnya. (**)







Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Walikota banjar

Ini Dia 6 Balon Walikota Banjar Penantang Petahana

Siapakah calon walikota Banjar yang akan bersaing dengan H Ade Uu Sukaesih pada Pilkada Koya Banjar 2018? Ada empat nama yang munculk nama yang siap bersaing melawan...

Selengkapnya

PDAM Tirta Intan Garut Ditinggalkan Dua Karyawan Terbaiknya

GARUT, FOKUSJabar.com : Selasa, 21 Februari 2017, keluarga besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut ditinggalkan dua orang karyawan terbaiknya karena ...

Selengkapnya

Mobil Hantam Sepeda Motor di Jalan Sunda, Pemotor Tewas

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Media sosial heboh dengan munculnya video tabrakan antara sepeda motor dengan mobil di Kota Bandung. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang...

Selengkapnya

Komite Hijau: Garut Daerah Terkotor se NKRI?

GARUT, FOKUSJabar.com : Jelang Hari Sampah Nasional (HSN) yang jatuh pada Selasa (21/2/2017) besok, tumpukan sampah di wilayah Kabupaten Garut masih nampak terlihat....

Selengkapnya

Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tak Ikut Aksi 212 Besok, Diduga Bermuatan Politik

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jendral Anton Charliyan mengimbau warga Jabar untuk tidak mengikuti aksi damai 212 besok di Jakarta. Jendral...

Selengkapnya

Tolak Sertifikasi Ulama, FUI Geruduk DPRD Garut

GARUT, FOKUSJabar.com : Puluhan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Garut (FUI), Senin (20/2/2017) menggeruduk Gedung DPRD Garut, mereka meminta agar...

Selengkapnya

Deklarasi #BDGHantamHoax Jangan Hanya Seremonial Belaka‎

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengapresiasi deklarasi #BDGHantamHoax yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di Alun-alun Bandung,...

Selengkapnya

Ajukan Saksi Pro Rizieq, Polda Jabar Berikan Waktu Hingga Kamis

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Penyidik Polda Jabar meminta Rizieq Shihab dan Tim Kuasa Hukumnya segera mengajukan nama saksi ahli yang meringankan. Pengajuan saksi ahli itu...

Selengkapnya

Penyebab Amblas Akses Kuningan-Majalengka

CIREBON, FOKUSJabar.com: Terputusnya akses utama Jalan Nasional di Kabupaten Kuningan di Dusun Kliwon Desa Kawah, Kecamatan Darma membuat warga harus mencari jalan...

Selengkapnya

Keponakan Bupati Cirebon Kena OTT

CIREBON, FOKUSJabar.com: Belum lama ini jajaran Polres Cirebon dan tim Saber Pungli melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada empat pegawai Dinas Kependudukan dan...

Selengkapnya