Terlalu, Sungai Cikijing Ditutup PT Kahatex - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Rabu, 20 Juli 2016
Search
aher_26

Terlalu, Sungai Cikijing Ditutup PT Kahatex

Oleh: Hari Brahma

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Sungai Cikijing yang melintasi PT Kahatex di Rancaekek ditutup beton dan aspal. Hal itu terkuak saat Gubernur Jawa Barat, Ahmad Herawan meninjau pabrik tekstil di Kabupaten Sumedang tersebut, Jumat (26/4).

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tiga dari kanan) saat melihat kondisi Sungai Cikijing yang ditutup aspal dan beton di PT Kahatex, Sumedang, Jumat (26/4) (Foto: Hari Brahma)

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (tiga dari kanan) saat melihat kondisi Sungai Cikijing yang ditutup aspal dan beton di PT Kahatex, Sumedang, Jumat (26/4) (Foto: Hari Brahma)

Dalam kunjungannya, Heryawan dan rombongan tidak menyangka aspal yang diinjaknya di dalam parik tersebut di bawahnya merupakan alirangan sungai.

Sungai tersebut disisakan jembatan dengan lempengan besi selebar dua meter dan panjang sekitar delapan meter guna mengontrol aliran sungai.

Heryawan mengatakan, untuk menyelesaikan masalah banjir pihaknya akan melibatkan tim dari pusat, karena berkaitan dengan normalisasi anak Sungai Citarum ini.

“Sungai yang melintas Kahatex ini akan dinormalisasi pada tahun depan,” katanya usai melakukan sidak.

Dia mengatakan, biaya normalisasi dari hulu hingga hilir sebesar Rp10 triliun.

“Anggarannya langsung dari pusat, tahun 2011 kemarin sudah dimulai,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Kahatex, Harzan Haruman enggan berkomentar terkait tinjauan Heryawan ke pabriknya. (JAT)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



13 thoughts on “Terlalu, Sungai Cikijing Ditutup PT Kahatex

  1. Ala Nurdin

    hmm… jadi mungkin ini juga *salah satu* yg menyebabkan di sekitar kahatex suka banjir & menimbulkan kemacetan yg berkepanjangan. Kena deh… langsung sama pa gubernur nya. 🙂

    "Direktur Utama PT Kahatex, Harzan Haruman enggan berkomentar terkait tinjauan Heryawan ke pabriknya."

    Reply
  2. Taqi Haq

    bajir di rancaekek coba tinjau dari segi tata cara penyelesaian masalah yang sudah dilakukan selama ini? tepat atau tidak? perlu dikaji? banyak hal yg tidak sesuai, solusi yang dilakukan selama ini. 🙂

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

TPA Sarimukti foto web

TPA Pindah ke Legok Nangka, Anggaran Naik 5 kali Lipat

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Pemerintah Kota Cimahi akan kesulitan membuang sampah jika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dipindahkan ke TPA Legok Nangka Kecamatan Nagreg...

Selengkapnya
Bangunan tempat membakar sampah tidak berfungsi

Target PAD Tercapai, Pasar Andir Bayongbong Belum Menerima Bantuan Penanggulangan Sampah

GARUT, FOKUSJabar.com: Selain faktor jumlah kendaraan pengangkut, jalanan macet pascalebaran juga bangunan tempat pembakaran sampah di lokasi Tempat Pembuangan Sementara...

Selengkapnya
Ilustrasi perpeloncoan (tempo)

Perpeloncoan Itu Bukan Diatur Tapi Dilarang

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Melalui Permendikbud Nomor 18 tahun 2016 yang melarang semua jenis perpeloncoan dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi siswa...

Selengkapnya
Foto by Gatot

Antisipasi Kebakaran Gunakan Damkar Roda Tiga

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Untuk mengantisipasi kebakaran di pemukiman warga, Pemerintah Kota Cimahi memberikan sebanyak 15 unit kendaraan roda tiga bagi Pemadam Kebakaran...

Selengkapnya
Anies Baswedan

Perpeloncoan Itu Warisan Zaman Kolonial, Tidak Terjadi di Negara Merdeka

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Anies Baswedan menyatakan, seluruh sekolah tingkat SMP maupun SMA dilaranng...

Selengkapnya
Komisi III DPRD Kota Banjar saat meninjau pembangunan revitalisasi Pasar Langensari Kota Banjar. (Foto: Boip)

Dewan Khawatir Proyek Rp14 Milyar Tidak Penuhi Target

BANJAR, FOKUSJabar.com : Komisi III DPRD Kota Banjar mengkhawatirkan proyek pembangunan revitalisasi Pasar Langensari senilai Rp14.165.600.000,- tidak akan selesai dalam...

Selengkapnya
pokemon (foto: WEB)

Waspadalah! Pokemon Alasan Oknum Mengorek Rahasia Kekuatan Bangsa

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Permainan Pokemon baru-baru ini cukup populer di kalangan masyarakat. Sekilas, permainan ini adalah salah satu bagian dari kemajuan tekhnologi....

Selengkapnya
Dewan Pakar PGRI Ciamis Wawan S Arifien (kiri), Kepala Dikbud Ciamis Toto Marwoto (kanan).

Wawan S Arifien; Evaluasi The Best Ten Peringkat UN SMP di Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Dewan Pakar PGRI Ciamis, Wawan S Arifien turut mengomentari pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ciamis Toto Marwoto yang...

Selengkapnya
UN-SMPN-1-CIAMISSSS

Nilai Rata-rata UN Turun, Kadikbud Akan Evaluasi Program di SMPN 1 Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.com: Kepala Dikbud Ciamis Toto Marwoto membenarkan peringkat nilai rata-rata UN SMPN 1 Ciamis jatuh di peringkat ke 7 dari sebelumnya di peringkat...

Selengkapnya
Ketua Komisi IV DPRD Ciamis mengantarkan anaknya pada hari pertama masuk sekolah ke SMAN 1 Ciamis. Senin (18/07/2016). foto:Den

Nilai Rata-rata UN Anjlok, Lulusan SMPN 1 Ciamis Kurang Terserap di SMA Pavorit ?

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Hasil nilai rata-rata Ujian Nasional SMPN 1 Ciamis tahun 2016 mengalami penurunan peringkat di Kabupaten Ciamis. SMP pavorit yang selalu...

Selengkapnya