Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Sabtu, 23 Juli 2016
Search

Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pengendara yang biasa melintasi Jalan Cileunyi-Rancaekek-Nagreg akan sedikit bernafas lega. Sebab untuk jalan nasional itu, Pemprov Jabar akan mengupayakan penangaannya dalam waktu dekat.

“Kita membantu, jadi koordinator dan fasilitator utama penanggulangan masalah banjir tersebut,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Selasa (23/4).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan  (Foto: web)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan
(Foto: web)

 

Dia menjelaskan lokasi banjir terjadi pada dua lokasi, yakni di Km BDG 22+600 (sekitar PT Insan Sandang) dan Km BDG 23+700 – Km BDG 24+800 (sekitar PT. Kahatex, PT. Vonex dan kawasan Industri atau Djarum Super).

Pihaknya menduga banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya sungai Cinunggal/Cikijing dan Cimande. Kedua sungai tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga terjadi genagan air di badan jalan hingga ketinggian 70 cm. Bahkan, terjadi juga penyempitan dan pendangkalan dasar sungai.

Untuk mengatasi permasalahan itu, perlu adanya penanganan banjir yang terintegrasi meliputi peningkatan jalan, perbaikan saluran drainase, normalisasi sungai dan penataan permukiman.

Tidak hanya itu, pemprov pun akan mengupayakan penanganan PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar kawasan industri itu. Adapun penataan yang dilakukan, adalah dengan relokasi dari pinggir jalan tersebut.

“Penanganan permasalahan ini melibatkan Multi stake holders, bahkan kami juga akan koordinasi dengan kepolisian dan kodam III/siliwangi terkait permasalahan sosialnya,” bebernya.

Heryawan juga mengaku menyiapkan alternatif lain, yakni pembuatan fly over sepanjang 2 Km untuk kendaraan ke arah Nagreg. Namun demikian, cara ini memakan waktu cukup lama berkisar 3-4 tahun.

“Kalau pakai fly over hanya akan menyelesaikan masalah macetnya saja namun tidak menyelesaikan masalah banjirnya,” katanya.

Untuk itu, Jumat (26/4) depan, Heryawan mengunjungi PT Kahatex, terlebih sebagian jalur sungai Cikijing dan Cimande melalui kawasan industri tersebut. Diduga terjadi bottle neck pada aliran sungai tersebut sehingga meluap ke jalan.

Dalam kunjungannya nanti, pihaknya akan mencoba meminta pelaku industri agar mau memindahkan pintu utama keluar masuk pabrik dan tidak lagi menghadap jalan raya Rancaekek.

“Berbagai solusi akan kita tawarkan toh ini kan demi kenyamanan bersama,” ucapnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Adang Saf Ahmad menyatakan pihaknya menyiapkan solusi jangka panjang mengatasi banjir Kahatex. Caranya, normalisasi anak-anak sungai Citarum.

Normalisasi sendiri akan sudah berlangsung sejak lama dan beberapa tahap. Tahun ini, pihaknya akan melakukan tahap ketiga di sungai Cimande dan Cikijing.

“Tahap tersebut akan menelan anggaran hingga Rp400 miliar yang merupakan pinjaman dari Jepang,” pungkasnya. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Tertangkap Basah, 15 Penjudi Diamankan Polsek Cileunyi

Anggota Dewan Cirebon Kedapatan Bermain Judi Harus Diberi Efek Jera

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran, Muradi mengatakan, partai pengusung empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat...

Selengkapnya
DOB Pangandaran

Pengembangan Pembangunan Pangandaran Butuh Rp80 Milyar

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wakil Bupati Pangandaran, Adang Hadari menjelaskan, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di seluruh kawasan Pantai Pangandaran direncanakan mulai...

Selengkapnya
Terjun bebas

Anggota TNI Berpangkat Mayor Tewas Setelah Terjun dari Lantai 8 Pasar Baru

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Anggota TNI Berpangkat Mayor Inf Sukardi meregang nyawa setelah terjun dari lantai 8 Pasar Baru Kota Bandung sekitar pukul 08:30 WIB. Kepala...

Selengkapnya
korupsi ilustrasi

Kejari akan Ungkap Kasus Korupsi Baru di Banjar

BANJAR, FOKUSJabar.com: Kejaksaan Negeri Banjar mengakui sedang menyelidiki dua kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kota Banjar. Kendati masih pada tahap penyelidikan...

Selengkapnya
pilkada serentak

Catatan Penting Kilas Balik Pilbup di Kabupaten Garut

GARUT, FOKUSJabar.com: Kendati pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Garut dilaksanakan 2018 mendatang, namun panasnya suhu politik menuju perebutaan kekuasaan ...

Selengkapnya
Ahmad Heryawan

Aher: Perlu Didirikan Rumah Sakit di Pangandaran

BANDUNG, FOKUSjabar.com : Kabupaten Pangandaran sebagai Daerah Otonom Baru hingga saat ini masih membutuhkan perhatian khusus untuk peningkatan infrastruktur pelayanan...

Selengkapnya
Ilustrasi (web)

Retribusi Sampah Kota Bandung Menguap Milyaran Rupiah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Akibat tidak sesuainya perhitungan volume sampah para wajib bayar yang pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga, retribusi sampah di Kota...

Selengkapnya
Pengurus DPC Partai Demokrat Ciamis dalam mediasi kedua bersama staf dan petugas PLN UPJ Ciamis, memebahas pemutusan sepihak oleh petugas PLN pada kwh listrik di Sekretariat DPC Demokrat Ciamis, Kamis (21/07/2016)

DPC Partai Demokrat Ciamis, Tuntut PLN Minta Maaf di Media Massa

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Upaya islah secara kekeluargaan antara DPC Partai Demokrat Ciamis dengan pihak UPJ PLN Ciamis buntut dari pemutusan sambungan listrik secara...

Selengkapnya
Ketua PM Gatra, Holil Aksan Umarzen

Kamis Mencekam, Holil: Hari Ini Awal Bersatunya Rakyat Garut

GARUT, FOKUSJabar.com: Rabu (13/7/2016) lalu usai melantik lima pejabat eselon III dan IV, Bupati Garut, Rudy Gunawan menyatakan dengan tegas tidak ada korban jiwa pada...

Selengkapnya
Ketua DPR RI Ade Komarudin saat diwawancarai di Unpad Bandung, Kamis (21/7/2016)

Ancaman Teroris Masih Menjadi Kewaspadaan Nasional

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ade Komarudin menyatakan, kewaspadaan pascakematian Ketua Teroris Mujahidin Indonesia Timur, Santoso...

Selengkapnya