Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Senin, 30 Mei 2016
Search

Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pengendara yang biasa melintasi Jalan Cileunyi-Rancaekek-Nagreg akan sedikit bernafas lega. Sebab untuk jalan nasional itu, Pemprov Jabar akan mengupayakan penangaannya dalam waktu dekat.

“Kita membantu, jadi koordinator dan fasilitator utama penanggulangan masalah banjir tersebut,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Selasa (23/4).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan  (Foto: web)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan
(Foto: web)

 

Dia menjelaskan lokasi banjir terjadi pada dua lokasi, yakni di Km BDG 22+600 (sekitar PT Insan Sandang) dan Km BDG 23+700 – Km BDG 24+800 (sekitar PT. Kahatex, PT. Vonex dan kawasan Industri atau Djarum Super).

Pihaknya menduga banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya sungai Cinunggal/Cikijing dan Cimande. Kedua sungai tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga terjadi genagan air di badan jalan hingga ketinggian 70 cm. Bahkan, terjadi juga penyempitan dan pendangkalan dasar sungai.

Untuk mengatasi permasalahan itu, perlu adanya penanganan banjir yang terintegrasi meliputi peningkatan jalan, perbaikan saluran drainase, normalisasi sungai dan penataan permukiman.

Tidak hanya itu, pemprov pun akan mengupayakan penanganan PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar kawasan industri itu. Adapun penataan yang dilakukan, adalah dengan relokasi dari pinggir jalan tersebut.

“Penanganan permasalahan ini melibatkan Multi stake holders, bahkan kami juga akan koordinasi dengan kepolisian dan kodam III/siliwangi terkait permasalahan sosialnya,” bebernya.

Heryawan juga mengaku menyiapkan alternatif lain, yakni pembuatan fly over sepanjang 2 Km untuk kendaraan ke arah Nagreg. Namun demikian, cara ini memakan waktu cukup lama berkisar 3-4 tahun.

“Kalau pakai fly over hanya akan menyelesaikan masalah macetnya saja namun tidak menyelesaikan masalah banjirnya,” katanya.

Untuk itu, Jumat (26/4) depan, Heryawan mengunjungi PT Kahatex, terlebih sebagian jalur sungai Cikijing dan Cimande melalui kawasan industri tersebut. Diduga terjadi bottle neck pada aliran sungai tersebut sehingga meluap ke jalan.

Dalam kunjungannya nanti, pihaknya akan mencoba meminta pelaku industri agar mau memindahkan pintu utama keluar masuk pabrik dan tidak lagi menghadap jalan raya Rancaekek.

“Berbagai solusi akan kita tawarkan toh ini kan demi kenyamanan bersama,” ucapnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Adang Saf Ahmad menyatakan pihaknya menyiapkan solusi jangka panjang mengatasi banjir Kahatex. Caranya, normalisasi anak-anak sungai Citarum.

Normalisasi sendiri akan sudah berlangsung sejak lama dan beberapa tahap. Tahun ini, pihaknya akan melakukan tahap ketiga di sungai Cimande dan Cikijing.

“Tahap tersebut akan menelan anggaran hingga Rp400 miliar yang merupakan pinjaman dari Jepang,” pungkasnya. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

ilustrasi

Peserta Ujian CBT SBMPTN 2016 Diimbau Datang Lebih Awal

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Peserta ujian tertulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 di Panitia Lokasi (Panlok) 34 Bandung dianjurkan untuk...

Selengkapnya
ilustrasi

Diduga Diperkosa, Buruh Pabrik di Sukabumi Ditemukan Tewas Tanpa Celana dan BH

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Buruh pabrik di Kampung Leuwi Keked, Desa Berejah, Kecamatan Bojong Genteng Sukabumi ditemukan tewas tanpa bra (BH). Korban bernama Heti...

Selengkapnya
ilustrasi kumpul kebo

Hiks! 11 Pasangan Kumpul Kebo Diamankan Dari Tempat Kosan di Kota Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Sebanyak 11 pasangan kumpul kebo diamankan dari rumah kost kostan di Kota Bandung. Belasan pasangan itu diamankan aparat dalam operasi yustisi,...

Selengkapnya
uang palsu(ilustrasi : net)

Jelang Ramdhan, Peredaran Upal di Cirebon Marak

CIREBON, FOKUSJabar.com: Menjelang Ramadhan, peredaran uang palsu (upal) mulai meradang. Dari catatan Bank Indonesia Cirebon, jumlah Upal yang dilaporkan ke BI mencapai...

Selengkapnya
DSC_2491

Seorang Anggota Sindikat Pembobol ATM di Garut Ditangkap

GARUT, FOKUSJabar.com: Satuan Reserse Kriminal Polsek Cisurupan, Kabupaten Garut berhasil membongkar sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Seorang pelaku...

Selengkapnya
DSC_1753

Ribuan Pesilat se-Jawa Barat Hadiri HUT ke-57 Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka

GARUT, FOKUSJabar.com: Bertempat di lapangan Desa Sukarasa, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Sabtu (28/5/2016) kemarin, ribuan pesilat dari  berbagai daerah yang...

Selengkapnya
foto by Ageng

Aher Resmikan Lapangan Tembak Cisangkan, Terbaik di Indonesia

CIMAHI, FOKUSJabar.com : Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meresmikan penggunaan Lapangan Tembak KONI Jabar di Cisangkan, Kota Cimahi, Sabtu (28/5/2016). Gubernur yang...

Selengkapnya
foto dari Youtube Jokowi

Presiden Jokowi Resmi Luncurkan Akun Youtube

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Setelah mempunyai tiga jejaring media sosial, kini Presiden Jokowi resmi meluncurkan akun Youtube resmi kepresidenan. Seperti dilansir dari...

Selengkapnya
PIN_1058 WEB

Pemprov Jabar Dorong TTG Hasil Karya Masyarakat Dikembangkan

BANDUNG, FOKUSJabar.com: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) membuka secara resmi gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Provinsi Jawa Barat ke VI Tahun 2016 di Halaman...

Selengkapnya
Foto:Istimewa

Dieksekusi ke Sukamiskin, Sutan Bhatoegana Enggan Munculkan Suasana Sumringah

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terpidana kasus suap Kementrian ESDM, Sutan Bhatoegana tidak menunjukan sikap sumringah atau bahagia ketika dieksekusi Komisi Pemberantasan...

Selengkapnya