Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex - Fokus Jabar - Portal Berita Jawa Barat
Jumat, 1 Juli 2016
Search

Hayu Ah! Pemprov Turun Tangan Atasi Banjir Kahatex

Oleh: Solihin

BANDUNG,FOKUSJabar.com: Pengendara yang biasa melintasi Jalan Cileunyi-Rancaekek-Nagreg akan sedikit bernafas lega. Sebab untuk jalan nasional itu, Pemprov Jabar akan mengupayakan penangaannya dalam waktu dekat.

“Kita membantu, jadi koordinator dan fasilitator utama penanggulangan masalah banjir tersebut,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Bappeda Jabar, Jalan Ir H Djuanda, Selasa (23/4).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan  (Foto: web)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad heryawan
(Foto: web)

 

Dia menjelaskan lokasi banjir terjadi pada dua lokasi, yakni di Km BDG 22+600 (sekitar PT Insan Sandang) dan Km BDG 23+700 – Km BDG 24+800 (sekitar PT. Kahatex, PT. Vonex dan kawasan Industri atau Djarum Super).

Pihaknya menduga banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya sungai Cinunggal/Cikijing dan Cimande. Kedua sungai tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga terjadi genagan air di badan jalan hingga ketinggian 70 cm. Bahkan, terjadi juga penyempitan dan pendangkalan dasar sungai.

Untuk mengatasi permasalahan itu, perlu adanya penanganan banjir yang terintegrasi meliputi peningkatan jalan, perbaikan saluran drainase, normalisasi sungai dan penataan permukiman.

Tidak hanya itu, pemprov pun akan mengupayakan penanganan PKL (Pedagang Kaki Lima) di sekitar kawasan industri itu. Adapun penataan yang dilakukan, adalah dengan relokasi dari pinggir jalan tersebut.

“Penanganan permasalahan ini melibatkan Multi stake holders, bahkan kami juga akan koordinasi dengan kepolisian dan kodam III/siliwangi terkait permasalahan sosialnya,” bebernya.

Heryawan juga mengaku menyiapkan alternatif lain, yakni pembuatan fly over sepanjang 2 Km untuk kendaraan ke arah Nagreg. Namun demikian, cara ini memakan waktu cukup lama berkisar 3-4 tahun.

“Kalau pakai fly over hanya akan menyelesaikan masalah macetnya saja namun tidak menyelesaikan masalah banjirnya,” katanya.

Untuk itu, Jumat (26/4) depan, Heryawan mengunjungi PT Kahatex, terlebih sebagian jalur sungai Cikijing dan Cimande melalui kawasan industri tersebut. Diduga terjadi bottle neck pada aliran sungai tersebut sehingga meluap ke jalan.

Dalam kunjungannya nanti, pihaknya akan mencoba meminta pelaku industri agar mau memindahkan pintu utama keluar masuk pabrik dan tidak lagi menghadap jalan raya Rancaekek.

“Berbagai solusi akan kita tawarkan toh ini kan demi kenyamanan bersama,” ucapnya.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum Adang Saf Ahmad menyatakan pihaknya menyiapkan solusi jangka panjang mengatasi banjir Kahatex. Caranya, normalisasi anak-anak sungai Citarum.

Normalisasi sendiri akan sudah berlangsung sejak lama dan beberapa tahap. Tahun ini, pihaknya akan melakukan tahap ketiga di sungai Cimande dan Cikijing.

“Tahap tersebut akan menelan anggaran hingga Rp400 miliar yang merupakan pinjaman dari Jepang,” pungkasnya. (**)

Jangan Lupa Bagikan Artikel ini :
  • Facebook
  • email
  • StumbleUpon
  • LinkedIn
  • Myspace
  • Reddit



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Baca Juga Berita Pilihan Redaksi

Tidak Sepaham Menilai GBLA, Dodo : Harus Ada Pihak Netral

Stadion GBLA Resmi Jadi Lokasi Pembukaan dan Penutupan PON XIX

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Polemik terkait lokasi pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX pada 17 September 2016 mendatang akhirnya tuntas Kamis (30/6/2016) malam...

Selengkapnya
Foto by Ageng

Bio Farma Tegaskan Vaksin Produksinya Asli dan Tidak Dipalsukan

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Terkait maraknya pemberitaan dugaan vaksin palsu, PT Bio Farma (Persero) menegaskan, jika vaksin yang diproduksinya aman dan asli. Hal tersebut...

Selengkapnya
palang rel ceng

Mudik 2016, 98 Pintu Perlintasan Kereta Api di Jabar Dijaga Ketat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2016 dilakukan Polda Jawa Barat tidak hanya di ruas jalan, perhatian polisi pun turut dipusatkan di...

Selengkapnya
Roda dua pada arus balik H+3 masih minim dibandingkan tahun lalu

Kapolri: Puncak Arus Mudik Diprediksi Sabtu Besok

JAKARTA, FOKUSJabar.com: Jelang lebaran, Polda Metro Jaya sudah memprediksikan kapan puncak arus mudik akan terjadi. Puncak arus akan terjadi pada Sabtu (2/6/2016) dan...

Selengkapnya
Ratusan Rumah di Kecamatan Garut Kota Terendam

Cikendi Meluap, Ratusan Rumah di Kecamatan Garut Kota Terendam

GARUT, FOKUSJabar.com : Hujan lebat yang turun sejak Rabu 29 Juni 2016 sore hingga malam mengakibatkan sekitar 500 an rumah terendam air. Data sementara menunjukan bahwa...

Selengkapnya
ilustrasi : net

Polisi Telusuri Jejak Penembak Anggota Ormas di Bogor

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Aparat kepolisian telusuri keberadaan pelaku penembakan anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bogor. Penulusan dilakukan dengan...

Selengkapnya
Aher Lepas Para Pemudik

Asyiknya Mudik Gratis, Jabar Sediakan 1500 Kursi

BANDUNG,FOKUSJabar.com : Mudik telah menjadi bagian dari tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri bagi masyarakat Indonesia. Namun, tradisi mudik juga menimbulkan...

Selengkapnya
Bupati-Ciamis-H-Iing-Syam-Arifin

Pejabat Ciamis Bebas Mudik dengan Mobdin?

CIAMIS, FOKUSJabar.com : Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1437 H/2016 sejumlah daerah di Jawa Barat gencar menerapkan aturan setiap pejabat tidak boleh mudik...

Selengkapnya
Parsel

PNS Terima Parsel Wajib Lapor KPK

BANDUNG,FOKUSJabar.com : Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan tegas melarang seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Jawa Barat menerima hadiah lebaran atau parsel.  PNS...

Selengkapnya
emil

Emil Sudah Ajukan Tiga Nama Calon Direksi PD Pasar Bermartabat

BANDUNG, FOKUSJabar.com : Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil sudah mengusulkan tiga nama untuk mengisi posisi Direksi PD Pasar Bermartabat Kota Bandung. Ketiga nama...

Selengkapnya