Share This Post

Google1GoogleYahooBlogger

Logo-fokus-ginding

Portal berita digital ini berada di bawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jawa Barat, dengan operasional teknis harian dilaksanakan oleh Koperasi PWI Jabar.

Berdiri sejak 1 November 2012, FOKUSJabar.com adalah kanal informasi di Jawa Barat yang Kritis, Positif dan Etis, seiring kehadiran sekitar 1.400 anggota PWI Jabar yang umumnya siap mengabarkan informasi terdepan dari seluruh pelosok.

FOKUSJabar.com hadir bukan sekedar dengan kuantitas personel tadi, namun juga bertekad memberikan informasi terkini seputar Jabar yang penting, relevan dan bermanfaat.

Juga,akan menyajikan pelbagai informasi ringan yang beda, kreatif, dan mencerahkan guna menyeimbangkan kebutuhan informasi netizen (internet citizen).

Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jabar juga diproyeksikan akan memiliki netizen paling banyak.

Karena itulah, jejaring informasi yang terluas, terbesar namun bertanggungjawab menjadi pijakan FOKUSJabar.com. Hari ini, esok dan selamanya.

Calon Bupati Garut, Demokrat Prioritaskan Ketua DPC dan Kader

Oleh: Bambang Fouristian

GARUT, FOKUSJabar.com: Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Garut September 2013 mendatang, Partai Demokrat prioritaskan Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) dan kader internal untuk maju. Demikian dikatakan Ketua DPAC (Dewan Pimpinan Anak Cabang) Partai Demokrat Tarogong Kaler, Asep Imam Susanto, Jumat (5/4).

Hal itu sesuai arahan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Jabar bahkan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Demokrat. Tentunya dengan mekanisme yang berlaku.

“Ada beberapa tahapan yang akan dilalui. Tim penjaringan calon bupati sendiri dibentuk dari DPC serta ada tim sembilan, mereka adalah tiga orang perwakilan DPP, tiga orang dari DPD dan tiga orang perwakilan DPC,” jelas Asep di Sekretariat DPC PD.

Namun terlepas dari itu, pihaknya akan tetap tunduk atas keputusan partai, bahkan total memenangkan calon yang diusung.

Lebih lanjut, dia mengeluhkan banyaknya calon yang tidak jelas asalnya, maju atas nama Partai berlambang mercy. Dia meminta ketegasan tim penjaringan menyikapi hal itu.

“Anehnya, para Ketua DPAC sama sekali tidak mengenal calon tersebut. Kita berharap tim penjaraingan dapat menertibkan alat peraga kampanye tersebut,” pungkasnya (JAT)